MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 27 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 27 Juli 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kurangi Limbah di TPA, Selo Group Terapkan Strategi Daur Ulang Sampah untuk Digunakan Kembali

admin by admin
Rabu, 24 Maret 2021
in Ekonomi
Kurangi Limbah di TPA, Selo Group Terapkan Strategi Daur Ulang Sampah untuk Digunakan Kembali
201
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Selo Group, perusahaan pengembang pemenang penghargaan dan terintegrasi penuh yang berbasis di Singapura, berkomitmen untuk mencapai target zero waste (bebas sampah/limbah) dalam menjalankan operasionalnya di Lombok.

Hal ini sebagai bagian dari strategi keberlanjutan Selo dengan mengembangkan beberapa inisiatif untuk menjaga lingkungan. Strategi Zero Waste ini dirancang berdasarkan prinsip pengelolaan sampah – reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), recycle (mendaur ulang).

Selo Group melakukan peninjauan operasional bisnis secara berkala untuk mengurangi produksi limbah. Sampah dipilah dan diproses di fasilitas pengelolaan limbah. Hasil daur ulang antara lain diolah menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman di area villa dan diproduksi menjadi material untuk digunakan kembali dalam pembangunan.

Andrew Corkery, CEO Selo Group mengatakan, Selo Group memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan yang berfokus pada zero waste sebagai prioritas kami untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami bertekad untuk mengurangi jumlah limbah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dengan menggunakan kembali atau mendaur ulang serta memanfaatkan limbah. Kami menerapkan inisiatif tersebut di seluruh kawasan vila dengan memisahkan sampah mulai dari pembuangan sampah awal hingga ke fasilitas pengelolaan sampah di area vila. Hhingga saat ini, kami telah mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA sebesar 93%,” jelasnya.

Dalam upaya mengurangi limbah dan mewujudkan misi menjadi perusahaan bebas limbah, Selo telah merancang program untuk mengurangi produksi limbah. Inisiatif yang dilakukan antara lain mendirikan fasilitas pengelolaan sampah dan menjalin kemitraan dengan bank sampah.

Selo membangun pusat pengelolaan sampah – Selong Selo For Waste Recovery (SSCR) yang terletak di kawasan vila untuk mendaur ulang dan mengolah seluruh sampah yang dikumpulkan untuk kemudian dijadikan kompos, bahan baku seperti cullet (pecahan kaca), serpihan plastik dan produk lain seperti tas reusable, gelas minum dan vas teraso.

Ada beberapa proses pengelolaan sampah yang dilakukan di SSCR, mulai dari pemisahan antara sampah organik dan non-organik, mendaur ulang dan penggunaan kembali. Sampah organik diolah dengan metode Forced Aeration Composting untuk menghasilkan pupuk organik padat. Kompos organik tersebut digunakan untuk menyuburkan tanaman di fasilitas dan vila Selo.

Sampah non-organik dipilah dan diolah dengan menggunakan mesin khusus untuk mengubahnya menjadi partikel yang lebih kecil. Plastik dihancurkan menggunakan mesin pencacah plastik dan digunakan sebagai material produk berbahan dasar plastik baru, sedangkan kaca dihancurkan menggunakan penghancur kaca untuk menghasilkan cullet kaca yang digunakan sebagai bahan konstruksi dan pembangunan jalan serta produk upcycle baru.

Pembangunan proyek baru biasanya menghasilkan beragam limbah di setiap tahapan konstruksi.  Untuk mengurangi limbah selama pembangunan, Selo menerapkan prinsip daur ulang dan penggunaan kembali sisa konstruksi untuk digunakan kembali sebagai material bangunan.

Sisa bahan konstruksi seperti kayu, batu, beton dan bata dimanfaatkan kembali oleh tim konstruksi. Sisa kayu digunakan kembali sebagai kotak sampah atau didaur ulang di SSCR menjadi serpihan kayu untuk digunakan sebagai bahan pembuatan kompos, sedangkan sisa bahan beton, batu dan bata akan digunakan sebagai dinding penahan.

Selain itu, Selo tidak menggunakan bahan plastik dan botol air plastik sekali pakai untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA dan laut. Sebagai gantinya, Selo mensterilisasi dan menggunakan kembali botol kaca di vila.

Selo juga bekerja sama dengan Bank Sampah Bintang Sejahtera di Praya, Lombok untuk mengelola dan mendaur ulang sampah. Bank Sampah akan mengumpulkan dan mendaur ulang sampah serta memindahkan sampah daur ulang lainnya ke perusahaan daur ulang.

Sampah lain yang dikirim ke bank sampah adalah limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan operasional. Air limbah ini diolah dan digunakan untuk menyiram tanaman di sekitar vila.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sekitar 67,8 juta ton sampah dihasilkan secara nasional di tahun 2020 dan diperkirakan akan meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Selo berharap strategi zero waste akan membantu mengurangi limbah sekaligus melindungi lingkungan. * (Syam)

Post Views82 Views
Tags: Bank SampahDaur UlangLomboksampahSelo Group

Related Posts

Juara Bertahan Tak Kehabisan Taji, Honda Borong Kemenangan di Seri Perdana MFoS 2026
Gaya Hidup

Juara Bertahan Tak Kehabisan Taji, Honda Borong Kemenangan di Seri Perdana MFoS 2026

by Pratama
Jumat, 19 Juni 2026
16
Rayakan HUT ke-37, 124 Karyawan FIFGROUP Naik Gunung, Hasilnya Bikin Kagum: 240 Kg Sampah Terangkat dan 4 Toilet Umum Berdiri
Gaya Hidup

Rayakan HUT ke-37, 124 Karyawan FIFGROUP Naik Gunung, Hasilnya Bikin Kagum: 240 Kg Sampah Terangkat dan 4 Toilet Umum Berdiri

by Wahyu
Sabtu, 13 Juni 2026
12

RECOMMENDED

Bos Vietjet Buka Perdagangan di Bursa London, Sinyal Kuat Vietnam Makin Dilirik Investor Global

Bos Vietjet Buka Perdagangan di Bursa London, Sinyal Kuat Vietnam Makin Dilirik Investor Global

26 Juli 2026
5
Tabungan Bareng Makin Ngetren, Pengguna blu Punya Nama Pocket yang Unik dan Relate

Tabungan Bareng Makin Ngetren, Pengguna blu Punya Nama Pocket yang Unik dan Relate

26 Juli 2026
7

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    384 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    376 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM