MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 15 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 15 Januari 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dirjen Minerba Minta Industri Pertambangan Tingkatkan Nilai Tambah Mineral Agar Naik Kelas ke Industri Maju

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 21 September 2021
in Ekonomi
Dirjen Minerba Minta Industri Pertambangan Tingkatkan Nilai Tambah Mineral Agar Naik Kelas ke Industri Maju
13
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Salah satu poin penting yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara adalah peningkatan nilai tambah.

Saat ini, upaya peningkatan nilai tambah yang tengah didorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah pemanfaatan produk pertambangan untuk industri maju.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin pada Seri Webinar “Mineral untuk Teknologi Maju”.

“Kita mau naik kelas, industri pertambangan mau naik kelas untuk masuk ke industri maju. Itu esensi yang kita tangkap dari UU, jadi mari sama-sama kita lanjutkan upaya ini agar sumber daya mineral dan batubara di tanah air dapat kita manfaatkan untuk industri maju,” tandas Ridwan, Jumat (17/9).

Untuk itu Ridwan mengajak generasi muda dan akademisi untuk ikut serta dalam memajukan industri pertambangan berbasis teknologi maju.

“Kepada generasi muda, mahasiswa, para peneliti, kami dorong juga untuk terus berkegiatan, karena tidak mungkin kita naik kelas ke industri teknologi tinggi dari industri pertambangan, tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi memadai. Jadi mari sama-sama kita galang kekuatan, padukan semangat kita untuk memajukan industri pertambangan dalam konteks malam ini industri berbasis teknologi di Indonesia,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula Kepala Badan Riset dan Teknologi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Ilham Akbar Habibie sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Ilham mengemukakan bahwa perekonomian masa depan akan dipengaruhi dan dibentuk oleh teknologi, inovasi, dan kewirausahaan yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan dan kebutuhan yang muncul dari megatrend global saat ini, yakni urbanisasi, perubahan iklim dan kelangkaan sumber daya, pergeseran kekuatan ekonomi global, perubahan demografi dan sosial, serta gebrakan teknologi.

“Teknologi serta inovasi yang terkait dalam konteks megatrend, di antaranya energi baru dan terbarukan, semakin dominan, karena perubahan iklim akan mengubah wajah dunia. Selain itu e-mobilitas, seperti kendaraan listrik akan menjadi norma baru di masa mendatang. Kemudian, penggunaan teknologi kedirgantaraan itu penting dan semakin penting,” ujarnya.

Lebih lanjut Ilham mengatakan, mineral diperlukan sebagai bahan dasar industri maju, di antaranya teknologi baterai, energi surya, kedirgantaraan, hingga manufaktur digital. Dengan dukungan teknologi, di mana logam merupakan salah satu bahan pendukungnya, suatu daerah dapat menjadi mandiri dan menciptakan masa depan yang lebih hijau. * (Syam)

Post Views27 Views
Tags: BatubaraBBMdyandraMinyak

Related Posts

Stargazer Cartenz Hadir dengan Efisiensi Bahan Bakar Ditengah Harga BBM Naik
Ekonomi

Stargazer Cartenz Hadir dengan Efisiensi Bahan Bakar Ditengah Harga BBM Naik

by Syamhudi
Jumat, 10 Oktober 2025
11
BP-AKR Resmikan SPBU bp Pertama di Kota Bandung dan Menjadi SPBU bp ke-58 di Indonesia
Ekonomi

BP-AKR Resmikan SPBU bp Pertama di Kota Bandung dan Menjadi SPBU bp ke-58 di Indonesia

by Wahyu
Minggu, 22 Desember 2024
13

RECOMMENDED

LEPAS L8 Dirancang Memahami Ritme Kehidupan Kota yang Dinamis

LEPAS L8 Dirancang Memahami Ritme Kehidupan Kota yang Dinamis

15 Januari 2026
10
Honda Umumkan Program Motorsport Global untuk Musim 2026

Honda Umumkan Program Motorsport Global untuk Musim 2026

15 Januari 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM