MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

KEKUASAAN SURIAH RUNTUH: “Gotcha” Klan Assad

Pratama by Pratama
Minggu, 8 Desember 2024
in Nasional
KEKUASAAN SURIAH RUNTUH: “Gotcha” Klan Assad

Pemberontak Hayat Tahrir Al-Syam pimpinan Abu Mohammed Al-Jolani merayakan kemenangan. (Foto: Istimewa)

39
VIEWS

Penulis: Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Jakarta, Media-profesi.com – PRAGMATISME Abu Mohammed Al-Jolani, dan momentum penggulingan Presiden Bashar Al-Assad. Berada di ruang dan waktu yang tepat. Dalam bahasa ‘slank’nya, “Gotcha”. Kena!

Terlepas dari “in group”, atau “out group”, terlepas dari (seperti biasa). Negara-negara “Barat” (AS dan sekutunya) akan selalu men-“stempel”, gerakan pembebasan (kemerdekaan) berbau Islam. Sebagai organisasi “teroris”.

Sekali ini tidak! Barat menonton! Barat tengah asyik menyaksikan, dan memang mengharapkan Assad runtuh. Tumbang, tanpa perlu meminta Israel ikut membom Damaskus (Ibukota), agar akselerasi kejatuhan Rezim Assad berlangsung lebih ‘instant’.

Keberhasilan salah satu faksi perlawanan Bashar Al-Assad, Hayat Tahrir Al-Sham (HTS). Merebut kota-kota penting secara cepat (seminggu), mulai dari Idlib, Aleppo, dan kemarin Kota Hama, telah memberi sinyal.

Presiden Suriah Bashar Al-Assad: Saat bertemu dengan Presiden Suriah Vladimir Putin. (Foto: Istimewa)

Bashar Al-Asad segera tumbang. “Pintu rumah” Assad, dalam hitungan 1 hari ini akan diketuk. Atau pintu itu akan terbuka sendiri, dengan langkah gontai. Meninggalkan Suriah, pergi ke pengasingan?

Tanda-tanda penguasa 24 tahun (sejak tahun 2000), tengah berada  di gerbang akhir kekuasaan, nampak makin jelas.  Konsolidasi Hezbollah (Lebanon), dan “recovery” Iran setelah saling serang instalasi arsenal dengan Israel, membuat fokus keduanya terpecah.

Hal itu ditambah lagi dengan konflik Rusia-Ukraina yang memasuki tahun ke-3.  “Supporting” AS (dan sekutunya) kepada pemerintahan Zvonomyr Zelinsky (Ukraina) yang tak terbatas, menjadikan perang ini tidak mudah bagi Rusia. Rusia, sepertihalnya Hezbollah dan Iran, tidak lagi sepenuhnya membantu Assad.

Rezim Bashar Al-Assad yang sejak tahun 2011 terimbas “Musim Semi Arab” (Arab Spring).  Atau lebih dikenal sebagai “Revolusi Timur Tengah”, terus menerus menghadapi pemberontakan dari sejumlah sampalan organisasi perlawanan Islam.

Pemberontak Hayat Tahrir Al-Syam pimpinan Abu Mohammed Al-Jolani merayakan kemenangan. (Foto: Istimewa)

Menilik negara-negara ‘oposisi’ AS di Timur Tengah, hanya Assad yang selamat dari keruntuhan akibat “Arab Spring”. Salah satunya, Mohammar Khadafi (Libya), “close friend” dan sahabat kental yang selalu mendukung Assad, tumbang dan terbunuh.

Jauh sebelumnya (2006), karib seiya-sekata Partai Ba’ath Suriah di Irak (baca: Bashar Al-Assad), Saddam Hussein tewas di tiang gantungan. Harapan Assad untuk mempertahankan kekuasaan, tinggal pada kebaikan: Iran, Rusia, dan Hezbollah (Lebanon).

Inilah momentum mengakhiri ‘klan’ Assad. Sikap keras rezim Assad, sejak kekuasaan sang Ayah (Hafezh Al-Assad/1971-2000) yang memberangus semua perlawanan Islam, termasuk Ikhwanul Muslimin (1982). Saatnya berakhir.

Hezbollah yang biasanya cepat tanggap mem-“back up” Assad secara personel, kini terkunci di Lebanon. Kematian sebagian besar pemimpinnya, membuat Hezbollah lebih memilih konsolidasi untuk menghadapi Israel di babak baru.

Babak “wait and see”, babak melihat apakah gencatan senjata dengan Israel saat ini, akan berumur panjang. Atau berumur pendek. Faktor eksternal Hezbollah, yaitu sikap Israel terhadap Hamas, akan menentukan konstelasi Timteng.

Report “The Guardian” dua menit lalu menyebutkan. Kota Damaskus (Ibukota Suriah), telah jatuh ke tangan pasukan tokoh garis keras yang kini menjadi pragmatis (Abu Mohammed Al-Jolani/HTS).

Kejatuhan Damaskus telah diduga. Ini setelah Kota Hama diduduki, dan pasukan HTS masuk ke Kota Homs. Homs sebagai penyangga Damaskus, tak mampu lagi menahan laju Pasukan pemberontak. Bashar Al-Assad pun melarikan diri. Belum diketahui kemana.

Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) adalah gerilya Islam yang dibentuk oleh Al-Qaeda, yang kemudian memisahkan diri. Dalam perjalanannya, HTS sangat permusuhan dan berseberangan dengan ISIS. HTI dengan tegas menolak bertasbih dengan ISIS.

Bagaimana nasib Suriah pasca Bashar Al-Assad pergi? Apakah akan ada Pemerintahan Suriah di pengasingan? Perkembangan bergerak cepat. Kita tunggu. * (Syam/Pra) – Foto: Istimewa

Post Views134 Views
Tags: DamaskusDemoPenggulinganSuriah

Related Posts

GEOPOLITIK TIMUR TENGAH: Resonansi Turki Cemaskan Teluk
Nasional

GEOPOLITIK TIMUR TENGAH: Resonansi Turki Cemaskan Teluk

by Pratama
Minggu, 22 Desember 2024
32
DINASTI POLITIK: Antara Assad dan Gemayel: Antara Bassil dan Bashir
Nasional

DINASTI POLITIK: Antara Assad dan Gemayel: Antara Bassil dan Bashir

by Syamhudi
Rabu, 11 Desember 2024
29

RECOMMENDED

USDEC: Konsumen Rela Bayar Lebih untuk Produk Sehat, Industri Pangan Indonesia Kebagian Peluang

USDEC: Konsumen Rela Bayar Lebih untuk Produk Sehat, Industri Pangan Indonesia Kebagian Peluang

17 September 2026
10
Tren Fibremaxxing Muncul, BENEO Ungkap Cara Baru Mengolah Serat Jadi Inovasi Pangan

Tren Fibremaxxing Muncul, BENEO Ungkap Cara Baru Mengolah Serat Jadi Inovasi Pangan

17 September 2026
14

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    393 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM