MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

93% Perusahaan di Kawasan APJ Minati Layanan Network-As-A-Service

Syamhudi by Syamhudi
Senin, 4 Juli 2022
in Teknologi
93% Perusahaan di Kawasan APJ Minati Layanan Network-As-A-Service
21
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Di tengah kebutuhan akan transformasi digital yang berkelanjutan pasca COVID-19, studi terbaru dari Aruba, perusahaan Hewlett Packard Enterprise, mendapati minat terhadap layanan Network-as-a-Service (NaaS) semakin meningkat.

Hal ini terjadi ketika para pemimpin teknologi di kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ) mengevaluasi infrastruktur dan jaringan yang mereka gunakan saat ini.

Survei ini mendapati bahwa ketika sebuah perusahaan mempercayakan 50% dari implementasi jaringan, operasional, dan manajemen life cycle kepada pihak ketiga secara berlangganan, maka NaaS adalah konsep yang dibicarakan oleh 93% perusahaan di Asia Pasifik dan Jepang pada kapasitas tertentu. Bahkan, topik ini sering dibicarakan oleh dua dari lima perusahaan (39%).

Benefit Bagi Bisnis

Ketika ditanya apa alasan mereka tertarik pada NaaS, maka efisiensi keuangan adalah salah satu benefit utama yang diharapkan. Lebih dari empat dari lima (82%) responden berharap bahwa NaaS dapat membantu mengurangi biaya operasional, dan 51% berpikir bisa beralih dari CapEx ke OpEx. Fleksibilitas yang lebih besar – baik dalam hal jaringan maupun waktu tim – serta keamanan yang lebih maksimal, adalah penggerak utama lainnya.

Lebih dari tiga perempat (77%) perusahaan di APJ setuju bahwa fleksibilitas untuk meningkatkan kapasitas jaringan sesuai kebutuhan bisnis sangat penting bagi mereka, dan 84% merasa itu berpotensi mengubah cara mereka mengelola aktivitas bisnis. Bahkan, sebanyak 71% yakin bahwa fleksibilitas itu akan memberikan mereka lebih banyak waktu untuk menciptakan inovasi-inovasi dan inisiatif-inisiatif yang strategis.

Sementara itu, mayoritas (92%) setuju bahwa jika pusat operasional bisa membantu mereka mengelola jaringan selama 24 jam, itu sangat menarik. Sangat penting untuk dicatat bahwa 50% responden berharap NaaS bisa membantu mereka mengurangi jumlah staf TI, alih-alih meyakini bahwa NaaS justru akan memberikan lebih banyak waktu kepada tim untuk menciptakan inovasi dan inisiatif-inisiatif strategis (71%).

Hambatan Untuk Kesuksesan

Ketertarikan terhadap NaaS tak bisa dimungkiri. Sayangnya, jalan menuju implementasinya tampak kurang jelas. Survei ini mendapati sejumlah hambatan yang patut dicermati.

Di permukaan tampak bahwa masalahnya mungkin terkait dengan proses-proses internal. Kekhawatiran besar yang dicetuskan oleh para pemimpin teknologi antara lain: mendapatkan budget (64%), keinginan untuk tetap mengelola jaringan secara in-house (61%), serta aturan anggaran dan siklus investasi (53%).

Namun, ketika lebih ditelusuri secara mendalam, tampaklah hambatan yang lebih fundamental, yaitu kurangnya pemahaman yang menyeluruh mengenai NaaS. Meskipun 100% pemimpin teknologi mengatakan sudah familiar dengan istilah NaaS, hanya 67% yang mengklaim benar-benar memahami arti sebenarnya dari NaaS.

Meski sebagian besar perusahaan yang membicarakan mengenai NaaS mengerti apa arti NaaS (68%), adanya kesenjangan edukasi masih terlihat dalam persepsi mengenai daya saing NaaS. Hanya 27% dari para pemimpin teknologi yang melihat NaaS sebagai solusi yang mapan dan memiliki viabilitas. Sisanya antara menganggap NaaS sebagai sebuah konsep untuk mencari market (40%) atau sebagai awalan belaka (33%).

“Di saat kita bangkit dari pandemi, kebutuhan akan kelincahan dan fleksibilitas dalam kepemilikan dan operasional jaringan menjadi sangat besar,” kata Justin Chiah, Senior Director, South East Asia, Taiwan, and Hong Kong (SEATH) di Aruba, perusahaan Hewlett Packard Enterprise.

Justin Chiah menyatakan, kita tahu bahwa NaaS bisa memberikan fleksibilitas besar yang dibutuhkan oleh banyak perusahaan pada saat pemulihan dan selanjutnya, serta memecahkan berbagai masalah, mulai dari masalah keamanan dan skalabilitas, hingga penghematan yang signifikan.

“Meski sebagian besar perusahaan sudah tahu manfaat NaaS, ada kesenjangan edukasi tentang viabilitas NaaS. Dengan demikian, kita harus fokus untuk menjembatani kesenjangan ini sehingga perusahaan-perusahaan bisa meraih potensi NaaS sepenuhnya,” ujarnya. * (Syam)

Post Views53 Views
Tags: ArubaHybrid Cloud

Related Posts

Gangguan yang Tak Terhindarkan: Mengapa Strategi Hybrid Anda Membutuhkan Ketahanan Multi-Cloud
Teknologi

Gangguan yang Tak Terhindarkan: Mengapa Strategi Hybrid Anda Membutuhkan Ketahanan Multi-Cloud

by Pratama
Senin, 22 Desember 2025
13
Commvault Resmi Hadir di Indonesia
Teknologi

Commvault Resmi Hadir di Indonesia

by Pratama
Kamis, 4 September 2025
10

RECOMMENDED

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

Mesin Cuci AI Samsung Tawarkan Solusi Cerdas untuk Mendukung Hidup Lebih Efisien

25 April 2026
9
Mirae Asset: MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026

Mirae Asset: MSCI Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026

25 April 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM