MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik Bantu Kurangi Limbah Plastik Saat Idul Adha

Syamhudi by Syamhudi
Senin, 12 Juli 2021
in Sosialita
Gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik Bantu Kurangi Limbah Plastik Saat Idul Adha
34
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Pendistribusian daging kurban saat momen Idul Adha telah meningkatkan secara eksponensial volume sampah plastik masyarakat. Secara umum, masyarakat Indonesia masih terbiasa menggunakan kantong plastik sebagai wadah atau kemasan daging kurban yang akan dibagikan.

Tak dielakkan karena kantong plastik cukup familiar, mudah diperoleh serta harganya yang terjangkau, membuat masyarakat sulit beralih ke kemasan lain.

Di sisi lain, masyarakat masih memiliki pemahaman yang minim untuk memperlakukan sampah plastik dengan benar. Ditambah dengan sistem daur ulang sampah yang belum kompeten di Indonesia.

Hal-hal tersebut akan semakin membuat penumpukan sampah plastik di tempat penampungan akhir. Dampak panjangnya akan berefek pada pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, tidak heran Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai pencemar laut kedua terbesar di dunia.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sendiri telah mengeluarkan surat edaran SE.2/PSLB3/PS/PLB.0/7/2019 tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Himbauan ini ditujukan kepada setiap kepala daerah agar mengajak warganya dapat menggunakan kemasan ramah lingkungan sebagai wadah daging kurban.

Idul Adha 2021 ini, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK), Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa dan Belantara Foundation berinisiatif membuat gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik.

Gerakan tersebut merupakan kampanye untuk mengedukasi masyarakat agar dapat beralih ke kemasan alternatif yang ramah lingkungan sebagai wadah daging kurban. Lewat gerakan ini diharapkan volume sampah, khususnya sampah plastik, yang biasanya meningkat pada saat Idul Adha diharapkan bisa diantisipasi dan diminimalisir.

“Gerakan ini merupakan langkah awal dari KFLHK untuk membantu mengurangi sampah plastik yang telah menumpuk di Indonesia. Setiap tahunnya diperkirakan terdapat 5,4 juta sampah plastik yang dihasilkan di Indonesia,” ujar Hamid Abidin, Direktur Filantropi Indonesia.

Volume sampah plastik meningkat pesat saat pandemi karena sebagian besar masyarakat melakukan belanja online yang pengemasannya menggunakan plastik. Belum lagi limbah medis yang meningkat tajam dibandingkan di masa normal.

Kegiatan kurban yang menjadi bagian dari ritual ibadah dan memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat seharusnya tidak ikut memperparah persoalan sampah ini.

“Karena itu, Momen Iduladha dinilai tepat untuk meluncurkan gerakan pengurangan sampah plastik. Masyarakat dapat memanfaatkan besek bambu, daun pisang/jati, plastik gelatin/singkong, dan wadah makanan”, ujar Hamid Abidin.

Hal senada juga diungkapkan Arif Rahmadi Haryono, GM Advokasi & Aliansi Strategis Dompet Dhuafa, semangat perayaan Idul Adha sejatinya selaras dengan semangat pelestarian lingkungan. Namun, kami melihat kebanyakan masyarakat Indonesia belum menyadari bahayanya sampah plastik bagi lingkungannya sendiri.

“Gerakan ‘Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik’ diluncurkan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan plastik yang tidak dapat didaur ulang, terutama di momen Idul Adha. Dengan masyarakat didorong untuk mengganti wadah daging kurban yang ramah lingkungan, secara langsung kami juga berharap ada upaya masyarakat untuk menjaga kelestarian wilayahnya tersebut,” pungkas Arif.

Sementara ujar Dr. Sri Mariati, Direktur Eksekutif Belantara Foundation menambahkan bahwa, Belantara sangat mendukung aksi pengurangan sampah plastik. Momen Iduladha ini menjadi salah satu kesempatan untuk mengajak lebih banyak orang menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan.

“Kami juga yakin kerjasama antara berbagai pihak pada KLFHK, seperti dalam penyelenggaraan ‘Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik’ ini, bisa menjadi upaya sinergis untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup dan konservasi lainnya”, ujar Dr. Sri Mariati.

Gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik ini akan dilakukan kurang lebih satu bulan. Kegiatan pertama gerakan ini adalah Philanthropy Sharing Session: “Pengendalian Sampah Plastik Saat Iduladha”.

Selain itu materi edukasi juga telah disediakan agar menyebarluasan informasi lebih cepat. Gerakan ini juga meliputi kompetisi pembuatan video terkait inisiatif masyarakat untuk menggunakan bahan ramah lingkungan sebagai wadah daging kurban.

Besar harapan agar gerakan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengurangi penggunaan plastik tidak hanya saat Iduladha tapi juga dalam keseharian. * (Syam)

Post Views84 Views
Tags: asia pulp paperIdul AdhaKantong PlastikLimbahQurbanSinar Mas

Related Posts

Long Weekend Makin Hemat dan Nyaman, Rahasianya Ternyata Ada di Mobil Chery Hybrid Ini
Gaya Hidup

Long Weekend Makin Hemat dan Nyaman, Rahasianya Ternyata Ada di Mobil Chery Hybrid Ini

by Wahyu
Sabtu, 30 Mei 2026
14
Satu Sapi, Ribuan Makna: Cara SANF Tebar Kebahagiaan Idul Adha hingga ke Anak-Anak Kurang Mampu
Sosialita

Satu Sapi, Ribuan Makna: Cara SANF Tebar Kebahagiaan Idul Adha hingga ke Anak-Anak Kurang Mampu

by Syamhudi
Jumat, 29 Mei 2026
32

RECOMMENDED

Liburan ke Luar Negeri Kini Makin Murah, Tiket ke Kuala Lumpur Mulai Rp288 Ribu

Liburan ke Luar Negeri Kini Makin Murah, Tiket ke Kuala Lumpur Mulai Rp288 Ribu

23 Juni 2026
8
Agoda Ungkap, Inilah Rute Penerbangan Domestik Termurah Saat Libur Tengah Tahun 2026

Agoda Ungkap, Inilah Rute Penerbangan Domestik Termurah Saat Libur Tengah Tahun 2026

23 Juni 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM