MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Lakukan Lima Hal ini untuk Memastikan Keamanan Ban dan Kenyamanan selama Perjalanan!

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 26 April 2022
in Gaya Hidup
Lakukan Lima Hal ini untuk Memastikan Keamanan Ban dan Kenyamanan selama Perjalanan!
17
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Momen Idul Fitri kerap kali menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu sepanjang tahun, terutama bagi para perantau untuk dapat kembali ke kampung halaman dan melepas rindu dengan keluarga dan sanak saudara.

Terlebih, perayaan Idul Fitri di tahun ini semakin dinantikan, setelah adanya pembatasan mobilitas yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir. Maka tak heran jika tahun ini semakin meningkat jumlah pemudik yang melakukan perjalanan ke luar kota, baik dengan kendaraan umum maupun menggunakan kendaraan pribadi.

Menurut hasil survey dari Balitbang Kementerian Perhubungan pada 9-21 Maret 2022, diperkirakan ada sebanyak 79,4 juta orang yang akan melakukan perjalanan ke luar kota selama masa Lebaran.

Di antaranya, diperkirakan sekitar 13 juta penduduk area Jabodetabek akan melakukan mobilisasi selama masa Lebaran, meningkat 4 kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2021.

Survey yang sama juga menunjukan bahwa kendaraan pribadi menjadi pilihan moda transportasi utama, yakni sebanyak 40 juta jiwa.

Meningkatnya jumlah pemudik di tahun ini dan preferensi mereka untuk menggunakan kendaraan pribadi tentu menjadi himbauan bagi para pengendara untuk secara khusus memperhatikan faktor keamanan agar selamat sampai ke tujuan. Kesehatan fisik yang prima serta kondisi kendaraan yang optimal menjadi dua hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai perjalanan jauh.

Namun, tak kalah penting adalah kondisi ban sebagai satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan dengan permukaan jalan.

“Ban merupakan salah satu komponen penentu dalam keselamatan berkendara dengan berbagai fungsinya, seperti untuk menahan beban, meredam guncangan, serta menjaga stabilitas kendaraan. Oleh sebab itu, kondisi ban sangat mempengaruhi keamanan dan kenyamanan dalam berkendara,” jelas Fachrul Rozi, Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia.

Produsen ban terkemuka asal Perancis, Michelin senantiasa mengimbau para pengendara untuk mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Upaya ini telah kerap kali disuarakan oleh Michelin melalui berbagai kampanye, seperti Michelin Safe Mobility dan Michelin Safety Riding.

Menyambut momen Lebaran 2022, Michelin membagikan 5 hal yang harus dipersiapkan oleh para pemudik terkait kondisi ban sebelum melakukan perjalanan.

1.  Memperhatikan kembang dan tapak ban

Kembangan alur dan ketebalan tapak ban berfungsi untuk menjaga daya cengkram ban saat melaju di jalan raya, terutama saat melaju pada kondisi jalan basah atau hujan. Ban dengan alur kembang yang sudah menipis dan mendekati indikator ketebalan (thread wear indicator/TWI) berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir atau aquaplanning saat melaju pada kondisi permukaan jalan yang basah. Untuk melihat apakah ban masih memiliki alur kembang yang baik, para pengemudi dapat meraba atau melihat langsung kondisi ban. Panduan indikator ketebalan tapak ban adalah 1,6 milimeter. Artinya jika ketebalan kembang ban sudah menipis sehingga tersisa atau mendekati 1,6 milimeter, maka ban harus diganti.

2.  Memeriksa tekanan angin pada ban

Para pengemudi wajib untuk memeriksa tekanan angin pada ban sebelum melakukan perjalanan jauh. Pastikan tekanan angin sesuai dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil yang bisa ditemukan pada pilar pintu mobil pada sisi pengemudi atau tutup tangki bahan bakar. Tekanan angin rendah dapat memberikan stress yang berlebih pada bagian dinding ban sehingga dalam jangka panjang dapat menyebabkan pecah ban.

3.  Pastikan beban muatan tidak melebihi batas maksimal

Sering kali para pemudik yang melakukan perjalanan tidak hanya membawa diri dan anggota keluarga, tetapi juga berbagai muatan barang untuk dibagikan kepada sanak saudara. Namun, penting bagi para pengemudi untuk memperhatikan batas maksimal beban yang dapat ditanggung oleh kendaraan, agar tidak overweight. Jika beban muatan melebihi batas bobot maksimal, akan membuat kendaraan menjadi lebih sulit untuk dikendalikan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

4.  Pastikan ban serep dalam kondisi siap pakai

Ban serep kerap kali terlewat dari perhatian pengendara pada saat melakukan perawatan kendaraan atau saat menyiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Padahal kondisi ban serep tidak kalah penting dari ban utama yang digunakan. Sebelum mudik dengan kendaraan pribadi, pastikan ban serep dalam kondisi siap pakai. Artinya, ban memiliki tekanan angin yang sesuai atau sedikit lebih tinggi untuk mengantisipasi adanya penyusutan saat penyimpanan. Selain itu, pastikan pula bahwa tidak ada retak pada ban serep, dan ban disimpan dalam keadaan bersih untuk mencegah kerusakan lebih awal.

5.  Cek kelayakan pakai dan kondisi ban

Sebelum memulai perjalanan, lakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi ban. Pastikan tidak ada kerusakan, misalnya goresan/keretakan pada dinding ban, benjol, atau tambalan cacing. Kondisi perawatan atau perbaikan ban yang tidak tepat dapat memicu terjadinya pecah ban saat melaju dengan kecepatan tertentu. * (Syam)

Post Views110 Views
Tags: BanMichelinMudik

Related Posts

Inilah Pemicu Emosi Tidak Stabil di Jalan Saat Liburan dan Cara Mencegahnya
Gaya Hidup

Inilah Pemicu Emosi Tidak Stabil di Jalan Saat Liburan dan Cara Mencegahnya

by Pratama
Senin, 27 Mei 2024
51
Goodyear Indonesia Menjadi Brand Ban Pertama Dengan Official Store di E-Commerce
Ekonomi

Goodyear Indonesia Menjadi Brand Ban Pertama Dengan Official Store di E-Commerce

by Pratama
Senin, 20 Mei 2024
88

RECOMMENDED

DFSK E5 Plus Tantang Dominasi SUV Premium: Teknologi PHEV Tempuh 1.400 Km, Dibekali 18 Fitur ADAS

DFSK E5 Plus Tantang Dominasi SUV Premium: Teknologi PHEV Tempuh 1.400 Km, Dibekali 18 Fitur ADAS

31 Oktober 2026
7
Chery Gempur Pasar SUV Keluarga: TIGGO X7 Sanggup Terjang Genangan 700 mm, TIGGO 7 Andalkan 20+ Fitur Keselamatan

Chery Gempur Pasar SUV Keluarga: TIGGO X7 Sanggup Terjang Genangan 700 mm, TIGGO 7 Andalkan 20+ Fitur Keselamatan

30 Oktober 2026
3

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM