MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 23 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 23 Januari 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Peran Penting Orang Tua untuk Kesuksesan Anak Belajar di Era Digital

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 21 Juli 2021
in Teknologi
Peran Penting Orang Tua untuk Kesuksesan Anak Belajar di Era Digital
17
VIEWS

Pangkep, Media-profesi.com – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 19 Juli 2021 di Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah”.

Program kali ini menghadirkan 1.196 peserta dan empat yang terdiri dari dosen Sastra Inggris FIB Universitas Hasanuddin A ST Aldilah Khaerana, dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauiddin Nasrum S.Pd M.A, pemerhati pendidikan Sitti Sahraeny S.S., M.AppLing, Cofounder and CMO PT Skema Wahana Kreatif Ryan Hidayat.

Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Desi Dwi Jayanti dari KataData. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Menurut A ST Aldilah Khaerana, sejumlah kesulitan yang kerap dialami dalam belajar daring, antara lain masih banyak guru yang tak menguasai teknologi digital dengan baik, anak yang mudah jenuh dan sulit berkonsentrasi, minimnya partisipasi orang tua untuk mendampingi dan menjelaskan pelajaran bagi anak, serta akses jaringan internet yang terbatas.

“Guru dapat membagi kelas dalam kelompok kecil agar bisa lebih fokus, dan guru juga harus pandai-pandai untuk memilih aplikasi mana yang tepat dalam proses pembelajaran daring,” katanya.

Ryan Hidayat mengatakan, banyak orang yang depresi dan terganggu mentalnya akibat serangan komentar warganet di media sosial. Sebagai contoh, perlakuan oknum Satpol PP terhadap ibu hamil yang kemudian diserang secara membabi buta oleh warganet hingga penyebaran nomor pribadi serta foto atau dokumentasi keluarganya.

“Bagi orang tua, sampaikanlah kepada anak-anak untuk memperlakukan orang sebagaimana kamu ingin diperlakukan, ini berlaku di dunia nyata atau pun dunia maya,” ujarnya.

Sementara Nasrum menyatakan, agar kegiatan belajar daring berjalan secara efektif, guru harus mampu membuat konten yang kreatif. Misalnya, dengan membuat video pembelajaran di YouTube termasuk untuk pemberian tugas dan latihan yang tersambung dengan platform tersebut.

“Video sebagai media pembelajaran di era digital harus digalakkan untuk meningkatkan kemampuan para guru,” jelasnya.

Adapun Sitti Sahraeny mengatakan, orang tua punya peran penting dalam mensukseskan pembelajaran anak pada saat ini. Perlu dibangun kesadaran bahwa kehidupan anak-anak sekarang berdampingan dengan teknologi digital, sehingga perlu disikapi dengan positif dan orang tua harus mampu memperbaharui pengetahuannya.

“Orang tua harus jadi teladan untuk anak-anaknya, contoh penggunaan jam internet, orang tua pun harus membatasi pemakaian internetnya,” katanya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusiasme dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. “Masih banyak orang tua yang belum mampu mendampingi anak dalam belajar online, adakah program khusus dari pemerintah bagi orang tua dan apa saja solusinya,” tanya Windi Plisilla yang merupakan salah satu peserta dari kegiatan Literasi Digital di Pangkep.

Menanggapi hal tersebut, Aldilah Khaerana bilang, meskipun secara khusus belum ada program, tapi orang tua harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan belajar anak.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. * (Syam)

Post Views30 Views
Tags: DigitaldyandraKemenkominfoLiterasi

Related Posts

ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK
Ekonomi

ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK

by Wahyu
Kamis, 27 Februari 2025
14
IFSE2024: Mendorong Inklusi Dan Kesadaran Keuangan Digital Untuk Masa Depan Indonesia
Ekonomi

IFSE2024: Mendorong Inklusi Dan Kesadaran Keuangan Digital Untuk Masa Depan Indonesia

by Syamhudi
Jumat, 15 November 2024
25

RECOMMENDED

Audi Perkenalkan Mobil Balap Pertama Audi R26 untuk Ajang Formula 1

Audi Perkenalkan Mobil Balap Pertama Audi R26 untuk Ajang Formula 1

23 Januari 2026
11
Caroline.id Gelar Bazaar Diskon Mobil Bekas Serentak di Tiga Cabang

Caroline.id Gelar Bazaar Diskon Mobil Bekas Serentak di Tiga Cabang

23 Januari 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM