MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Survei CORE Indonesia- 70% UMKM Mengalami Peningkatan Penjualan Sejak Menerima Pembayaran Melalui OVO

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 8 Maret 2022
in Ekonomi
Survei CORE Indonesia- 70% UMKM Mengalami Peningkatan Penjualan Sejak Menerima Pembayaran Melalui OVO
18
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – OVO, platform pembayaran digital terdepan di Indonesia memprakarsai dialog dengan akademisi dan ekonom untuk mengakselerasi transformasi digital bagi pelaku UMKM nasional, melalui Kuliah Umum dan Diskusi Panel Digitalisasi UMKM: Daya Dorong Ekosistem Digital & Demokratisasi Ekonomi Indonesia yang diselenggarakan bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berlangsung secara hybrid pada Selasa, 8 Maret 2022.

Diawali dengan kuliah umum bertema Menuju Presidensi G20 Indonesia 2022: Digitalisasi UMKM: Daya Dorong Ekosistem Digital & Demokratisasi Ekonomi Indonesia oleh Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi panel bersama Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, M.Com., Ak., C.A, anggota Steering Committee IFSoc dan pendiri CORE Indonesia, Hendri Saparini Ph.D, Country Managing Director Grab, Neneng Goenadi, Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra dan pemilik UMKM Mamah ke Jogja, Zaskia Mecca.

Dalam paparan kuliah umum, Airlangga Hartarto menekankan pentingnya digitalisasi UMKM  dalam rangka mendukung transformasi ekonomi berbasis digital sebagai salah satu agenda utama Presidensi G20 Indonesia.

“Pada tahun 2022 ini, pemerintah telah menganggarkan Rp455,62 triliun dalam Program Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) untuk tahun 2022. Anggaran tersebut terdiri dari klaster kesehatan sebesar Rp122,5 triliun, perlindungan masyarakat sebesar Rp154,8 triliun dan klaster penguatan pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp178,3 triliun,” ujar Airlangga.

“Untuk penguatan digital, pemerintah mengalokasikan Rp13 triliun dari PEN 2022 untuk mempercepat pembangunan infrastruktur digital, termasuk di sejumlah destinasi prioritas. Harapannya, semakin banyak UMKM di berbagai wilayah prioritas dapat masuk ke dalam ekosistem digital dan menjadi pondasi yang penting untuk pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.

Hendri juga menyebutkan digitalisasi telah menyelamatkan Indonesia selama pandemi serta menciptakan peluang untuk tumbuh lebih inklusif. Di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat selama pandemi COVID-19, konsumsi rumah tangga tetap menjadi salah satu penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi nasional. Pada tahun 2021 konsumsi rumah tangga hanya bisa bertumbuh sebesar 2,02 persen, masih di bawah capaian sebelum pandemi yakni sebesar 5 persen.

“Digitalisasi membantu UMKM untuk terus bergerak di tengah pemulihan ekonomi nasional. Masyarakat dapat dengan mudah berbelanja di UMKM berkat adanya platform digital. Pemerintah Indonesia perlu terus mendorong investasi skala kecil menengah sebagai upaya menciptakan lapangan pekerjaan. Hal ini bisa dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat hingga UMKM dapat terus bergerak dan naik kelas,” tutur Hendri.

Sebagai contoh nyata manfaat digitalisasi bagi UMKM, Neneng memaparkan bagaimana ekosistem Grab dan OVO telah menjadi penggerak utama transformasi digital kepada jutaan UMKM dan mitra, yang setelah bergabung dengan Grab dan OVO, mulai dapat mengakses pasar digital.

“Kami percaya melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan soft-skill, serta didukung jaringan ekosistem Grab yang luas, para pelaku UMKM dapat meningkatkan produktivitas mereka untuk berkembang dan bersaing di era ekonomi digital. Dengan bekal keterampilan digital, kami berharap para mitra UMKM dapat membangun ketahanan bisnis yang baik serta mendapatkan peluang pendapatan baru berkat akses ke pasar yang lebih luas,” ungkap Neneng.

Sementara Karaniya menyampaikan bahwa bergabungnya UMKM dalam ekosistem digital OVO telah membawa berbagai peluang. Dalam survei yang dilakukan CORE Indonesia bersama OVO terhadap 2.001 pelaku UMKM mitra OVO ditemukan bahwa mereka mencatat peningkatan pendapatan bulanan hingga 27 persen dan pendapatan harian mencapai 30 persen.

“Data-data tersebut menggarisbawahi potensi besar ekosistem digital dalam mendorong demokratisasi ekonomi nasional di sektor UMKM. Selain memberi manfaat besar bagi pengguna, kehadiran OVO telah terbukti memiliki dampak yang besar bagi para merchant. Saat ini, OVO sudah memiliki lebih dari 1,3 juta merchant yang terhubung dengan standar koder QR Nasional (QRIS), di mana 95 persen lebih merupakan UMKM. Survei CORE tersebut, memetakan dampak positif ekosistem digital terhadap inklusi keuangan pelaku UMKM, di mana 85 persen pelaku mulai mengenal layanan perbankan sejak menerima OVO, dan 68 persen memiliki akses lebih luas terhadap layanan keuangan,” jelas Karaniya.

Sedangkan Didi menjelaskan Indonesia adalah pasar terbesar transaksi online di Asia Tenggara, hal tersebut disebabkan oleh tingginya penggunaan telepon seluler dan generasi millenial yang cerdas dan akrab di dunia digital. Selain itu, semakin banyaknya keterlibatan pengusaha atau UKM dalam perdagangan daring, investasi dalam perdagangan daring serta dukungan kebijakan pemerintah.

“Era digital menumbuhkan dan memeratakan ekonomi Jawa dan non-Jawa. Saat ini kita dapat melihat bagaimana seorang Ibu Rumah Tangga tetap bisa mendapat penghasilan walau hanya di rumah berkat platform digital. Untuk itu, sumber daya manusia (SDM) menjadi sangat krusial agar masyarakat dan UKM Indonesia mendapatkan manfaat maksimal dari hadirnya berbagai perusahaan teknologi. Kurikulum UGM terus beradaptasi agar dapat mencetak SDM-SDM untuk menjadi pelaku di era digital,” tutup Didi.

Untuk meningkatkan kompetensi serta pemahamanan mahasiswa terkait perkembangan ekonomi digital, OVO kembali meluncurkan Fintech Academy sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, mendorong literasi keuangan digital di Indonesia.

Bermitra dengan Universitas Gadjah Mada, inisiatif ini merupakan upaya OVO, sebagai pelaku industri digital untuk merealisasikan visi Indonesia sebagai negara ekonomi digital terkuat di Asia Tenggara, untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang kompeten dan siap menjadi ujung tombak bergeraknya roda ekonomi digital Indonesia. * (Syam)

Post Views114 Views
Tags: belanja onlineOVOPenjualanSurveiumkm

Related Posts

Xendit Bongkar Ancaman E-Commerce, 51% Konsumen Indonesia Batal Belanja Gara-Gara Pembayaran
Ekonomi

Xendit Bongkar Ancaman E-Commerce, 51% Konsumen Indonesia Batal Belanja Gara-Gara Pembayaran

by Pratama
Minggu, 18 Oktober 2026
17
Daihatsu Gaspol Rebut Pasar Otomotif, Gran Max Jadi Mobil Terlaris, Penjualan Tumbuh 9%
Ekonomi

Daihatsu Gaspol Rebut Pasar Otomotif, Gran Max Jadi Mobil Terlaris, Penjualan Tumbuh 9%

by Wahyu
Sabtu, 17 Oktober 2026
13

RECOMMENDED

Bridgestone Gaspol Gebrak Aksi Lingkungan! 300 Warga Dilibatkan, 5.000 Bibit Disiapkan untuk Konservasi

Bridgestone Gaspol Gebrak Aksi Lingkungan! 300 Warga Dilibatkan, 5.000 Bibit Disiapkan untuk Konservasi

19 Oktober 2026
9
Samsung Galaxy A08 Gaspol Layani Multitasking! RAM Plus 4GB, Baterai 6.000 mAh, Harga Mulai Rp2,9 Juta

Samsung Galaxy A08 Gaspol Layani Multitasking! RAM Plus 4GB, Baterai 6.000 mAh, Harga Mulai Rp2,9 Juta

19 Oktober 2026
14

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM