MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Gaya Baru dalam Menjawab Tantangan di Era Pandemi

Syamhudi by Syamhudi
Kamis, 1 Juli 2021
in Teknologi
Gaya Baru dalam Menjawab Tantangan di Era Pandemi
10
VIEWS

Gowa, Media-profesi.com – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 29 Juni 2021 di Gowa, Sulawesi Selatan.

Kegiatan kali ini menghadirkan 619 peserta. Adapun tema kali adalah “Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Tuhu Nugraha selaku Digital Business Consultant, Brando Sumampouw selaku OVO City Manager, Agus Lahinta selaku CEO Rumah Karawo, dan Neni Rosnaeni selaku Direktur Pascasarjana Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Makassar.

Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Artha Senna selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Tuhu Nugraha menjelaskan bahwa kenormalan baru melahirkan kebiasaan yang baru, seperti kerja jarak jauh, campuran antara kerja dan kehidupan yang seimbang, akses ke e-niaga, dan e-kesehatan.

“Daftar kemampuan yang dibutuhkan agar dapat bertahan pada kondisi tersebut, antara lain ketangkasan, kemampuan interpersonal dan kepemimpinan, kemampuan digital dan coding, melek teknologi, kreatif, serta inovatif,” urainya.

Berikutnya, Brando Sumampouw dalam pemaparannya memberikan contoh kartu pra-kerja sebagai akselerator dalam mengadopsi metode transaksi digital. Selain itu, kartu pra-kerja juga merupakan terobosan pemerintah dalam menjawab tantangan Indonesia di tengah pandemi COVID-19. Namun demikian, transaksi digital tersebut dapat meningkatkan risiko keamanan siber.

“Untuk mengantisipasinya, bertransaksilah di aplikasi terpercaya, rutin mengganti kata sandi, dan teliti detail biaya di masing-masing pembayaran,” pesannya.

Sebagai pemateri ketiga, Agus Lahinta mengungkapkan bahwa masyarakat modern memang cenderung lebih konsumtif karena dari pagi hingga malam disajikan beragam penawaran di gawainya.

“Agar tidak terjebak, kita harus mencatat pengeluaran, bijak dalam memakai kartu kredit, menciptakan “Hari Tanpa Pengeluaran”, dan mengubah kebiasaan,” terang Agus.

Sementara Neni Rosnaeni mengatakan bahwa alasan investasi kala pandemi adalah harga instrumen investasi jadi lebih murah dibandingkan waktu normal. Salah satu tips dalam berinvestasi adalah memilih investasi jangka panjang, seperti emas.

“Emas itu resikonya kecil, harganya pun relatif stabil, dan cenderung mengalami kenaikan dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu peserta, Siti Wahyuni, bertanya tentang tips memanfaatkan peluang digital di era pandemi. Menurut Tuhu, kita dapat berjualan secara daring dan membuka peluang dengan membuat sesuatu yang belum terdigitalisasi untuk mengurangi kontak fisik.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. * (Syam)

Post Views25 Views
Tags: DigitaldyandraKemenkominfoLiterasi

Related Posts

ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK
Ekonomi

ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK

by Wahyu
Kamis, 27 Februari 2025
14
IFSE2024: Mendorong Inklusi Dan Kesadaran Keuangan Digital Untuk Masa Depan Indonesia
Ekonomi

IFSE2024: Mendorong Inklusi Dan Kesadaran Keuangan Digital Untuk Masa Depan Indonesia

by Syamhudi
Jumat, 15 November 2024
25

RECOMMENDED

BSI Satukan Data Pascamerger, Laba Bersih Tumbuh 22,8 Persen

BSI Satukan Data Pascamerger, Laba Bersih Tumbuh 22,8 Persen

20 Januari 2026
8
Clarks Hadirkan Store Terbaru di Grand Indonesia dengan Personalization Corner Eksklusif

Clarks Hadirkan Store Terbaru di Grand Indonesia dengan Personalization Corner Eksklusif

20 Januari 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM