Jakarta, Mediaprofesi.id – Cloudera memperkenalkan inovasi terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mempercepat respons terhadap berbagai krisis kemanusiaan di dunia. Bersama organisasi kemanusiaan global Mercy Corps, Cloudera meluncurkan Verified Evidence & Research Assistant (VERA), solusi agentic AI yang mampu membantu tim kemanusiaan mengumpulkan data, menganalisis situasi, hingga menghasilkan rekomendasi secara lebih cepat dan akurat.
VERA merupakan hasil pengembangan dari kolaborasi Cloudera dan Mercy Corps yang telah berlangsung hampir dua setengah tahun. Dibangun menggunakan Cloudera AI Studios di atas infrastruktur Amazon Web Services (AWS) dan didukung model AI Claude dari Anthropic, VERA mampu mengolah data kemanusiaan dalam jumlah besar menjadi informasi yang siap digunakan untuk pengambilan keputusan.
Berbeda dengan aplikasi AI pada umumnya, VERA dikembangkan melalui kolaborasi intensif antara tim Professional Services & Training Cloudera dan para pakar Mercy Corps. Pendekatan ini memastikan solusi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan serta mampu menyajikan analisis yang relevan dengan kondisi setiap wilayah.
Teknologi ini mengotomatisasi proses riset, mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, lalu menyusun analisis yang spesifik terhadap kondisi krisis di suatu daerah. Hasilnya, tim kemanusiaan dapat mengambil keputusan lebih cepat saat menghadapi situasi darurat.
VERA telah digunakan dalam berbagai misi, mulai dari analisis ketahanan pangan di Sudan, pelaporan keamanan pemilu di Kolombia, hingga pemantauan wabah penyakit dan krisis kemanusiaan di Afrika Tengah serta Afrika Timur.
Implementasinya pun menunjukkan hasil yang signifikan. Di Kolombia, waktu penyusunan laporan keamanan berhasil dipangkas hingga 90 persen. Sementara di Sudan, proses riset dan analisis yang sebelumnya memerlukan lima hingga enam hari kini dapat diselesaikan hanya dalam dua hingga tiga hari.
Selain menghemat waktu, VERA juga diperkirakan mampu mengurangi biaya sekitar US$2.000 untuk setiap laporan keamanan di Kolombia dan US$1.500 untuk setiap laporan analisis di Sudan. Efisiensi tersebut memungkinkan Mercy Corps menghasilkan laporan yang lebih mendalam dan tepat waktu meski dengan sumber daya yang terbatas.
“Organisasi kemanusiaan saat ini dituntut melakukan lebih banyak dengan sumber daya yang semakin terbatas. Melalui VERA, kami membuktikan bahwa agentic AI sudah mampu memberikan dampak nyata, bukan sekadar konsep,” ujar Jim Bisordi, SVP Professional Services Cloudera.
Senada, VP Technical Support, Evidence and Program Quality Mercy Corps, Josh DeWald, mengatakan VERA menjadi alat penting untuk mempercepat penelitian dan analisis data sekunder. Menurutnya, pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu lama kini dapat diselesaikan jauh lebih cepat sehingga tim dapat lebih fokus memvalidasi hasil dan menyusun strategi respons.
Kolaborasi ini juga menegaskan komitmen Cloudera dalam memanfaatkan AI untuk menciptakan dampak sosial. Perusahaan tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga keahlian dan pendampingan agar inovasi tersebut dapat diterapkan secara optimal dalam operasi kemanusiaan.
Ke depan, Cloudera dan Mercy Corps menargetkan pemanfaatan VERA yang lebih luas untuk meningkatkan efisiensi, kualitas pelaporan, serta mempercepat akses informasi penting bagi para pengambil keputusan di berbagai wilayah yang menghadapi krisis. * (Syam/Wah)





