MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 3 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 3 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Edtech Cakap Luncurkan Impact Report 2023 Menyoroti Upaya Mengikis Batasan Akses Pendidikan

Syamhudi by Syamhudi
Jumat, 31 Mei 2024
in Sosialita
Edtech Cakap Luncurkan Impact Report 2023 Menyoroti Upaya Mengikis Batasan Akses Pendidikan
67
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Edtech Cakap meluncurkan Laporan Dampak/Impact Report 2023, berisikan capaian dampak social oleh perusahaan teknologi berbasis pendidikan ini.

Pada laporannya kali ini, Cakap menyoroti upaya mengikis batasan dalam akses pendidikan berkualitas, serta memperluas jangkauan usia dan kawan siswa yang memperoleh manfaat Cakap.

“Laporan dampak kami untuk tahun 2023 yang berjudul “Breaking Barriers to Borderless Education” menunjukkan komitmen kami dalam menjalankan misi kami yaitu meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia lewat akses pendidikan yang lebih inklusif ke seluruh Indonesia,” ujar Tomy Yunus, CEO & Co-Founder Cakap.

Menurut Tomy, perjuangan tim kami telah membuat Cakap tumbuh menjadi komunitas dengan lebih dari 4,5 juta siswa dan hamper 2.300 guru yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Sedangkan capaian Cakap dalam angk-angka tersebut bukan hanya statistic, namun lebih dari itu, mewakili kehidupan yang disentuh, impian yang dirawat, serta masa depan yang diubah.

Peluncuran Laporan Dampak ini dilakukan bersamaan dengan perayaan HUT Ke-5 Edteceh Cakap, yang diantaranya dihadiri oleh Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan RI 2011-2014, Shinta Kamdani (Ketua Umum APINDO), Dennis Pratista, Chief Investment Officer Mandiri Capital Indonesia, Rahayu Saraswati, Politisi, aktivis perempuan dan anak-anak serta Arya Setiadharma, CEO Prasetia Ventures.

Dalam sambutannya, Gita menegaskan, pendidikan tetap akan menjadi sector yang strategis, mengingat pendidikan menjadi kunci dalam membangun peradaban suatu bangsa.

“Indonesia dengan 280 juta penduduk dan sebagian besar usia muda produktif, membutuhkan banyak platform pengembangan skill bagi anak bangsa. Tidak hanya membuat mereka mampu berkompetisi namun juga tetap relevan dengan perkembangan zaman,” tambah Gita.

Dari sisi pendanaan, Dennis menyatakan, investasi pada institusi perusahaan rintisan, malah menarik meski terdapat dinamika pasca pandemic.

Menurutnya, seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya pendidikan dan pertumbuhan penduduk berekonomi menengah, maka mereka akan lebih bersedia berinvestasi dalam pendidikan yang berkualitas.

“Selain itu Indonesia memiliki sejumlah factor, mulai dari bagi sector Edtech, mulai dari potensi globalisasi yang tinggi yang didukung letak geografis yang strategis, dimana bahasa menjadi jembatan penunjang untuk bersaing secara internasional. Di ASEAN, Indonesia menempati posisi kedua tertinggi dalam jumlah mahasiswa yang belajar ke luar negeri (18,6% dari total mahasiswa di ASEAN-6 yang pergi keluar negeri untuk belajar),” tutur Dennis.

Sementara Shinta menyoroti pentingnya prinsip keberhasilan yang holistic dalam sebuah entitas bisnis termasuk perusahaan muda. “Yang fundamental tentu saja bagaimana kita Shift the persfective dulu, dimulai dari bagaimana awareness soal isu keberlanjutan, pendidikan untuk menyiapkan SDM yang unggul dan siap beradaptasi dengan dinamika green economy dan green jobs yang akan membutuhkan skill yang relevan. Misalnya pemahaman soal standar keberlanjutan dalam green projects, pengetahuan soal green technology, business intelligence untuk analisa data, manajemen sumber daya alam yang disertai kemampuan mengembangkan strategi pengelolaan yang berkelanjutan,” tutur Shinta.

Laporan Dampak Tahun ini, Cakap menggandengan Fakultas Psikologi Univesitas Indonesia, dan lembaga penelitian Advisia. Cakap menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan pada empat poin yakni poin ke-4 (pendidikan berkualitas), 5 (kesetaraan gender ke dalam naungan dampaknya), 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), serta 10 (berkurangnya kesenjangan).

Tahun ini Cakap berupaya mewujudkan nilai-nilai tersebut sehingga bisa berdampak pada berbagai aspek baik sosial, ekonomi maupun lingkungan (impact value chain). Perwujudannya difokuskan kepada empat tema besar berupa akses Pendidikan Berkualitas untuk Semua: Siswa, Pekerja, dan Perusahaan; Mendorong Pendidikan Inklusif dan Pengembangan Keterampilan untuk Kelompok Marginal; Mengatasi Kesenjangan dan Meningkatkan kualitas Pendidik Indonesia serta menghadirkan Asesmen Bahasa yang Terjangkau dan Inklusif.

Sepanjang 2023, Cakap memperluas dampak dengan merambah cakupan yang lebih luas, salah satunya dengan memberi akses pendidikan bagi siswa di Timor Leste.

Selain itu, cakupan segmen usia siswa semakin luas, dengan adanya Cakap Kids Academy yang diperuntukan bagi siswa mulai usia empat tahun dan tes kemampuan bahasa. Cakap berupaya menjadi platform pilihan anak bangsa, baik untuk tujuan belajar segala usia, memperkuat keterampilan yang disertai sertifikasi hingga solusi pencarian dan pencocokan kerja.

Tidak hanya memperluas segmen pasar, materi kursus serta cakupan geografisnya, Cakap juga mengambil langkah penting dalam menjadikan inisiatif Cakap Untuk Bangsa (CUB) menjadi sebuah yayasan di tahun 2024 ini.

“Perjalanan kami didorong oleh satu komitmen, yakni meningkatkan kehidupan mlalui pendidikan. Kami telah melihat secara langsung efek besar yang bisa diberikan oleh akses ke pendidikan berkualitas. Siswa kami mencapai lebih banyak, bermimpi lebih besar, dan meraih lebih jauh dari sebelumnya,” tutup Tomy. * (Syam)

Post Views83 Views
Tags: CakapPendidikanSiswaTalk Show

Related Posts

Dukung UMKM Banyuwangi: Cakap Hadirkan Pelatihan Digital Bersama MDI Ventures
Ekonomi

Dukung UMKM Banyuwangi: Cakap Hadirkan Pelatihan Digital Bersama MDI Ventures

by Pratama
Rabu, 8 Januari 2025
23
Cakap Gandeng PFN Persero Dukung Industri Kreatif Indonesia Mendunia
Sosialita

Cakap Gandeng PFN Persero Dukung Industri Kreatif Indonesia Mendunia

by Wahyu
Kamis, 26 Desember 2024
22

RECOMMENDED

Saat Mobil Listrik Bertemu Dunia Seni, DENZA Gandeng ArtMoments Hadirkan Mobil Premium Kini Jadi Kanvas Karya Seni

Saat Mobil Listrik Bertemu Dunia Seni, DENZA Gandeng ArtMoments Hadirkan Mobil Premium Kini Jadi Kanvas Karya Seni

3 Juni 2026
5
UMKM Raup Ratusan Juta, FIFGROUP Kembali Gelar Festival Kuliner yang Ditunggu-Tunggu

UMKM Raup Ratusan Juta, FIFGROUP Kembali Gelar Festival Kuliner yang Ditunggu-Tunggu

3 Juni 2026
13

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    572 shares
    Share 229 Tweet 143
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM