MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 29 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Melalui Program TMT+ SMKN 1 Kempas Menciptakan Bibit Unggul Petani Milenial

admin by admin
Jumat, 4 Februari 2022
in Sosialita
Melalui Program TMT+ SMKN 1 Kempas Menciptakan Bibit Unggul Petani Milenial
30
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Biro Pusat Statistik (BPS) mencatatkan, sektor pertanian tumbuh positif 12,93% di triwulan II tahun 2021 dan berkontribusi 14,27% pada PDB Nasional. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, pemerintah berupaya mengembangkan sektor pertanian melalui teknologi digital guna mendapatkan hasil pertanian bermutu. Selain itu, pemerintah kian giat berusaha melahirkan bibit-bibit generasi penerus sebagai petani milenial.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menghadirkan Orange Knowledge Program (OKP): Tailor Made Training Plus (TMT+). Program tersebut merupakan salah satu implementasi kerjasama Indonesia dengan Belanda dalam pengembangan pendidikan vokasi melalui SMK Pusat Keunggulan, khususnya bidang pertanian dengan kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Agribisnis Ternak Unggas.

SMKN 1 Kempas terletak di Indragiri Hilir, Riau merupakan salah satu SMK Pusat Keunggulan yang menjalankan program TMT+ melalui kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Program tersebut memiliki dua fokus utama.

Pertama, penguatan kompetensi sumber daya manusia melalui serangkaian pelatihan. Kedua, pengembangan kemitraan dengan dunia kerja yang melibatkan manajemen SMK.

Kepala Sekolah SMKN 1 Kempas, Bedrizon, mengatakan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran terdapat fasilitas laboratorium kultur jaringan, alat penunjang yang berstandar Industri dan Dunia Kerja (IDUKA), dan bekerja sama dengan para industri terkait seperti Agrowisata Beken Jaya serta instansi pemerintah baik di bidang tanaman pangan, multikultural hingga sertifikasi benih di lingkungan provinsi Riau.

“Kami menyadari bahwa pertanian merupakan sektor yang sangat penting karena berdampak pada tingkat kesejahteraan penduduk Indonesia. Harapan kami dengan adanya program TMT+, kami bisa melahirkan petani milenial, pengusaha, dan para ahli di bidang pertanian sehingga menciptakan Indonesia menjadi salah satu pemimpin di bidang pertanian,” jelasnya.

SMKN 1 Kempas memiliki tujuh kompetensi keahlian di antaranya: Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Agribisnis Tanaman Perkebunan, Agribisnis Perikanan Air Tawar, Akuntansi Keuangan dan Lembaga, Desain Permodelan dan Informasi Bangunan, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, dan Teknik Komputer dan Jaringan.

Selain fokus pada peningkatan mutu para siswa, perlu juga keterampilan untuk mengkomunikasikan sekolah ke masyarakat dan stakeholder secara digital. Oleh karena itu, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia bekerja sama dengan Dyandra Academy (PT Dyandra Promosindo) menghadirkan program SMK Cakap Digital dengan tema Digital Marketing Development untuk tenaga kependidikan vokasi di Indonesia.

Program ini menghadirkan beberapa materi yang disampaikan seperti digital marketing strategy, social media marketing, brand identity and positioning, copywriting, SEO dan sebagainya. Program tersebut memberikan kesempatan bagi para kepala SMK dan guru untuk menerapkan digital marketing guna mendukung peningkatkan revitalisasi citra SMK.

“Implementasi Digital Marketing Development penting dikuasai oleh tenaga pendidik SMK, dimana era digital saat ini perlu mengoptimalkan berbagai peluang melalui teknologi digital untuk memasarkan produk bahkan jasa dari SMK melalui branding dan marketing agar dapat menjangkau pasar lebih cepat dan luas,” ujar Rumpoko, Director Dyandra Academy. * (Syam/Pra)

Post Views56 Views
Tags: DyandaraKemendikbudSMK

Related Posts

United Tractors Dukung Delegasi Indonesia pada WorldSkills Competition 2026
Sosialita

United Tractors Dukung Delegasi Indonesia pada WorldSkills Competition 2026

by Syamhudi
Sabtu, 7 Maret 2026
9
Samsung Solve for Tomorrow 2025 Dibuka untuk Anak Muda Indonesia Berinovasi Untuk Dunia
Sosialita

Samsung Solve for Tomorrow 2025 Dibuka untuk Anak Muda Indonesia Berinovasi Untuk Dunia

by Pratama
Minggu, 27 April 2025
19

RECOMMENDED

SANF Luncurkan Audiobook Inklusif untuk Tunanetra di Hari Kartini

SANF Luncurkan Audiobook Inklusif untuk Tunanetra di Hari Kartini

29 April 2026
7
Penjualan Hyundai Tembus Tiga Besar Segmen B-MPV Berkat STARGAZER

Penjualan Hyundai Tembus Tiga Besar Segmen B-MPV Berkat STARGAZER

29 April 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM