MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 4 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 4 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

JULO Gandeng eFishery, Bersama Perluas Penyaluran Akses Kredit dalam Sektor Perikanan

Wahyu by Wahyu
Selasa, 14 Desember 2021
in Ekonomi
JULO Gandeng eFishery, Bersama Perluas Penyaluran Akses Kredit dalam Sektor Perikanan
19
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Perusahaan teknologi asal Indonesia – PT. JULO Teknologi Finansial (JULO) – berkomitmen dalam menyediakan akses kredit yang merata kepada masyarakat underbanked.

Dalam rangka menunjang permodalan di bidang sektor perikanan melalui penyediaan kredit digital, JULO melakukan penandatanganan kerja sama dengan eFishery pada hari Senin (06/12/2021).

Penandatanganan ini dilaksanakan secara virtual dan dilakukan oleh Adrianus Hitijahubessy selaku CEO & Co-founder JULO bersama Gibran Huzaifah selaku CEO & Co-founder eFishery.

Sinergi kedua startup karya anak bangsa ini merupakan komitmen nyata JULO dan eFishery dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis JULO untuk memperluas penyaluran akses kredit, terutama dalam sektor perikanan.

Selain itu, kerja sama ini juga membantu eFishery dari segi permodalan dan pembiayaan para pembudidaya ikan agar semakin berkembang ke depannya.

CEO & Co-founder JULO, Adrianus Hitijahubessy menuturkan, seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor ikan utama di dunia dan bahkan menyumbang kurang lebih 3% dari total Gross Domestic Product (GDP) Indonesia. Fakta ini tentunya menunjukkan bahwa para pembudidaya senantiasa dihadapkan dengan kesempatan yang sangat besar dan permodalan yang baik dapat menjadi kunci penting.

Adrianus menyayangkan tingginya potensi perikanan Indonesia tidak dibarengi dengan literasi dan akses keuangan yang memadai bagi UMKM perikanan Indonesia, di mana fakta di lapangan, masih banyak masyarakat yang tergolong underbanked.

Kurangnya akses perbankan tergambar pada indeks inklusi keuangan Indonesia yang baru mencapai 76.19% di tahun 2021. Angka tersebut menunjukkan bahwa akses perbankan masih menjadi barang asing bagi sebagian masyarakat kita dan – tidak menutup kemungkinan – termasuk rekan pembudidaya.

“Tentunya kami sangat antusias menyambut kolaborasi antara JULO dengan eFishery karena sejalan dengan visi kami untuk mendorong masyarakat Indonesia agar lebih berdaya melalui akses finansial. Dengan demikian, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat, orang dapat menjalankan kegiatan tanpa keterbatasan finansial, dan perekonomian Indonesia bisa semakin maju,” kata Adrianus Hitijahubessy lebih lanjut.

CEO & Co-founder eFishery, Gibran Huzaifah juga menuturkan, salah satu misi eFishery adalah menciptakan ekonomi digital yang inklusif. Kami melihat pembudidaya sulit mendapatkan akses permodalan karena usahanya dianggap memiliki risiko yang tinggi dan tidak pasti. Oleh karena itu, kami mendirikan ekosistem akuakultur yang terintegrasi sehingga pembudidaya ikan dapat terhubung langsung dengan institusi finansial.

“Saat ini lebih dari 6.000 pembudidaya ikan di seluruh Indonesia telah merasakan dampak positif dari ekosistem yang kami bangun. Didasari dari keinginan bersama untuk Indonesia yang lebih baik, besar harapan kami agar kerja sama dengan JULO dapat berjalan dalam waktu lama,” ujar Gibran.

Melalui kerja sama ini, JULO akan  mendukung fitur Kabayan (Kasih, Bayar Nanti) Express dari eFisheryFund yang menghubungkan para pembudidaya secara langsung dengan berbagai institusi finansial. Melalui fitur Kabayan Express, para pembudidaya dapat melakukan pembelian sarana produksi, terutama pakan ikan dengan berbagai merek, dengan limit kredit Rp3 juta – Rp20 juta dari produk kredit digital JULO. Hal ini diharapkan dapat memberikan keringanan pengeluaran bagi para pembudidaya dalam kegiatan sehari-hari, terutama sebelum masa panen.

Adrianus menambahkan, melalui dukungan JULO Kredit Digital dalam program Kabayan ini, besar harapan kami agar penandatanganan kerja sama ini dapat menjadi momentum bagi rekan pembudidaya untuk mendapat akses permodalan yang lebih baik.

“Dengan demikian, setiap kesempatan dapat diraih dengan bebas tanpa terikat kendala finansial. Rasanya akan amat disayangkan jika kesempatan yang ada harus dilewatkan karena kendala akses perbankan, terutama di tengah situasi tidak menentu seperti sekarang ini,” tambahnya.

Dalam perjalanan untuk menghadirkan inklusi keuangan yang menyeluruh,  layanan JULO juga dapat diakses secara daring oleh masyarakat di seluruh provinsi Indonesia. Selama 5 tahun berdiri sebagai peer-to-peer terdaftar dan diawasi OJK, JULO telah menyalurkan fasilitas kredit sebesar lebih dari Rp2 triliun dengan 70% penggunaan diperuntukkan untuk peningkatan kualitas hidup seperti modal usaha sampai biaya pendidikan.

Dengan kenaikan jumlah pengguna sebesar 3x lipat year-on-year di tahun 2021, diharapkan bahwa JULO dapat berperan dalam meningkatkan akses finansial  masyarakat untuk mencapai target inklusi keuangan Indonesia 90% di tahun 2024. * (Syam/Wah)

Post Views49 Views
Tags: IkanJulokredit

Related Posts

Yup, Layanan Aggregator Baru Untuk Bayar Nanti Dalam Transaksi Keseharian
Teknologi

Yup, Layanan Aggregator Baru Untuk Bayar Nanti Dalam Transaksi Keseharian

by Wahyu
Kamis, 2 Februari 2023
32
Kolaborasi AstraPay dengan CARInih & Smesco Indonesia Dukung Digitalisasi UMKM
Ekonomi

Kolaborasi AstraPay dengan CARInih & Smesco Indonesia Dukung Digitalisasi UMKM

by Pratama
Selasa, 30 Agustus 2022
25

RECOMMENDED

Empat Tahun Ikafe Gaungkan Pesan Riang Gembira dan Kini Semakin Inovatif

Empat Tahun Ikafe Gaungkan Pesan Riang Gembira dan Kini Semakin Inovatif

4 April 2026
13
Kia Hadirkan Program Aftersales dan Tips Jaga Performa Kendaraan Pasca Mudik Lebaran

Kia Hadirkan Program Aftersales dan Tips Jaga Performa Kendaraan Pasca Mudik Lebaran

4 April 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM