Donggala, Media-profesi.com – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 23 Agustus 2021 di Donggala, Sulawesi Tengah.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Cara Aman Investasi Daring”.
Program kali ini dihadiri oleh 935 peserta dan menghadirkan empat narasumber, yaitu Dosen Ilmu Komunikasi UGM & Japelidi Zainuddin Muda Z Monggilo, Komika & Kreator Konten Ovil Putra, Pegiat Usaha Daring Muhammad Nur Akbar, dan Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi Sari Insaniwati.
Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Septi Wulandari selaku Jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.
Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.
Menurut Zainuddin, beberapa kiat yang dapat dilakukan UMKM bermedia sosial antara lain dengan otentik, konsisten, kreatif, mengetahui target pemirsa, bangun hubungan baik, dan berilah penawaran terbaik.
Sementara Ovil mengatakan, dalam kaitannya dengan pemanfaatan e-pasar untuk mendukung produk lokal, seorang kreator konten bisa berkreatifitas membuat materi yang mengandung nilai tersebut dan disebarkan lewat dunia maya.
Sebagai pemateri ketiga, Akbar menuturkan, kemudahan berbelanja daring, berbagai promosi dan keuntungan di lokapasar, harus disikapi bijak agar tak menyeret perilaku konsumtif berlebihan. Sebaliknya, berbagai kelebihan lokapasar tersebut semestinya bisa dimanfaatkan untuk berkreasi menjadi lebih produktif mendulang keuntungan.
Adapun Sari, sebagai pemateri terakhir, mengatakan, prinsip-prinsip investasi yang harus dipegang teguh, antara lain lakukan investasi di bidang yang dimengerti, mulai semenjak dini, sabar, dan menggunakan uang untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu lakukan riset, tidak mudah tergoda tren, dan berorientasi lah pada investasi jangka panjang.
Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator.
Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Salah satu pertanyaan menarik peserta diantaranya tentang bagaimana cara memilih platform lokapasar atau dompet digital yang cocok bagi UMKM pemula.
Narasumber menjelaskan bahwa pastikan platform yang dipilih adalah yang paling dikenali dulu, lewat WhatsApp misalnya. Bisa juga lewat media sosial dan lokapasar besar yang sudah familiar.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. * (Syam/Wah)





