MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Studi Nissan Ungkap Konsumen Indonesia Sangat Antusias Terhadap Kendaraan Listrik

Syamhudi by Syamhudi
Jumat, 5 Februari 2021
in Ekonomi
Studi Nissan Ungkap Konsumen Indonesia Sangat Antusias Terhadap Kendaraan Listrik
10
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.com – Studi terbaru menunjukkan bahwa Indonesia dan negara tetangga di Asia Tenggara sangat antusias untuk memiliki kendaraan listrik. Antusiasme ini sebagian besar didorong oleh kebutuhan yang semakin besar untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan.

Hal ini terungkap dalam Edisi kedua studi Nissan oleh Frost & Sullivan, berjudul ” The Future of Electrified Vehicles in Southeast Asia” dirilis dengan tema “Nissan FUTURES – Electrification and Beyond”, pada sebuah pertemuan virtual para pemimpin industri, pemerintahan, dan media hari Kamis (4/2/2021).

Disebutkan pada riset konsumen di Thailand, Filipina, Indonesia, Malaysia, Vietnam dan Singapura mengungkapkan bahwa hampir dua pertiga (64%) responden di seluruh Asia Tenggara mengatakan bahwa mereka lebih mempertimbangkan kendaraan listrik dibandingkan lima tahun lalu. 66% konsumen di seluruh wilayah percaya bahwa mereka pasti akan memakai mobil listrik sebagai bagian dari kehidupan mereka dalam waktu dekat.

Menurut studi tersebut, 50% pemilik kendaraan non-listrik di Indonesia menyatakan bahwa mereka pasti akan mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pembelian mobil berikutnya dalam tiga tahun ke depan.

Dampak positif terhadap lingkungan dan teknologi keselamatan menjadi faktor utama bagi masyarakat Indonesia untuk mempertimbangkan kendaraan listrik.

44% responden Indonesia berpendapat bahwa kendaraan listrik itu keren dan trendi – tertinggi di wilayahnya – dan 58% percaya bahwa biaya perawatan untuk kendaraan listrik lebih murah dibandingkan mobil konvensional.

Sejalan dengan studi serupa yang dilakukan pada tahun 2018, studi terbaru menunjukkan bahwa manfaat pajak (80%), pemasangan stasiun pengisian daya di kawasan pemukiman (80%) dan jalur prioritas untuk kendaraan listrik (55%) adalah 3 faktor teratas responden Indonesia untuk beralih ke kendaraan listrik.

Hal ini menunjukkan kebutuhan yang terus berlangsung bagi produsen mobil, pembuat kebijakan, dan pihak swasta untuk berkolaborasi dalam mendorong penerapan mobilitas listrik.

Berkurangnya hambatan untuk memiliki

Masih ada hambatan dalam memiliki kendaraan berlistrik, namun penelitian menunjukkan lebih banyak optimisme di antara responden Indonesia terhadap kendaraan listrik. Ketakutan akan kehabisan daya sebelum tiba di charging station terus menjadi penghalang paling signifikan dalam memiliki kendaraan berlistrik di Indonesia, meski kekhawatiran tersebut turun dari 73% pada 2018 menjadi 54% pada 2020.

Temuan ini juga memberi petunjuk pada trend mobilitas listrik berikutnya di Indonesia, yaitu e-POWER yang menggunakan teknologi EV dan menghilangkan pengisian daya.

Trend EV berikutnya

Survei mengidentifikasi salah satu trend besar berikutnya dalam mobil listrik di Indonesia yakni Nissan e-POWER – teknologi yang memberi konsumen pengalaman berkendara EV, tanpa perlu mengisi daya.

Faktor yang paling menarik bagi pengemudi Indonesia adalah bahwa e-POWER memberikan akselerasi yang cepat dan halus (62%), berkendara dengan senyap (59%) dan output tenaga mesin yang tinggi (53%).

Fakta bahwa e-POWER bekerja dengan penggerak motor listrik 100% tanpa perlu charger eksternal merupakan solusi inovatif bagi pelanggan Indonesia yang ingin mendapat pengalaman menyenangkan dalam berkendara dengan mobil listrik.

Nissan Motor Distributor Indonesia telah mengusung Nissan Kicks e-POWER ke Indonesia sejak September 2020 dan mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat Indonesia demikian info dari Tan Kim Piauw, Sales & Marketing Director, PT Nissan Motor Distributor Indonesia.

Kontribusi untuk masa depan yang lebih hijau

Studi ini juga mengungkap kesadaran lingkungan lebih hijau yang berkembang di seluruh Asia Tenggara, dengan responden di wilayah tersebut percaya bahwa memiliki mobil listrik niscaya akan turut serta berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

Pada tahun 2020, 38% responden di Asia Tenggara dapat diklasifikasikan sebagai ‘pecinta lingkungan’, dibandingkan dengan 34% dalam penelitian serupa pada tahun 2018. Kelompok konsumen ini didorong oleh kesadaran lingkungan yang kuat dan kepedulian terhadap perubahan iklim. Penggunaan kendaraan listrik dipandang sebagai cara mereka peduli terhadap lingkungan.

Tentang studi

Studi “The Future of Electrified Vehicles in Southeast Asia” oleh Frost & Sullivan pada September 2020 di enam pasar ASEAN: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Temuan ini berdasarkan pada 3.000 tanggapan pelanggan online di antara pengemudi mobil di kota-kota tertentu, untuk memahami kesadaran, sikap, perilaku, dan persepsi pelanggan terhadap kendaraan listrik. “Electrified vehicle” dalam penelitian ini adalah baterai kendaraan listrik, kendaraan listrik hybrid plug-in dan e-POWER.

Ini tidak termasuk kendaraan hybrid penuh. Penelitian tersebut merupakan tindak lanjut dari studi yang dilakukan pada Januari 2018. * (Syam)

Post Views50 Views
Tags: mobilMobil ListrikNissanSurvei

Related Posts

LEPAS E4 Perkenalkan Bahasa Desain Leopard Aesthetics untuk Generasi Urban Progresif
Ekonomi

LEPAS E4 Perkenalkan Bahasa Desain Leopard Aesthetics untuk Generasi Urban Progresif

by Pratama
Jumat, 27 Februari 2026
7
iCAR Catat 300 SPK dan Ribuan Pengunjung Berinteraksi Langsung di IIMS 2026
Ekonomi

iCAR Catat 300 SPK dan Ribuan Pengunjung Berinteraksi Langsung di IIMS 2026

by Pratama
Jumat, 20 Februari 2026
17

RECOMMENDED

LEPAS L8 Teman Perjalanan Nyaman untuk Liburan dengan Teknologi Premium

LEPAS L8 Teman Perjalanan Nyaman untuk Liburan dengan Teknologi Premium

10 Maret 2026
10
Presiden Direktur Bina Pertiwi Raih Penghargaan Indonesia Best CEO Awards 2025

Presiden Direktur Bina Pertiwi Raih Penghargaan Indonesia Best CEO Awards 2025

10 Maret 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM