MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Tingkatkan Kemampuan Digital untuk Melawan Radikalisme di Internet

Pratama by Pratama
Minggu, 7 November 2021
in Teknologi
Tingkatkan Kemampuan Digital untuk Melawan Radikalisme di Internet
12
VIEWS

Majene, Media-profesi.com – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 5 November 2021 di Majene, Sulawesi Barat.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan dengan tema “Berantas Radikalisme Melalui Literasi Digital” kali ini diikuti oleh 588 peserta.

Empat orang narasumber tampil dalam seminar kali ini. Masing-masing yakni, Pemengaruh Brigita Ferlina, Ketua STAIN Majene Wasilah, Dosen Tarbiyah & Keguruan STAIN Majene Bulqia Mas’ud, serta Ketua Bidang Kemahasiswaan & Kerjasama STAIN Majene Anwar Sadat. Sedangkan moderator yaitu Rosniawanti selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Beralih ke sesi pemaparan, Brigita Ferlina sebagai pemateri pertama menyampaikan, penyebaran hoaks perlu diwaspadai dan dicegah karena akan menimbulkan kecemasan sekaligus kepanikan publik, perpecahan dan pertikaian, menurunkan reputasi pihak yang dirugikan, pengambil kebijakan bisa bertindak salah, serta membuat fakta-fakta tidak bisa dipercayai lagi. Agar terhindar dari hoaks, warganet harus mencermati judul berita yang cenderung provokatif, sumber alamat situs, dan cek keaslian foto.

“Mengingat dampak buruknya, setiap orang harus paham untuk menghindarinya,” ujarnya.

Selanjutnya, Wasilah mengatakan, terdapat tiga hal penting yang perlu dilakukan dalam menghadapi era digital, yakni inovatif, kreatif, dan bijak dalam menjauhi hal negatif maupun kebiasaan konsumtif. Selain itu, diperlukan juga kemampuan menjaga etika dalam berkomunikasi di internet.

“Internet telah menjadi kebutuhan primer. Tapi, banyak pengguna yang hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolahnya,” jelasnya.

Pemateri ketiga, Anwar Sadat, memaparkan, radikalisasi memiliki kecenderungan menentang dialog yang kompromi dan memilih jalan konfrontasi dan konflik. Radikalisme sangat beragam, mulai dari radikal gagasan, hingga mengarah terorisme. Saat ini, kelompok radikal dan teroris memanfaatkan media internet untuk berbagai hal, mulai dari perekrutan, pengumpulan dana, sampai perang psikologis. Memperkuat pemahaman kewarganegaraan serta menggelar aktivitas warga menjadi salah satu upaya mencegah berkembangnya paham radikal di tengah masyarakat.

“Warga juga harus mampu memberikan pemahaman agama yang damai dan toleran,” imbuhnya.

Bulqia Mas’ud mengatakan, radikalisasi secara daring sudah sering terjadi dan banyak memakan korban. Algoritma internet dan media sosial dapat membuat warganet mengalami echo chamber atau kurang terbukanya pemahaman untuk menerima gagasan lain. Berdasarkan algoritma, Facebook, Youtube, atau media sosial lainnya akan menampilkan konten-konten terkait.

“Berawal dari pertama kali mengakses konten radikal, akhirnya platform akan terus menawarkan tampilan terkait konten tersebut,” jelas dia.

Selanjutnya, Rosniawanti membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta. Salah seorang peserta, Mahad Maunnne, yang bertanya tentang menjamurnya tautan penipuan dan banyak beredar di grup WA keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Brigita Ferliana bilang, warganet harus kritis terhadap pesan yang masuk dengan memeriksa tautan tersebut dan cek juga dari  sumber berita terpercaya. Jika terbukti tautan tersebut hoaks, jelaskan kepada para anggota grup mengenai informasi yang benar.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. * (Syam/Pra)

Post Views69 Views
Tags: DigitaldyandraKemenkominfoLiterasiLuhutMakassar

Related Posts

Empat Tahun Ikafe Gaungkan Pesan Riang Gembira dan Kini Semakin Inovatif
Sosialita

Empat Tahun Ikafe Gaungkan Pesan Riang Gembira dan Kini Semakin Inovatif

by Syamhudi
Sabtu, 4 April 2026
35
Kembalinya Sang Juara Subhan Aksa Berkat Teknologi Balkote Melalui Lancer Evo VI Legendarisnya
Gaya Hidup

Kembalinya Sang Juara Subhan Aksa Berkat Teknologi Balkote Melalui Lancer Evo VI Legendarisnya

by Pratama
Rabu, 24 Desember 2025
10

RECOMMENDED

Ternyata Begini Perubahan Tren Beli Mobil Bekas di Indonesia

Ternyata Begini Perubahan Tren Beli Mobil Bekas di Indonesia

20 April 2026
9
iCAR Menyerahkan V23 Pro Plus Collector Series kepada Pemilik Perdana

iCAR Menyerahkan V23 Pro Plus Collector Series kepada Pemilik Perdana

20 April 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM