Jakarta, Mediaprofesi.id – Indonesia kembali menjadi tuan rumah ajang internasional yang berfokus pada mitigasi bencana dan penyelamatan. Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Expo Indonesia 2026 akan digelar pada 12–14 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.
Sebagai pameran Business-to-Business (B2B), EDRR Indonesia 2026 akan menghadirkan berbagai teknologi masa depan, peralatan penyelamatan mutakhir, hingga sistem manajemen keselamatan yang dirancang untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana.
Ajang ini akan mempertemukan pelaku industri, produsen peralatan keselamatan, instansi pemerintah, organisasi kemanusiaan, hingga pakar keselamatan dari berbagai negara. Tak hanya menjadi etalase inovasi, EDRR Indonesia 2026 juga diharapkan menjadi wadah pertukaran pengetahuan, kolaborasi, serta peluang bisnis di bidang mitigasi bencana dan manajemen risiko.

Selain area pameran, pengunjung juga dapat mengikuti seminar, workshop, dan simulasi penyelamatan yang dipandu para ahli. Beragam sesi tersebut dirancang untuk membagikan pengalaman, strategi, dan teknologi terbaru dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana.
Penyelenggaraan EDRR Indonesia 2026 mendapat dukungan luas dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah. Di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Geologi, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS).
Dukungan juga datang dari BMKG, BNPB, Polri, Mabes TNI beserta TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, BPBD Provinsi DKI Jakarta, serta BRIN. Sementara itu, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, dan Universitas Pertahanan akan berpartisipasi sebagai narasumber dalam berbagai sesi diskusi. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membangun sistem mitigasi bencana yang semakin modern, terintegrasi, dan berbasis teknologi.
Vice President of Shanghai International Exhibition (Group) Co. Ltd (SIEC)-CPIT Shanghai, Fiona Bai, mengatakan kolaborasi internasional menjadi kunci menghadapi tantangan bencana yang kian kompleks.

“EDRR Indonesia 2026 hadir sebagai jembatan yang menghubungkan inovasi teknologi dunia dengan kebutuhan nyata di lapangan. Kami membawa teknologi dan pakar keselamatan global ke Indonesia karena melihat komitmen besar pemerintah dan berbagai institusi dalam memperkuat sistem mitigasi bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Project Director Seven Event, Vista Limbong, menegaskan EDRR Indonesia 2026 dirancang sebagai platform B2B yang mempertemukan produsen teknologi keselamatan dengan pemerintah, sektor swasta, dan organisasi kemanusiaan.
“Fokus kami tahun ini adalah menghadirkan solusi teknologi yang lebih praktis, efisien, dan siap diintegrasikan untuk mempercepat respons darurat serta meminimalkan risiko bencana di Indonesia,” kata Vista. * (Syam/Wah)





