MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tips Agar Posisi Duduk Nyaman dan Aman Saat Berkendara

Wahyu by Wahyu
Selasa, 5 Oktober 2021
in Ekonomi
Tips Agar Posisi Duduk Nyaman dan Aman Saat Berkendara
19
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Berkendara menggunakan mobil merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan dan dapat mempermudah mobilitas.

Meski begitu, kita tetap harus memperhatikan posisi berkendara yang ergonomis dengan mengatur posisi duduk yang benar, nyaman, dan aman. Sehingga dapat meningkatkan konsentrasi, mengurangi keletihan, bahkan menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan.

Menurut Hariadi, Asst. To Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), berkendara juga harus diimbangi dengan peregangan otot dan postur tubuh yang benar. Berikut kiat ringan yang patut dicoba ketika berkendara jauh maupun dekat:

1.  Posisi Duduk

Sebelum memulai perjalanan, pengendara harus mengatur posisi kursi mobil. Posisi duduk yang benar adalah badan tegak dan membentuk sudut 100 derajat. Caranya dengan mengatur posisi sandaran kursi agar berada pada posisi yang tepat namun tetap rileks, serta pastikan posisi tangan dan kaki tetap bebas bergerak ketika berkendara. Letakkan punggung menempel dengan sandaran jok atau back rest agar tidak mudah letih. Selain itu, perhatikan juga jangkauan penglihatan mata ke area exterior mirror, interior mirror, maupun blind spot area dapat terpantau jelas ketika pengendara sedang mengatur posisi kursi.

2.  Posisi Kepala

Pastikan posisi headrest kursi sesuai dengan tinggi kepala pengemudi, dan pastikan posisi kepala tegak sejajar dengan bahu agar konsentrasi dan pandangan ke arah depan kendaraan tidak terganggu. Tinggi headrest yang tepat dapat melindungi kepala dan leher pengendara apabila terjadi benturan keras akibat kecelakaan.

3.  Posisi Tangan

Posisi tangan juga harus diperhatikan agar tetap bebas bergerak dan rileks. Ketika memegang kemudi, baiknya ibu jari berada di luar genggaman 4 jari Anda agar terhindar dari cedera ketika menggenggam lingkar kemudi secara penuh. Posisi tangan ketika menggenggam lingkar kemudi juga dianjurkan pada posisi arah pukul 9 dan arah pukul 3. Selalu gunakan kedua tangan ketika memegang lingkar kemudi untuk menjaga refleks bermanuver dan juga demi keselamatan.

4.  Posisi Kaki

Posisi kaki harus disesuaikan dengan kenyamanan pengendara, karena posisi kaki yang tepat akan mencegah nyeri lutut setelah berkendara jarak jauh. Posisi kaki tidak boleh terlalu menekuk maupun terlalu lurus. Kemudian kendalikan tinggi atau rendahnya kursi sesuai dengan postur tubuh, dan pinggul tidak boleh lebih rendah dari lutut karena akan menyumbat peredaran darah ke kaki. Jika mobil tidak memiliki kontrol tersebut, pengendara dapat menggunakan bantal untuk menjaga pinggul setinggi lutut. Bagi pengendara mobil Suzuki bertransmisi manual, hindari kebiasaan kaki kiri menempel pada permukaan pedal kopling apabila sedang tidak digunakan, agar fungsi kopling dapat selalu berfungsi dengan baik. Perlu diperhatikan juga karpet di bawah area pedal kendaraan dengan selalu menggunakan karpet berpermukaan rata dan tidak bergelombang maupun terlipat, karena bentuk karpet yang bergelombang atau terlipat dikhawatirkan dapat mengakibatkan pedal rentan tersangkut ketika sedang diinjak. Hal tersebut sangat berbahaya bagi pengendara.

5.  Melakukan Peregangan Otot

Berkendara dengan jarak jauh dan duduk terlalu lama harus diimbangi dengan peregangan otot. Hal ini dilakukan agar peredaran darah lancar dan pengendara tidak merasa kelelahan. Peregangan otot dapat dilakukan setiap 2-3 jam sekali ketika badan sudah terasa pegal atau kurang nyaman selama berkendara.

“Selain fitur pendukung yang ada di mobil-mobil Suzuki seperti seatbelt, double SRS Airbag, Hill Hold Control, ESP, ISOFIX, dan lain sebagainya, keamanan saat berkendara juga perlu didukung oleh perilaku pengendara. Saat mengemudi, terutama jarak jauh, memang membutuhkan kenyamanan tapi pengendara juga tidak boleh mengesampingkan keamanan. Menjaga kenyamanan saat berkendara dilakukan agar tubuh tetap rileks dan tidak cepat lelah, sehingga dapat menghindari kecelakaan. Namun apabila terjadi kerusakan atau terdapat bagian yang membuat pengendara kurang nyaman, kami mengimbau untuk melakukan pengecekan dan perawatan di bengkel resmi Suzuki,” tutup Hariadi.

Suzuki menyediakan beragam layanan untuk merawat mobil Anda serta memberikan layanan optimal untuk kebutuhan servis selama masa pandemi yang sesuai protokol kesehatan dan menghadirkan aplikasi MySuzuki dan website www.suzuki.co.id untuk memudahkan konsumen berbelanja suku cadang atau aksesori resmi. Hubungi Halo Suzuki di 0800-1100-800 untuk Home Service, Pick Up Service, dan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA). * (Syam/Wah)

Post Views71 Views
Tags: PenjualanPromosuzukiSuzuki Finance

Related Posts

Mengapa Wealth Management di Asia Membutuhkan Kerangka Strategi Baru untuk Data dan AI
Teknologi

Mengapa Wealth Management di Asia Membutuhkan Kerangka Strategi Baru untuk Data dan AI

by Syamhudi
Rabu, 11 Maret 2026
15
BAIC Indonesia Targetkan Pertumbuhan Penjualan Hampir 200% pada 2026, Siap Luncurkan EV Pertama
Ekonomi

BAIC Indonesia Targetkan Pertumbuhan Penjualan Hampir 200% pada 2026, Siap Luncurkan EV Pertama

by Syamhudi
Sabtu, 7 Maret 2026
8

RECOMMENDED

Chery Siapkan 13 Model Baru untuk 2026–2030 untuk Perkuat Arah Global “For Family”

Chery Siapkan 13 Model Baru untuk 2026–2030 untuk Perkuat Arah Global “For Family”

29 April 2026
4
Asuransi Astra Raih Penghargaan di WOW Brand Award dan Indonesia Branding Campaign of The Year 2026

Asuransi Astra Raih Penghargaan di WOW Brand Award dan Indonesia Branding Campaign of The Year 2026

29 April 2026
7

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM