Jakarta, Mediaprofesi.id – Bartender Indonesia unjuk gigi di panggung Asia Tenggara! I Wayan Sudiana dari The Temple Bar & Grill, Bali, berhasil merebut gelar juara HEINEKEN Regional Bartender Finals 2026, mengungguli para bartender terbaik dari Indonesia dan Malaysia dalam kompetisi yang untuk pertama kalinya mempertemukan talenta unggulan kedua negara.
Sudiana mewakili Heineken® Star Quality Programme dari Multi Bintang Indonesia. Atas prestasinya, ia berhak mendapatkan voucher perjalanan senilai hampir Rp18 juta atau 4.000 ringgit Malaysia.
Kompetisi ini menjadi babak baru kolaborasi Multi Bintang Indonesia dan HEINEKEN Malaysia Berhad dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia di industri hospitality Asia Tenggara. Para peserta merupakan bartender pilihan dari Heineken® Star Quality Programme di Indonesia dan Star Academy di Malaysia.
Namun, persaingan ini bukan hanya soal siapa yang paling piawai meracik dan menyajikan minuman. Kompetisi tersebut juga menguji kecepatan, ketepatan, kemampuan berinteraksi dengan tamu, hingga penguasaan teknik penyajian Star Quality Pour dalam situasi penuh tekanan.
Penilaian dilakukan oleh panel juri berpengalaman, termasuk Jason Dennis D’Cruz, juara HEINEKEN Global Draught 2024. Para peserta harus membuktikan kemampuan teknis sekaligus profesionalisme dalam menghadirkan pengalaman hospitality berkualitas.
Kembangkan Ribuan Bartender, Bidik Kualitas Layanan

Kemenangan Sudiana sekaligus menyoroti perjalanan panjang pengembangan talenta bartender di Indonesia. Sejak diluncurkan pada 2013, Heineken® Star Quality Programme telah membantu meningkatkan keterampilan lebih dari 2.000 bartender di berbagai wilayah Tanah Air.
Pada 2026, program ini melibatkan lebih dari 600 bartender di 105 outlet yang tersebar di Jakarta, Medan, Bali, dan Surabaya.
Selama empat bulan, peserta mengikuti pelatihan rutin setiap bulan di outlet masing-masing. Dengan pendekatan ini, mereka bisa langsung mempraktikkan teknik penyajian yang dipelajari dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Marketing Manager Heineken®, Kahfi Arif, mengatakan pengalaman hospitality yang berkesan tidak terlepas dari orang-orang yang berada di balik layanan tersebut.
Menurutnya, program Star Quality menjadi salah satu bentuk investasi perusahaan untuk membantu bartender mengasah keterampilan, memperdalam pengetahuan produk, serta menjaga konsistensi kualitas pelayanan.
Kompetisi tingkat regional juga membuka kesempatan bagi para bartender untuk memperoleh pengakuan, meningkatkan kepercayaan diri, dan bertukar pengalaman dengan talenta terbaik dari negara lain.
Ekosistem Hospitality Sokong Rp5,3 Triliun
Di luar persaingan di balik meja bar, industri bir dan hospitality turut memiliki peran ekonomi yang signifikan.
Rantai nilai Multi Bintang Indonesia diperkirakan mendukung penciptaan nilai ekonomi sebesar Rp5,3 triliun serta menopang lebih dari 18.000 lapangan kerja di Indonesia.
Besarnya kontribusi tersebut memperlihatkan keterkaitan bisnis perusahaan dengan ekosistem hospitality, termasuk outlet dan para pekerja yang berinteraksi langsung dengan konsumen.
Bagi Sudiana, gelar juara regional menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya sekaligus kesempatan membawa nama Bali dan Indonesia ke tingkat yang lebih luas.
Ia mengaku bangga bisa bersaing dengan bartender berbakat dari berbagai negara dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk terus belajar serta mengembangkan kemampuan profesionalnya.
Bagi Multi Bintang Indonesia, kemenangan ini memperkuat upaya pengembangan talenta hospitality. Sebab, pengalaman konsumen tidak hanya ditentukan oleh produk yang disajikan, tetapi juga oleh keterampilan, ketepatan, dan kualitas pelayanan orang-orang di baliknya. * (Syam/Pra)



