MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

PLN Pakai 264 Motor Listrik Gesits untuk Kendaraan Operasional

Wahyu by Wahyu
Senin, 15 November 2021
in Ekonomi
PLN Pakai 264 Motor Listrik Gesits untuk Kendaraan Operasional
14
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – PLN terus mendorong akselerasi kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia, salah satunya dengan sinergi BUMN. Melalui anak usaha PLN, PT Haleyora Power (HP) dan PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) melanjutkan sinergi penyediaan sepeda motor listrik dengan jumlah total hingga saat ini mencapai 264 unit.

Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN Syofvi Felienty Roekman mengatakan, PLN secara bertahap mendorong akselerasi kendaraan listrik di Tanah Air. Salah satunya dengan menggandeng Gesits sebagai kendaraan operasional tenaga kerja pelayanan teknik (Yantek).

“Saat ini Yantek kita (PLN) kan banyak ya, kira-kira ada 35.000 orang. Nah mereka butuh kendaraan seperti apa saja? Kita inginnya mendorong penggunaan kendaraan listrik,” ujarnya.

Untuk operasional yantek PLN, sejauh ini sudah ada 150 motor listrik yang diadakan sejak 2019. Dengan kerja sama antara PT Haleyora Power (HP) dan PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA), nantinya akan ada penambahan 114 motor listrik.

Adapun, 114 motor akan disebarkan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Provinsi Riau. Khusus di Jawa Barat, lanjut Syofvi, PT Haleyora Power (HP) telah menggunakan 41 motor listrik untuk operasionalnya.

Direktur Utama PT Haleyora Power Purnomo mengatakan, di wilayah Jawa Barat ada 1.924 Yantek. Dirinya menjelaskan, bahwa tantangan menggunakan motor listrik adalah menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

“Karena ada beberapa lokasi sulit untuk dijangkau sehingga memerlukan motor dengan spesifikasi khusus (motor trail),” ujarnya.

Kendati demikian, ke depan, secara bertahap motor Yantek PLN akan diganti dengan motor listrik menyesuaikan kondisi lapangan.

Kerja sama dengan PT Wima juga merupakan bentuk sinergi BUMN untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

“Harapan ke depan, motor listrik bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Kecepatannya juga sudah seperti motor biasa. Motor ini (Gesits) di- charge di rumah sudah bisa,” kata Direktur Utama PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) Muhammad Samyarto.

Sinergi BUMN ini, bermula dari penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan oleh PLN dan mitra kendaraan listrik, termasuk WIMA, pada 8 November 2020.

Kesepakatan tersebut, merupakan wujud PLN mendorong penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di antara para pelaku usaha baik produsen kendaraan listrik, maupun para pengguna menuju ketahanan energi nasional, Power Beyond Generations. * (Syam/Wah)

Post Views110 Views
Tags: BUMNGesitsMotor ListrikPLNSepeda Motor

Related Posts

Ofero Carria 1 Meluncur, Motor Listrik yang Siap Jadi Andalan UMKM dan Driver Ojol
Ekonomi

Ofero Carria 1 Meluncur, Motor Listrik yang Siap Jadi Andalan UMKM dan Driver Ojol

by Pratama
Rabu, 8 Juli 2026
19
Motor dan Ponsel Hilang Bersamaan, Pengguna ALVA Ungkap Fitur yang Selamatkan Kendaraannya
Ekonomi

Motor dan Ponsel Hilang Bersamaan, Pengguna ALVA Ungkap Fitur yang Selamatkan Kendaraannya

by Pratama
Sabtu, 20 Juni 2026
22

RECOMMENDED

Pertamina Gaspol Bawa Ratusan Bikers ke MotoGP Mandalika! Tempuh 1.400 Km, Intip Kilang hingga Pabrik Pelumas

Pertamina Gaspol Bawa Ratusan Bikers ke MotoGP Mandalika! Tempuh 1.400 Km, Intip Kilang hingga Pabrik Pelumas

11 Oktober 2026
9
Cedera Mengintai Penggemar Olahraga! Physiorehab Buka Klinik ke-13, Bidik Pasar Rehabilitasi di Jakarta Barat

Cedera Mengintai Penggemar Olahraga! Physiorehab Buka Klinik ke-13, Bidik Pasar Rehabilitasi di Jakarta Barat

11 Oktober 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    606 shares
    Share 242 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM