MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Vietjet Operasikan Penerbangan Perdana Dengan Bahan Bakar Berkelanjutan dari Vietnam

Wahyu by Wahyu
Senin, 21 Oktober 2024
in Gaya Hidup
Vietjet Operasikan Penerbangan Perdana Dengan Bahan Bakar Berkelanjutan dari Vietnam
16
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Vietjet telah menunjukkan komitmennya dalam mengurangi jejak karbon dan mendukung upaya global untuk mewujudkan penerbangan berkelanjutan dengan mengoperasikan sejumlah penerbangan perdana menggunakan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Vietnam.

Pemanfaatan SAF oleh Vietjet juga sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dan agenda net zero emissions pada tahun 2060 lewat pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF).

Pagi ini, dua penerbangan Vietjet menggunakan bahan bakar SAF berhasil lepas landas dari Bandara Internasional Tan Son Nhat di Ho Chi Minh City, menuju Melbourne, Australia, dan Bandara Incheon di Seoul, Korea Selatan. Bahan bakar berkelanjutan untuk penerbangan ini disediakan oleh Petrolimex Aviation.

Diproduksi dari bahan baku seperti minyak goreng bekas, produk sampingan pertanian, biomassa kayu, dan limbah perkotaan, bahan bakar penerbangan berkelanjutan dapat mengurangi tingkat emisi karbon hingga 80% jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil tradisional.

Bahan bakar ini telah memenuhi standar penerbangan internasional yang ketat serta aman untuk digunakan dalam penerbangan komersial. Penerbangan perdana menggunakan SAF ini merupakan momen penting tidak hanya bagi kedua perusahaan, tetapi juga bagi industri penerbangan di Vietnam.

Dinh Viet Thang, Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam, menyatakan, “Vietjet Air dan Petrolimex Aviation telah sukses melaksanakan penerbangan internasional menggunakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan pertama di Vietnam. Hal ini secara jelas menunjukkan komitmen kedua perusahaan tersebut terhadap penggunaan bahan bakar ramah lingkungan. Keberhasilan ini merupakan kebanggaan bersama bagi seluruh industri kami, seiring dengan komitmen kami terhadap perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta dalam menegaskan peran Vietnam sebagai anggota komunitas penerbangan global yang bertanggung jawab.”

Dinh Viet Phuong, CEO Vietjet, mengatakan, “Penerbangan Vietjet dengan pesawat yang menggunakan bahan bakar SAF hari ini memiliki arti yang mendalam dengan melambangkan konsep penerbangan yang berkelanjutan, menawarkan sebuah pengalaman yang luar biasa serta ramah lingkungan bagi para penumpang, terutama bagi mereka yang bepergian di rute internasional. Sebagai pionir maskapai penerbangan dalam hal penelitian, pengembangan, dan penggunaan SAF, Vietjet berkomitmen untuk terus berupaya mengurangi emisi karbon di dunia penerbangan dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.”

Vietjet juga berkolaborasi dengan berbagai mitra internasional terkemuka untuk meneliti, mengembangkan, memasok, dan mengimplementasikan SAF, sebagaimana dengan komitmen yang disampaikan oleh pemerintah Vietnam dalam COP26 untuk mencapai target nol emisi pada tahun 2050.

SAF sendiri dianggap sebagai bahan bakar penerbangan masa depan. Seiring dengan penerbangan perdana ini, biaya produksi SAF diharapkan akan semakin berkurang, sehingga dapat terus digunakan dalam skala komersial yang lebih luas.

Pencapaian ini turut memperkuat komitmen Vietjet selama satu dekade dalam bidang perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, yang dimulai ketika maskapai asal Vietnam ini hanya memiliki tiga pesawat. Vietjet telah mempelopori berbagai inisiatif, seperti mengganti tiket kertas menjadi tiket elektronik, mendorong penggunaan layanan check-in dan pembayaran online, serta menggunakan bahan ramah lingkungan yang dapat didaur ulang di dalam pesawat. Vietjet juga menerapkan program penghematan bahan bakar dan secara rutin berpartisipasi dalam berbagai upaya pelestarian lingkungan, seperti penanaman pohon dan pembersihan laut.

Sebagai perusahaan berkelanjutan, Vietjet telah secara konsisten mengoptimalkan beragam sumber daya untuk mendukung upaya perlindungan lingkungan. Vietjet merupakan maskapai penerbangan Vietnam pertama yang mempublikasikan laporan keberlanjutan ESG secara komprehensif serta berkomitmen untuk memajukan penggunaan SAF demi mendukung strategi keberlanjutan Vietnam dan mencapai target nol emisi pada tahun 2050.

Direktur Utama Petrolimex Aviation Nguyen Van Hoc, mengucapkan selamat atas kerja sama
antara kedua perusahaan.

Saat ini, Vietjet menawarkan empat rute penerbangan yang menghubungkan Jakarta dan Bali dengan Hanoi dan Ho Chi Minh City untuk semakin mempermudah perjalanan antara Vietnam dan Indonesia. Mulai 27 Oktober 2024 mendatang, jumlah penerbangan dari Ho Chi Minh City menuju Bali akan ditingkatkan menjadi empat kali sehari.

Langkah strategis ini sejalan dengan komitmen Vietjet untuk memperkuat hubungan pariwisata antara Vietnam dan Indonesia, sekaligus memberikan layanan dan aksesibilitas yang lebih baik bagi para wisatawan. Dengan ekspansi armada dan awak kabin maskapai yang professional dan berdedikasi, Vietjet siap memenuhi permintaan yang terus meningkat dan memberikan pengalaman terbang terbaik bagi para wisatawan.

Melalui berbagai inisiatif keberlanjutan yang telah dilakukan oleh Vietjet, para wisatawan asal Indonesia dapat menikmati pengalaman terbang yang lebih menyenangkan di rute-rute Vietjet dari Jakarta dan Bali menuju Vietnam. Dengan penggunaan SAF yang mengedepankan keberlanjutan, Vietjet berharap dapat memuaskan para penumpang Indonesia dengan pengalaman penerbangan yang lebih ramah lingkungan. * (Syam/Wah)

Post Views114 Views
Tags: MaskapaiTiket PesawatVietjetVietnam

Related Posts

Bukan Jepang atau Korea, Pulau di Vietnam Ini Justru Diburu Wisatawan Indonesia
Gaya Hidup

Bukan Jepang atau Korea, Pulau di Vietnam Ini Justru Diburu Wisatawan Indonesia

by Pratama
Jumat, 5 Juni 2026
19
Agoda: Libur Sekolah Makin Dekat, Batam hingga Vietnam Jadi Incaran Wisatawan Indonesia
Gaya Hidup

Agoda: Libur Sekolah Makin Dekat, Batam hingga Vietnam Jadi Incaran Wisatawan Indonesia

by Syamhudi
Selasa, 19 Mei 2026
18

RECOMMENDED

Bisnis Laundry Makin Menjanjikan, Ini Rahasia Agar Cepat Untung dan Mudah Berkembang

Bisnis Laundry Makin Menjanjikan, Ini Rahasia Agar Cepat Untung dan Mudah Berkembang

12 Juni 2026
12
Acer Bikin Geger Computex 2026, Laptop Gaming AI dan Handheld Unik Ini Jadi Sorotan

Acer Bikin Geger Computex 2026, Laptop Gaming AI dan Handheld Unik Ini Jadi Sorotan

12 Juni 2026
15

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    575 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM