MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 12 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 12 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

ASEAN CUP 2024: Pastikan Indonesia Kalahkan Vietnam

Pratama by Pratama
Minggu, 15 Desember 2024
in Gaya Hidup
ASEAN CUP 2024: Pastikan Indonesia Kalahkan Vietnam
27
VIEWS

Penulis: Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Jakarta, Media-profesi.com – DIALAH seorang Hungaria. Laslo Polgar namanya. Suatu hari, Laslo menulis surat aneh kepada seorang wanita.

Laslo meminta wanita itu menjadi Isterinya. Dengan syarat, dia harus sepakat dengan Laslo. Bahwa, seorang anak genius, tidak dilahirkan. Tapi karena didikan dan pelatihan. Mereka menikah, dan punya anak.

Tidak ada bakat dan kehebatan bawaan, dalam bidang apa pun. Semua karena pelatihan. Laslo pun, memilih catur  untuk ketiga anak-anaknya.  Hasilnya?

Kita mulai dari anak bungsu, Judit Polgar. Dalam usia lima tahun, dia mengalahkan permainan catur sang ayah.

Tujuh tahun kemudian, di usia ke-12, Judit masuk dalam 100 pecatur terbaik dunia. Lebih “gila” lagi, belum berusia 16 tahun, Judit menjadi “grandmaster” termuda sepanjang sejarah dunia. Peringkat satu dunia, di tangannya.

Sofia Polgar, anak kedua Laslo. Usia 14 menjadi juara Dunia catur. Beberapa tahun kemudian menjadi “grandmaster”. “Workoholic”, tekun berlatih, menganalisis. Itulah Sofia Polgar.

Suatu hari sang Ayah meminta kepada Sofia. “Sofia, tinggalkan catur itu!” Sofia bergumam. “Ayah, catur ini tidak ingin aku kesepian!”

Seusai pertandingan Timnas Indonesia versus Laos (10/12). “Ayah” (Pelatih) Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY), meminta tolong media massa agar dapat membantunya. STY merasa “kesepian” dengan ketiadaan lini tengah, sekaligus “playmaker”.

Serius. Selama lima tahun lebih STY menjadi Pelatih Timnas Indonesia. Baru pertama “coach” asal Korea Selatan ini memohon. Ada hal mendesak yang “membahayakan” pertandingan Indonesia melawan Vietnam, Minggu (15/12).

Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Ketiadaan “playmaker” berstandard cerdas, taktis dan “workoholic”. Sekelas Ivar Jenner, atau Calvin Verdonk, sangat terlihat dalam pertandingan Indonesia melawan Laos.

Setidaknya dua gol Laos, lahir karena kelemahan lini tengah Timnas yang diisi oleh Arkhan Fikri, Rayhan Hannan, dan Dony Tri Pamungkas. Umpan-umpan ke lini depan yang kurang akurat, banyak dimanfaatkan Laos lewat serangan balik cepat.

Penyerang Indonesia, Raffael Struick dan Marselino Ferdinan nampak frustrasi dengan alur distribusi bola yang semrawut. Ditambah lagi dengan kepemimpinan wasit Hiroki Kasahara (Jepang) yang “kurang jeli” terhadap pelanggaran dan gol ke-3 Laos.

Saya teringat gol ke-2 Indonesia ke gawang Timnas Korea Selatan di Piala Asia U-23 lalu (Doha/Qatar) 2024. Distribusi bola Ivar Jenner jauh ke depan, disambut cerdik oleh Raffael Struick dengan berputar ke sisi samping. Mengecoh Lee Kang-hee, dan menjebol gawang Baek Jong-bum.

Saya juga teringat, betapa cekatannya Calvin Verdonk  lewat ‘skill’nya menusuk kotak penalti Arab Saudi. Meski dihadang dan terjatuh. Verdonk masih sempat menyontek bola lamban yang disambut Marselino Ferdinan.

Tendangan Marselino ke gawang Arab Saudi membentur bek, dan sepakan kedua. Bola masuk. Arab Saudi, rangking 59 FIFA, terjungkal menyakitkan oleh kegigihan bek yang juga “playmaker” Calvin Verdonk.

Shin Tae Yong (STY) berharap Ivar Jenner datang di saat kritis, di mana Marselino Ferdinan terkena Kartu Merah. STY meminta tolong media, agar mendorong Klub liga atas Belanda FC Utrecht melepas sang “playmaker”, Ivar Jenner.

Hingga hari ini, tidak ada kabar tentang kedatangan Ivar Jenner. Pertandingan lawan Vietnam di Stadion My Dinh (Hanoi) besok malam. Rasanya, nihil Ivar Jenner akan datang.

Suka atau tidak, mau atau tidak. “Coach” Shin Tae Yong harus mengolah “hidangan” yang tersedia. Pilihan pengganti Marselino tinggal pada Hoki Caraka yang akan diduetkan dengan Raffael Struick.

Shin Tae Yong (STY) pelatih Timnas Indonesia (Foto: Istimewa)

Sementara untuk lapangan tengah, tak tersedia “grandmaster”, sekelas Ivar Jenner, Nathan Tjoa-A-On, atau Calvin Verdonk yang bisa bermutasi dari bek hingga ke tengah.

Arkhan Fikri, Rivaldo Pakpahan, dan Ahmad Maulana di lini tengah, masih jauh dari keyakinan pelatih STY.  Untuk memastikan kemenangan “matchday” ke-3 nya melawan Vietnam. Namun, siapa tahu. STY membuat eksperimen yang manjur.

Namun, eksperimen bukanlah kepastian. Eksperimen, tidaklah eksak. Laslo tidak melakukan eksperimen terhadap Judit Polgar, Sofia Polgar, dan Susan Polgar. Laslo memberi kepastian, ketiganya pasti jadi pemenang.

Publik Indonesia. Seperti halnya Laslo Polgar membina anak-anaknya (anak didik), yaitu kepastian. Kepastian, menang bagi Timnas Indonesia lawan Vietnam.

Kita yakin, “coach” STY adalah pendidik (pelatih) yang baik. Seperti halnya Laslo Polgar mendidik anak-anaknya hingga juara dunia. * (Syam/Pra) – Foto: Istimewa

Post Views107 Views
Tags: AFC ChampionshipFIFAPSSISepakbolaShin Tae Yong (STY)Timnas Indonesia

Related Posts

Extrajoss Resmi Menjadi Sponsor Borneo FC untuk Musim 2026
Gaya Hidup

Extrajoss Resmi Menjadi Sponsor Borneo FC untuk Musim 2026

by Pratama
Senin, 2 Februari 2026
21
INDONESIA VS LEBANON: Zijlstra-Jonathans dan ‘Futebol Arte’
Gaya Hidup

INDONESIA VS LEBANON: Zijlstra-Jonathans dan ‘Futebol Arte’

by Pratama
Senin, 8 September 2025
33

RECOMMENDED

Bisnis Laundry Makin Menjanjikan, Ini Rahasia Agar Cepat Untung dan Mudah Berkembang

Bisnis Laundry Makin Menjanjikan, Ini Rahasia Agar Cepat Untung dan Mudah Berkembang

12 Juni 2026
9
Acer Bikin Geger Computex 2026, Laptop Gaming AI dan Handheld Unik Ini Jadi Sorotan

Acer Bikin Geger Computex 2026, Laptop Gaming AI dan Handheld Unik Ini Jadi Sorotan

12 Juni 2026
13

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    574 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM