MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Kimberly-Clark Softex Gandeng Octopus Kumpulkan Popok Bekas Sebagai Upaya Daur Ulang

Syamhudi by Syamhudi
Sabtu, 24 April 2021
in Sosialita
Kimberly-Clark Softex Gandeng Octopus Kumpulkan Popok Bekas Sebagai Upaya Daur Ulang
49
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Sejalan dengan peringatan Hari Bumi 2021, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan dengan memperluas fasilitas daur ulang popok dan meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah.

Inisiatif ini direalisasikan dengan menandatangani perjanjian kemitraan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan platform ekonomi sirkular online, Octopus. Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pengumpulan popok bayi bekas di fasilitas daur ulang Kimberly-Clark Softex dan mendukung penciptaan lapangan kerja baru.

Kimberly-Clark Softex berkomitmen untuk menjadi anggota dari Kemitraan Aksi Plastik Nasional (National Plastic Action Partnership – NPAP) untuk memenuhi target nasional, yaitu mengurangi 70% limbah plastik di laut nasional pada tahun 2025, mencegah 16 juta ton sampah plastik masuk ke laut pada tahun 2040, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mata pencaharian di Indonesia, serta menciptakan lebih dari 150.000 pekerjaan.

“Untuk mengurangi dampak buruk bagi bumi, kita harus mengambil tanggung jawab dan mengarahkan aktivitas bisnis yang berpengaruh kepada penanggulangan limbah,” kata Hendra Setiawan, Presiden Direktur Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia).

Hendra menuturkan, pihaknya terus berupaya memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dengan menerapkan pengelolaan limbah popok dan praktik daur ulang inovatif dalam operasional kami secara kolektif.

“Dalam kolaborasi kami dengan Octopus, kami bergerak sebagai satu tim, dalam mendukung dan menyambut perkembangan yang progresif dalam inisiatif pengurangan limbah dan pendekatan ekonomi sirkular di Indonesia,” tambahnya.

Kerja sama dengan Octopus menggambarkan bagaimana perusahaan memandang penting peran dari semua pihak dalam mengatasi masalah lingkungan, seperti penanganan limbah berlebih.

“Kami bangga menjadi bagian dari ekosistem Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) dalam penanganan limbah. Dengan mengintegrasikan keahlian kami dalam pengumpulan sampah dan kemasan bekas yang mengedepankan empat pilar, yaitu lingkungan, sosial, kemanusiaan, dan ekonomi, kami berharap dapat menciptakan program pengumpulan sampah yang memadai, tidak hanya berfokus pada dampak lingkungan yang positif tetapi juga sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat,” kata Moehammad Ichsan, Co-Founder dan Chief Executive Officer Octopus.

Co-Founder dan Chief Marketing Officer Octopus, Hamish Daud menambahkan, di Octopus kami memiliki visi untuk mencegah sampah dan kemasan bekas yang keluar dari rumah ke Tempat Pemrosesan Akhir. Kami bercita-cita meningkatkan infrastruktur serta mata pencaharian pekerja dalam bidang pengumpulan sampah dengan tujuan akhir membersihkan ekosistem laut di tingkat nasional.

Hamish Daud yakin limbah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan industri daur ulang dan meningkatkan aktivitas ekonomi sirkular. Oleh karena itu, kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Kimberly-Clark Softex, yang juga memiliki semangat serupa untuk berkontribusi secara signifikan bagi bumi dengan mengurangi limbah popok.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, kami dapat membantu lebih banyak konsumen, pekerja di bidang pengumpulan sampah, dan juga usaha pengumpulan sampah seperti bank sampah, pengepul maupun pelapak,” jelasnya.

Sejak 2019 hingga Maret 2021, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) telah mendaur ulang sekitar 17,4 ton popok bayi bekas pakai dan saat ini telah memiliki 4 fasilitas daur ulang yang berada di Tangerang (Provinsi Banten), Karawang, Bandung (Provinsi Jawa Barat), dan Banyuwangi (Provinsi Jawa Timur).

Fasilitas tersebut telah mendaur ulang popok bayi bekas secara konvensional dan berteknologi, serta mengubahnya menjadi produk bernilai, seperti pokbricks, bahan bakar minyak, pupuk, dan produk kerajinan tangan lainnya.

Dalam beberapa bulan mendatang, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) menetapkan target yang berani untuk memperluas fasilitas daur ulangnya di berbagai wilayah di Indonesia.

 Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) berharap kerja sama dengan Octopus dapat membantu mencapai tujuan perusahaan untuk mengumpulkan sampah sebesar 9,5 ton/ bulan pada tahun 2021.

Octopus akan bertanggung jawab untuk mengumpulkan popok bekas dan mengirimkannya ke fasilitas daur ulang Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) di Bandung.

Tidak hanya itu, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) juga berharap dapat mendukung terciptanya ratusan lapangan pekerjaan baru dalam bentuk penyaluran insentif dan penyerapan tenaga kerja yang didorong oleh program ini. * (Syam)

Post Views28 Views
Tags: Daur UlangKimberlyOctopuspopok bayiSoftex

Related Posts

EIGER Adventure dan Lazada Indonesia Perkenalkan Kemasan Khusus Bersertifikasi FSC dan Rangkaian Produk Upcycling Eksklusif di Lazada
Gaya Hidup

EIGER Adventure dan Lazada Indonesia Perkenalkan Kemasan Khusus Bersertifikasi FSC dan Rangkaian Produk Upcycling Eksklusif di Lazada

by Syamhudi
Kamis, 12 Januari 2023
37
Matahari Luncurkan Program Manajemen Limbah Tekstil
Ekonomi

Matahari Luncurkan Program Manajemen Limbah Tekstil

by Syamhudi
Jumat, 18 November 2022
16

RECOMMENDED

BSI Satukan Data Pascamerger, Laba Bersih Tumbuh 22,8 Persen

BSI Satukan Data Pascamerger, Laba Bersih Tumbuh 22,8 Persen

20 Januari 2026
8
Clarks Hadirkan Store Terbaru di Grand Indonesia dengan Personalization Corner Eksklusif

Clarks Hadirkan Store Terbaru di Grand Indonesia dengan Personalization Corner Eksklusif

20 Januari 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM