Kota Gorontalo, Media-profesi.com – Sebanyak 829 peserta antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” yang kembali di selenggarakan di Sulawesi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, secara virtual pada 1 Juli 2021 di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Dakwah yang Ramah di Internet”.
Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Redaktur Islami.co Hengki Ferdiansyah, CEO Rumah Karawo Agus Lahinta, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo Andries Kango, Wakil Ketua Relawan TIK Prov. Gorontalo Rian Oktavianto Husain.
Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Agung Cahyono selaku jurnalis TV senior. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.
Hengki menyatakan, untuk menjadi otoritas di media sosial kita mesti membuat profil dengan penjenamaan spesifik, berpartisipasi aktif dalam isu aktual, membuat video berseri, kolaborasi dengan pemengaruh, konsisten, dan evaluasi terus-menerus.
Berikutnya, Agus mengatakan, sebelum menulis komentar semestinya kita memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut.
“Selain itu, apa yang kita lontarkan juga harus bermanfaat, tidak emosional, dan tidak menyinggung,” pesannya.
Sementara Andries Kango dalam pandangannya, ada beberapa langkah dalam berdakwah di internet. Pertama, meluruskan niat dan merumuskan visi-misi dakwah. Kedua, menunjukkan keagungan nilai-nilai luhur islam. Ketiga, kontrol kualitas dengan peningkatan kompetensi dan wawasan. “Terakhir, sesuaikan konten dengan kebutuhan masa kini,” urainya.
Adapun Rian, mengungkapkan beberapa tips berinternet sehat, di antaranya menghindari publikasi personal berlebihan, baik dokumen, informasi data diri, maupun keuangan.
“Selain itu, jangan mudah tergiur tawaran hadiah, tidak sembarang mengklik tautan, serta laporkan setiap tindakan mencurigakan ke pihak yang berwenang,” tegasnya
Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaan menarik yang dikemukakan peserta adalah bagaimana menangkal dampak negatif, hoaks, atau semacamnya di dunia maya. Narasumber menjelaskan bahwa dengan meningkatkan kecakapan literasi digital, kita dapat menyaring, memverifikasi, dan berpartisipasi aktif secara positif di belantara dunia maya.
Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, bisa mendaftarkan diri terlebih dahulu.
Kegiatan ini diadakan secara gratis dan bagi masyarakat yang telah mengikuti webinar akan diberikan sertifikat melalui email masing-masing. informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. * (Syam/Pra)





