MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mirae Asset Sebut Pasar Obligasi Masih Stabil Hingga Semester II, Saatnya Trading SBN Jangka Pendek

Pratama by Pratama
Jumat, 29 Maret 2024
in Ekonomi
Mirae Asset Sebut Pasar Obligasi Masih Stabil Hingga Semester II, Saatnya Trading SBN Jangka Pendek
35
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi harga pasar Surat Berharga Negara (SBN/obligasi pemerintah) tenor menengah-pendek (2 tahun-5 tahun) dapat menguat dalam waktu dekat ketika kondisi di pasar surat utang masih cukup fluktuatif seperti sekarang.

Karinska Bella Priyatno, Fixed Income Analyst Mirae Asset mengatakan, harga SBN tenor pendek diprediksi masih akan berfluktuasi dengan tingkat imbal hasil (yield) pada level 6,2%-6,35%, sehingga pelaku pasar dapat memanfaatkan fluktuasi tersebut untuk mendulang keuntungan.

“Hingga akhir kuartal pertama tahun ini, terlihat bahwa pasar lebih fokus pada seri tenor menengah dan pendek, terutama seri-seri FR0101, FR0100, PBS030, PBS032, SPN, dan SPSN,” ujar Bella dalam Media Day March 2024, hari ini, 27 Maret 2024.

Pergerakan harga dan yield obligasi saling bertolak belakang, sehingga ketika harga naik maka akan menekan yield turun, begitupun sebaliknya. Yield menjadi acuan keuntungan investor di pasar surat utang dibanding harga karena mencerminkan kupon, tenor, dan risiko dalam satu angka.

Sejak awal tahun, dia mengatakan instrumen fixed income tenor menengah-pendek memang masih menjadi pilihan utama pelaku pasar. Pemilihan tenor menengah-pendek itu, lanjutnya, untuk memanfaatkan volatilitas pasar yang terjadi karena tenor menengah-pendek lebih sensitif dan fluktuatif dibandingkan dengan tenor yang lebih panjang.

Saat ini, Bella mengatakan investor juga lebih memilih instrumen obligasi tenor pendek dan memanfaatkan jadwal jatuh tempo yang sudah dekat sehingga risiko pelaju pasar lebih terjaga.

Dia mengatakan pada dasarnya fluktuasi pasar instrumen pendapatan tetap (fixed income) saat ini masih sangat tergantung dari data makroekonomi khususnya dari AS. Namun, kemungkinan turunnya suku bunga acuan global dan domestik masih menjadi tema besar tahun ini.

Menurut dia, suku bunga global masih tinggi tetap tidak menurunkan daya tarik dari SBN karena tingkat imbal hasil (yield) real dari SBN Indonesia tenor 10 tahun yang berada di kisaran 3,9% masih cukup menarik.

Menurut dia, faktor utamanya adalah inflasi yang terjaga pada 2,75% pada Februari. Real yield tersebut, lanjutnya, masih lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, China, dan India. Saat ini selisih (spread) antara SBN tenor 10 tahun dengan Obligasi AS (US Treasury) tenor 10 tahun sudah menyempit, sebesar 236 basis poin (bps). Besaran 100 bps setara dengan 1%.

Sempitnya selisih yield kedua instrumen itu menunjukkan pelaku pasar cukup prudent terhadap obligasi asal Indonesia dibanding negara-negara lain. Tenor 10 tahun adalah salah satu tenor acuan untuk pasar obligasi bersama dengan tenor 5 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun.

“Harga obligasi pemerintah tenor 10 tahun bisa naik, sehingga yield saat ini yang ada di 6,5%-6,7%, nanti untuk akhir semester II/2024 akan bisa turun ke 6%.”

Rully Arya Wisnubroto, Chief Economist Mirae Asset, mengatakan keyakinan terhadap pasar obligasi tersebut tidak terlepas dari kondisi ekonomi Indonesia yang masih cukup tahan banting (resilient), meski di tengah situasi yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian.

Dia mengatakan beberapa tantangan ke depan adalah suku bunga yang masih tinggi dan ada tren inflasi pangan disebabkan oleh kenaikan harga-harga bahan pokok.

Dalam Media Day tersebut, turut hadir Nita Amalia, Head of Fixed Income, bersama dengan Rizkia Darmawan, Research Analyst. * (Syam/Pra)

Post Views143 Views
Tags: Instrumen SBNMirae AssetOJKPasar ObligasiPasar Saham

Related Posts

IHSG Berantakan! Saham Konglomerasi Rontok Berjamaah, Indeks Ambruk 2,59% ke Level 5.936
Ekonomi

IHSG Berantakan! Saham Konglomerasi Rontok Berjamaah, Indeks Ambruk 2,59% ke Level 5.936

by Pratama
Selasa, 13 Oktober 2026
21
Pajak Negara Meledak 24,1%, tapi Rupiah Tertekan dan Asing Kabur dari Pasar Keuangan!
Ekonomi

Pajak Negara Meledak 24,1%, tapi Rupiah Tertekan dan Asing Kabur dari Pasar Keuangan!

by Syamhudi
Senin, 12 Oktober 2026
11

RECOMMENDED

Honda Gaspol Perluas Jaringan, Prabumulih Diserbu Layanan Baru, Tangerang–Serpong Kian Padat

Honda Gaspol Perluas Jaringan, Prabumulih Diserbu Layanan Baru, Tangerang–Serpong Kian Padat

13 Oktober 2026
8
MG ZS Hybrid+ Gaspol Kuasai Pasar Luar Jawa! Manado, Bali, Medan Diserbu SUV Hybrid 214 PS

MG ZS Hybrid+ Gaspol Kuasai Pasar Luar Jawa! Manado, Bali, Medan Diserbu SUV Hybrid 214 PS

13 Oktober 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    606 shares
    Share 242 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    408 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM