MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Berhati-Hati Mengunggah Sesuatu agar Tak Menjadi Bumerang di Masa Depan

Wahyu by Wahyu
Selasa, 26 Oktober 2021
in Teknologi
Berhati-Hati Mengunggah Sesuatu agar Tak Menjadi Bumerang di Masa Depan
15
VIEWS

Mamasa, Media-profesi.com – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 25 Oktober 2021 di Mamasa, Sulawesi Barat.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Mari Berbahasa yang Benar dan Beretika di Ruang Digital”.

Empat orang narasumber tampil dalam seminar kali ini. Masing-masing yakni, Founder Resensi Institute, Hartono Tasir Irwanto; anggota Japelidi, Andi Fauziah Astrid; peneliti & kreator konten, Muhammad Albar; serta pemengaruh/penyiar/host, Andi Widya Syadzwina.

Sedangkan moderator yaitu Humaerah. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Beralih ke sesi pemaparan, materi pertama dibawakan oleh Hartono Tasir Irwanto yang menyampaikan bahwa Indonesia termasuk empat besar konsumen digital global, namun indeks literasi Indonesia berada di posisi 60 dari 61 negara. Padahal, kecakapan literasi digital bertujuan memastikan durasi waktu belajar yang lebih banyak ketimbang durasi penggunaan layar, sebagai fondasi sikap kritis, serta penyaring informasi yang salah dan benar.

“Ada dua hal yang diperlukan dalam literasi, yaitu logika (berfungsi mengukur benar salahnya sesuatu), dan referensi (memperdalam apa yang dibaca),” jelasnya.

Selanjutnya, Andi Fauziah Astrid  mengatakan, ujaran kebencian atau hate speech merupakan ekspresi yang mengajak untuk mendiskreditkan, menyakiti seseorang atau kelompok tertentu. Warganet umumnya nyaman melakukan ujaran kebencian di media sosial karena merasa identitasnya tidak diketahui daripada mengungkapkannya secara langsung, padahal tidak demikian.

“Ada dua regulasi yang mengatur larangan ujaran kebencian, yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),” ujarnya.

Pemateri ketiga, Muhammad Albar mengatakan, manfaat positif internet yaitu sebagai media informasi dan mempermudah komunikasi. Di sisi lain, dunia maya kerap menghadirkan hoaks serta banyak ujaran kebencian. Sejatinya, kebebasan berekspresi warganet dalam mengunggah konten di media sosial dibatasi hak atau kebebasan warganet lainnya. Sehingga, hindari menyebarkan data pribadi, hal-hal sensitif dan menyinggung orang lain, serta memamerkan kekayaan.

“Pikirkan apa yang akan Anda posting, jangan sampai menjadi bumerang di masa depan,” pesannya.

Andi Widya Syadzwina mengatakan, kiat agar aman di dunia maya, antara lain berperilaku baik, periksa pengaturan akun dan kata sandi, hindari menyebar rumor, tidak sembarangan menerima pertemanan, pikir dahulu sebelum mengunggah sesuatu, dan verifikasi berita sebelum dibagikan.

“Jejak digital yang ditinggalkan seseorang di dunia maya bisa mencerminkan sikap dan perilaku seseorang di dunia nyata,” ungkapnya.

Setelah pemaparan semua materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu Humaerah.

Salah seorang peserta, Nabila, bertanya tentang bagaimana upaya bagi siswa yang ingin mengembangkan literasi digital dengan keterbatasan perangkat. Menanggapi hal tersebut, Hartono Tasir bilang, harapan bagi warga desa cukup terbuka karena pemerintah akan membantu  mendorong ketersediaan infrastruktur digital, dan warganet juga bisa memanfaatkan fasilitas publik untuk belajar di internet secara positif.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. * (Syam/Wah)

Post Views52 Views
Tags: DigitaldyandraJokowiKemenkominfoLiterasiLuhut

Related Posts

ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK
Ekonomi

ACC Hadir di SYAFIF 2025 Dukung GERAK Syariah OJK

by Wahyu
Kamis, 27 Februari 2025
14
IFSE2024: Mendorong Inklusi Dan Kesadaran Keuangan Digital Untuk Masa Depan Indonesia
Ekonomi

IFSE2024: Mendorong Inklusi Dan Kesadaran Keuangan Digital Untuk Masa Depan Indonesia

by Syamhudi
Jumat, 15 November 2024
25

RECOMMENDED

Ternyata Begini Perubahan Tren Beli Mobil Bekas di Indonesia

Ternyata Begini Perubahan Tren Beli Mobil Bekas di Indonesia

20 April 2026
9
iCAR Menyerahkan V23 Pro Plus Collector Series kepada Pemilik Perdana

iCAR Menyerahkan V23 Pro Plus Collector Series kepada Pemilik Perdana

20 April 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM