MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Agoda: Pemerintah di Kawasan Asia harus Menyiapkan Opsi Karantina yang Fleksibel untuk Melengkapi Peluncuran Vaksin

Wahyu by Wahyu
Rabu, 31 Maret 2021
in Gaya Hidup
Agoda: Pemerintah di Kawasan Asia harus Menyiapkan Opsi Karantina yang Fleksibel untuk Melengkapi Peluncuran Vaksin
25
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – CEO Agoda, John Brown mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi di seluruh dunia telah meningkatkan potensi travel 2021. Namun, langkah-langkah lain juga berperan penting dalam pemulihan, terutama di Asia.

Keyakinan dalam pelaksanaan vaksinasi, diskusi seputar paspor COVID-19 dan pengumuman alternative state quarantine (karantina di hotel yang sudah diakreditasi pemerintah dengan biaya sendiri) telah memicu peningkatan pencarian perjalanan internasional, menurut platform perjalanan digital Agoda.com.

Data pencarian Agoda menyoroti perkembangan baru dalam pemulihan dan optimisme yang tumbuh di tengah wisatawan Asia bahwa perjalanan internasional mulai pulih, dimana dengan Australia, Korea Selatan, Jepang dan Indonesia menunjukkan peningkatan jumlah destinasi internasional dalam 30 pencarian teratas selama bulan Maret 2021, dibandingkan Desember 2020.

Wisatawan dari negara-negara ini mengikuti optimisme pulihnya perjalanan internasional dari turis China, Taiwan, dan Singapura. Hanya Malaysia, Filipina dan Thailand yang tidak menunjukkan adanya pencarian destinasi internasional dalam 30 pencarian teratas, baik pada bulan Desember 2020, maupun Maret 2021.

Namun menariknya, Thailand dan Filipina seringkali muncul sebagai destinasi tujuan, dan Bangkok berada di urutan keenam dalam daftar 30 pencarian teratas di 11 negara asal.

Bersamaan dengan pencarian ini, data Agoda menunjukkan bahwa pola pemesanan mulai bergerak menuju normal dan kembali ke tren pra-Covid-19. Terutama karena indikasi perilaku seperti lead time dan harga sempat anjlok drastis selama musim semi dan musim panas, namun kali ini mengalami penurunan yang tidak terlalu tajam.

Tentu saja ada alasan bagi industri perjalanan di Asia untuk mulai merasa lebih optimis, dan vaksin adalah hal yang sangat penting untuk pemulihan sepenuhnya.

Selain itu, inisiatif program subsidi pemerintah seperti TTgother di Thailand atau GoTo Japan telah berhasil memanfaatkan permintaan perjalanan dan mendukung penyedia akomodasi domestik.

“Data pencarian Agoda menunjukkan bahwa wisatawan menantikan kembalinya perjalanan internasional dengan dukungan pelaksanaan vaksinasi. Namun, ada hal-hal lain yang harus dilakukan,” jelas John Brown.

Menurutnya, pelaksanaan vaksin di Asia sedang dimulai, tetapi kecepatan di seluruh wilayah bervariasi.  Beberapa negara seperti Singapura akan divaksinasi penuh tahun ini, sementara negara-negara lain seperti Jepang, Thailand dan Vietnam baru mendapat vaksin total hingga tahun 2022.

Ini berarti, ekonomi yang sangat bergantung pada pariwisata perlu mempertimbangkan cara untuk mempercepat pemulihan kembali ke kondisi normal.

Pemerintah perlu berinovasi bagaimana pendekatan yang dilakukan terhadap pembukaan kembali perbatasan negara, menyeimbangkan kebutuhan nyata akan keselamatan warga mereka, juga pengunjung, dengan realitas ekonomi.

“Di masa mendatang, karantina tetap menjadi penghalang bagi perjalanan internasional, sehingga opsi Alternative State Quarantine seperti yang diluncurkan di Thailand dan Hong Kong, mungkin menjadi solusi yang masuk akal sejalan dengan program vaksin. Mitra teknologi korporasi dapat bergerak cepat, dan akan mendukung pemerintah untuk mengelola variabel kompleks yang dihadapi negara-negara,” tambahnya.

Solusi Karantina Alternatif / Alternative quarantine solutions (ASQ)

Saat ini, wisatawan sudah sangat siap untuk bepergian, sehingga kolaborasi publik-swasta menjadi penentu saat dunia bergerak menuju pemulihan berkelanjutan untuk industri perjalanan dan pariwisata, pilar penting di Asia Pasifik yang berkontribusi 10% dari PDB APAC pada tahun 2019.

Perjalanan internasional akan menghadapi kenyataan baru dengan langkah-langkah terintegrasi untuk memfasilitasi perjalanan yang aman dan bertanggung jawab, mulai dari rapid test, sertifikat kesehatan, paspor vaksin COVID-19 dan lainnya.

Karantina adalah tindakan penting lainnya, seperti yang dilakukan pemerintah Thailand dan Hong Kong yang mencari cara agar wisatawan menerima karantina, yaitu bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk membantu dengan solusi teknologi.

Sebagai negara pertama yang menerapkan ASQ, Kementerian Kesehatan Thailand bekerja sama dengan Agoda untuk memanfaatkan solusi teknologi platform perjalanan yang memungkinkan warga negara dan penduduk Thailand memilih langsung akomodasi dari platform perjalanan.

Langkah Thailand untuk membuka kembali perbatasan bagi turis internasional pada bulan Juli ini, platform ASQ menawarkan fleksibilitas kepada wisatawan mengenai pilihan akomodasi dan variabel lain seperti masa tinggal.

“Kami melihat harapan saat negara-negara mengumumkan pembukaan kembali perbatasan melalui inisiatif Taiwan-Palau atau travel bubbles Australia– Singapura yang potensial,” paparnya.

Dengan semakin banyak negara yang menjajaki koridor perjalanan (travel corridors), akomodasi ASQ menyediakan solusi bagi turis internasional untuk bepergian, yang memungkinkan mereka memilih akomodasi untuk karantina yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Kami bekerja sama dengan pemerintah setempat dan mitra akomodasi untuk mengidentifikasi solusi berbasis teknologi untuk memacu dan mendorong kebangkitan ekonomi pariwisata lokal,’ tutupnya. ** (Syam/Wah)

Post Views45 Views
Tags: AgodapariwisataTravelWisata

Related Posts

Agoda Ungkap Destinasi Favorit Musim Hujan di Indonesia untuk Pengalaman Wisata Unik
Gaya Hidup

Agoda Ungkap Destinasi Favorit Musim Hujan di Indonesia untuk Pengalaman Wisata Unik

by Syamhudi
Rabu, 11 Februari 2026
8
Bandung Masuk Tiga Besar Destinasi Wisata Asia Versi Agoda
Gaya Hidup

Bandung Masuk Tiga Besar Destinasi Wisata Asia Versi Agoda

by Pratama
Selasa, 6 Januari 2026
10

RECOMMENDED

Pendatang Baru iCAR Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di IIMS 2026

Pendatang Baru iCAR Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di IIMS 2026

18 Februari 2026
6
United Tractors Resmikan Safety Center dan Donasikan Komponen Alat Berat Kepada SMKN 3 Tenggarong

United Tractors Resmikan Safety Center dan Donasikan Komponen Alat Berat Kepada SMKN 3 Tenggarong

18 Februari 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM