MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 14 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 14 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Cegah Rem Tidak Berfungsi Secara Normal Saat Berkendara

Wahyu by Wahyu
Senin, 11 Oktober 2021
in Ekonomi
Cegah Rem Tidak Berfungsi Secara Normal Saat Berkendara
22
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Sebelum mobil digunakan, pengendara sebaiknya memeriksa fungsi pengerem. Jika rem bermasalah, biasanya hal ini terjadi karena pemilik mobil jarang melakukan perawatan rutin atau adanya gangguan pada minyak rem.

Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), untuk menghindari kemungkinan terjadinya kerusakan rem saat mobil digunakan, pengendara melakukan pengecekan berkala di bengkel resmi Suzuki. Di dalam paket pengecekan berkala, juga dilakukan pemeriksaan komponen rem.

Selain itu, pengendara juga dapat melakukan beberapa kiat untuk menghindari kemungkinan rem tidak berfungsi secara normal ketika sedang berkendara, seperti:

  • Kurangi Kecepatan Ketika Hujan atau Jalanan Basah

Ketika hujan atau jalanan basah, pengendara harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari penggunaan rem yang berlebih. Kondisi hujan atau jalanan basah juga dapat menyebabkan kendaraan tergelincir jika menggunakan kecepatan tinggi.

  • Hindari Mengerem Penuh di Jalan Menurun

Untuk menghindari mengerem penuh ketika jalanan menurun, gunakan trik Engine Brake untuk memperlambat kecepatan mobil dengan menurunkan transmisi ke gigi yang lebih rendah. Pengendara dapat menggunakan transmisi gigi rendah ketika melintasi jalanan menurun dan perpindahan dilakukan sebelum turunan tersebut. Gunakan gigi 1 untuk mobil transmisi manual, dan L, 2, atau 3 untuk mobil dengan transmisi otomatis.

  • Periksa lapisan ketebalan permukaan Ban

Kondisi ketebalan lapisan permukaan ban sangat berpengaruh terhadap hasil dari pengereman terutama pada kondisi jalan licin dan basah. Periksa secara rutin lapisan ketebalan ban terutama jika aktifitas pengereman sehari-hari dilakukan secara rutin.

Apabila kendaraan mengalami rem yang tidak befungsi secara normal di tengah jalan, pengendara dapat melakukan beberapa cara, di antaranya:

  • Terus Memompa Rem

Langkah yang bisa dilakukan adalah terus memompa rem agar tekanannya kembali seperti sebelumnya. Namun, jika saat dipompa rem terasa berat atau kasar, mungkin terdapat sesuatu di bagian sistem rem. Segera kurangi laju mobil dan berhenti ke pinggir jalan untuk memeriksa bagian sistem rem.

  • Gunakan Rem Tangan

Tarik rem tangan secara hati-hati dan rasakan gigitannya di bagian kaliper roda. Jika rem terasa sudah menggigit maka jangan lepaskan dan biarkan sampai laju mobil semakin melambat. Pengendara juga harus mengatur tekanan rem agar tidak kehilangan kendali.

  • Tekan Tombol Lampu Hazard dan Klakson

Langkah ini harus dilakukan untuk memberi sinyal pada pengendara lain agar tahu bahwa rem mobil atau bagian lain dari kendaraan sedang bermasalah.

  • Jangan Langsung Mematikan Mesin

Dianjurkan untuk tidak langsung mematikan mesin karena dapat menyulitkan untuk mengatur dan mengendalikan arah mobil karena pompa power steering akan mati sehingga setir akan terasa berat dan rem jadi tidak berfungsi secara normal.

  • Jangan Menginjak Pedal Gas

Hindari menginjak pedal gas karena akan menambahkan kecepatan tinggi pada mobil.

  • Menabrak Benda yang Lunak

Langkah ini dapat dilakukan apabila cara-cara yang di atas gagal dilakukan. Menabrakkan mobil ke sesuatu yang lunak (misal; gundukan tanah, tumpukan ban atau pasir) bisa mengurangi atau menghentikan lajunya kendaraan.

  • Arahkan ke jalur Evakuasi (biasa terdapat di Jalan Tol terutama pada kondisi jalan tol yang menurun)

Arahkan kendaraan ke jalur evakuasi jika mengalami rem tidak berfungsi secara normal, jalur evakuasi biasa terdapat pada sisi kiri jalan tol terutama untuk jalan tol yang menurun, kondisi jalan evakuasi berupa jalan tanjakan dan diunjungnya terdapat gundukan tanah atau tumpukan ban.

“Untuk mengurangi terjadinya kerusakan pada rem mobil, pengendara dapat melakukan pengecekan rutin di bengkel resmi Suzuki yang tersebar di seluruh Indonesia. Pengecekan tersebut untuk mengganti dan memperbaiki bagian-bagian yang tidak berfungsi dengan baik. Namun jika terjadi kerusakan rem saat di jalan, pengendara dapat membawa kendaraan ke bengkel resmi Suzuki terdekat dengan menghubungi Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA) untuk memudahkan pengendara melakukan perawatan atau memperbaiki kerusakan,” ujar Hariadi.

Selama pemberlakuan kebijakan PPKM, operasional bengkel resmi Suzuki mengikuti peraturan pemerintah setempat. Namun demikian, Suzuki tetap menyediakan layanan Home Service, Pick-Up Service, dan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA) yang dapat diakses melalui Halo Suzuki di nomor 0800-1100-800.

Selain bengkel resmi dan Halo Suzuki, terdapat juga aplikasi MySuzuki dan website www.suzuki.co.id untuk keperluan belanja suku cadang kendaraan secara online. * (Syam/Wah)

Post Views70 Views
Tags: BengkelPenjualanPromosuzukiSuzuki Finance

Related Posts

Tips Auto2000: Jaga Kondisi Filter Bensin Supaya Irit Bahan Bakar dan Mampu Tekan Biaya Operasional
Gaya Hidup

Tips Auto2000: Jaga Kondisi Filter Bensin Supaya Irit Bahan Bakar dan Mampu Tekan Biaya Operasional

by Pratama
Jumat, 1 Mei 2026
12
Penjualan Hyundai Tembus Tiga Besar Segmen B-MPV Berkat STARGAZER
Ekonomi

Penjualan Hyundai Tembus Tiga Besar Segmen B-MPV Berkat STARGAZER

by Pratama
Rabu, 29 April 2026
16

RECOMMENDED

Cuma Bawa Satu HP Saat Traveling? Galaxy A57 5G Punya Fitur yang Bikin Kaget

Cuma Bawa Satu HP Saat Traveling? Galaxy A57 5G Punya Fitur yang Bikin Kaget

14 Juni 2026
8
Sering Diabaikan, Kondisi Ban Bisa Jadi Penentu Aman Tidaknya Liburan Keluarga

Sering Diabaikan, Kondisi Ban Bisa Jadi Penentu Aman Tidaknya Liburan Keluarga

14 Juni 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    575 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM