MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 8 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 8 Agustus 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Red Hat Perluas Platform Kubernetes yang Komprehensif dengan Penyimpanan Konsisten dan Persisten

Syamhudi by Syamhudi
Sabtu, 19 Februari 2022
in Teknologi
Red Hat Perluas Platform Kubernetes yang Komprehensif dengan Penyimpanan Konsisten dan Persisten
24
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Red Hat, Inc., penyedia solusi open source terkemuka di dunia, mengumumkan bahwa Red Hat OpenShift Data Foundation sekarang telah tersedia dalam Red Hat OpenShift Platform Plus, dengan membawa layanan data dalam solusi holistik tunggal, termasuk penyimpanan yang software-defined, ke Kubernetes, platform enterprise terkemuka di industri.

Red Hat OpenShift Platform Plus menyediakan stack Kubernetes multicloud yang lengkap dan out-of-the-box, untuk menjawab kebutuhan krusial DevSecOps dan para pengembang aplikasi profesional.

Dengan penambahan Red Hat OpenShift Data Foundation ini, para pengembang akan menikmati suatu platform data yang konsisten dan penyimpanan yang persisten baik di cloud maupun di infrastruktur, dikombinasikan dengan kemampuan manajemen data untuk tim operasional IT.

Kubernetes adalah standar de facto dalam orkestrasi kontainer dan menyediakan mesin yang powerful untuk meningkatkan orkestrasi, namun Kubernetes membutuhkan komponen tambahan untuk benar-benar sesuai dengan kebutuhan enterprise dalam mengembangkan dan menjalankan aplikasi modern.

Red Hat OpenShift Platform Plus memiliki kemampuan-kemampuan penting yang memberikan cara konsisten untuk mengamankan, melindungi dan mengelola aplikasi selama software lifecycle di seluruh klaster Kubernetes – bahkan di infrastruktur cloud yang berbeda-beda.

Red Hat OpenShift Platform Plus meliputi:

  • Red Hat OpenShift Container Platform, fondasi hybrid cloud yang konsisten, dibangun di Kubernetes yang membantu pengembang mengodekan dan menyediakan aplikasi dengan cepat sekaligus memberikan fleksibilitas dan efisiensi untuk tim operasional IT.
  • Red Hat Advanced Cluster Security for Kubernetes, membantu mengamankan rantai pasokan software, infrastruktur dan workload.
  • Red Hat Advanced Cluster Management for Kubernetes, untuk visibilitas, pengelolaan dan kontrol klaster Kubernetes yang end-to-end di lingkungan hybrid dan multicloud.
  • Red Hat Quay, menyediakan suatu container registry global dan skalabel untuk pengembangan pipeline yang konsisten dan menjangkau berbagai infrastruktur dengan image yang bisa dianalisa untuk menemukan kerentanan keamanan serta mengidentifikasi potensi masalah yang bisa membantu memitigasi risiko keamanan.
  • Red Hat OpenShift Data Foundation Essentials, menyediakan cluster data management secara built-in khusus untuk containerized workload, dan seragam di lingkungan hybrid maupun multicloud.

Dengan Red Hat OpenShift Platform Plus, perusahaan akan memiliki satu solusi dengan tool dan fungsionalitas, yang dapat mengakselerasi berbagai inisiatif cloud-native dan mengadopsi DevSecOps di seluruh hybrid cloud, termasuk di edge.

Layanan data yang didesain untuk container dan hybrid cloud

Aplikasi cloud-native modern membutuhkan layanan cluster data management yang tidak hanya menyediakan pengalaman yang lebih konsisten untuk berbagai workload di lingkungan hybrid maupun multicloud, namun juga bisa ditingkatkan secara dinamis sesuai perubahan permintaan.

Dengan Red Hat OpenShift Data Foundation terintegrasi di Red Hat OpenShift Platform Plus, perusahaan memiliki akses built-in ke layanan data umum yang berjalan di lanskap container di perusahaan, membantu mencegah terjadinya berbagai silo di penyimpanan.

Red Hat OpenShift Data Foundation 4.9, versi terbaru solusi penyimpanan ini, telah memiliki fitur-fitur baru yang membantu perusahaan mengembangkan dan meluncurkan aplikasi dengan lebih cepat dan efisien, antara lain:

  • Multicloud object gateway namespace buckets mengatasi tantangan ketersediaan data dengan menawarkan cara yang lebih fleksibel untuk menjawab kebutuhan data di beberapa lokasi cloud yang berbeda. Data bisa ditempatkan di satu lokasi dan bisa juga tersedia di lokasi alternatif, di mana aplikasi membutuhkan akses tanpa harus membuat salinan data ke lokasi alternatif tersebut.
  • Enkripsi volume yang persisten memungkinkan pengguna mengelola dan menyimpan kunci enkripsi terpisah dari klaster mereka. Dengan cara ini, granularity pun meningkat, dan pada saat yang sama menawarkan fleksibilitas bagi pengguna untuk membawa KMS-nya sendiri.

Ketersediaan

Red Hat OpenShift Platform Plus kini sudah tersedia. Konsumen Red Hat yang aktif berlangganan Red Hat OpenShift Platform Plus akan mendapatkan OpenShift Data Foundation Essentials sebagai bagian dari paket langganan tanpa biaya tambahan.

Akan segera tersedia juga paket bundling Red Hat OpenShift Platform Plus dengan Red Hat OpenShift Data Foundation Advanced, dengan penambahan fitur keamanan canggih, dukungan multi-cluster workload, pemulihan bencana, dan dukungan penyimpanan tersendiri maupun campuran, ke dalam kemampuan OpenShift Data Foundation Essentials.

Joe Fernandes, vice president and general manager, Cloud Platforms, Red Hat
mengatakan, saat perusahaan mendiversifikasi aplikasi mereka untuk memenuhi perubahan kebutuhan ekonomi global, kebutuhan untuk menciptakan inovasi pada skala besar dengan cepat sekaligus tetap menjaga keamanan IT, menjadi hal yang sangat penting.

“Red Hat OpenShift Platform Plus menyediakan inovasi Kubernetes yang dirancang menurut kebutuhan enterprise, serta serangkaian kemampuan tambahan seperti manajemen, fitur keamanan yang ditingkatkan, dan sekarang hadirnya penyimpanan yang out-of-the-box, sehingga menjawab segala kebutuhan produksi umum, yang tidak bisa diatasi oleh layanan Kubernetes basic,” tambahnya.

Sedangkan Teguh Wahyono, director of information technology and digital, Pegadaian mengatakan, dengan Red Hat OpenShift dan Red Hat OpenShift Data Foundation, kami bisa memodernisasi aplikasi kami, mempercepat inovasi, dan meluncurkan layanan baru dengan lebih cepat dan lebih unggul.

“Developer kami bisa meningkatkan kecepatan delivery dan relevansi layanan IT ke dalam bisnis dan meluncurkan solusi yang relevan bagi pelanggan. Selain itu, bekerja sama dengan Red Hat, kami bisa menciptakan budaya open source, mendorong para developer dan unit bisnis kami untuk terus berinovasi,” ujar Teguh. * (Syam)

Post Views87 Views
Tags: Hybrid CloudOpen ShiftRed Hat

Related Posts

Virtualisasi Tak Lagi Cukup, Saatnya Infrastruktur TI Bersiap Hadapi Era AI
Teknologi

Virtualisasi Tak Lagi Cukup, Saatnya Infrastruktur TI Bersiap Hadapi Era AI

by Syamhudi
Rabu, 22 Juli 2026
23
Tak Lagi Sekadar Memberi Saran, Red Hat Bikin AI Bisa Bertindak di Lingkungan Enterprise
Teknologi

Tak Lagi Sekadar Memberi Saran, Red Hat Bikin AI Bisa Bertindak di Lingkungan Enterprise

by Pratama
Kamis, 2 Juli 2026
34

RECOMMENDED

KYB Bawa Banyak Kejutan di GIIAS 2026, dari RX King hingga Mitsubishi Canter

KYB Bawa Banyak Kejutan di GIIAS 2026, dari RX King hingga Mitsubishi Canter

8 Agustus 2026
5
IHSG Tertekan, Tapi Fundamental Indonesia Masih Kuat. Ini yang Perlu Dicermati Investor

IHSG Tertekan, Tapi Fundamental Indonesia Masih Kuat. Ini yang Perlu Dicermati Investor

8 Agustus 2026
12

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    588 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    389 shares
    Share 156 Tweet 97
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    381 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    350 shares
    Share 140 Tweet 88
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    348 shares
    Share 139 Tweet 87
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM