MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 1 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 1 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Gula Aren Banten Semakin Diminati Pasar Global Melalui Program Desa Devisa LPEI

Wahyu by Wahyu
Kamis, 26 Desember 2024
in Ekonomi
Gula Aren Banten Semakin Diminati Pasar Global Melalui Program Desa Devisa LPEI
22
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) terus mendorong ekspor gula aren Indonesia yang semakin diminati di pasar global. Hal ini tercermin dari nilai ekspor gula aren Indonesia yang mengalami peningkatan signifikan sebesar 9,79% menjadi USD 58,01 juta, dengan volume ekspor naik 3,38% menjadi 31,41 ribu ton sepanjang Januari hingga Oktober 2024 (YoY).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Economist LPEI menunjukkan tren positif ekspor gula aren, didorong oleh peningkatan ekspor ke negara-negara tujuan utama. Peningkatan ekspor tertinggi selama periode tersebut dicatatkan kepada negara tujuan Jerman yang naik USD 1,28 juta, Belanda yang naik USD 1,22 juta, Inggris yang naik USD 892,12 ribu, Republik Dominika yang naik USD 841,57 ribu, dan Kanada yang naik USD 500,25 ribu.

“Seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kesehatan, ada kecenderungan yang terus bertumbuh untuk memilih alternatif gula rafinasi. Gula aren semakin populer karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan kandungan nutrisi yang lebih tinggi. Pasar gula aren juga didorong oleh tren produk berkelanjutan dan ethically sourced, karena proses produksi yang ramah lingkungan selaras dengan preferensi konsumen yang sadar sosial,” kata Economist LPEI, Donda Sarah.

Tingginya permintaan komoditas gula aren mendorong LPEI untuk terus melakukan kolaborasi strategis guna mendorong potensi komoditas daerah agar mampu menembus pasar global melalui program Desa Devisa. LPEI, bersama Kemenkeu Satu, ExxonMobil Cepu Limited, dan Pemerintah Daerah Pandeglang, meresmikan Desa Devisa Gula Aren yang meliputi 14 desa dengan 252 petani gula aren di Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Para petani ini tergabung dalam Koperasi Anugerah Banten Nusantara dan didampingi oleh Yayasan Rasagama Wita Nusantara. Gula aren yang dihasilkan oleh para petani ini memiliki keunggulan dan karakteristik, seperti indeks glikemik yang rendah dan penggunaan pewarna alami, sehingga aman untuk penderita diabetes.

Hingga kini, Desa Devisa Gula Aren Pandeglang telah mampu memproduksi 36 ton per tahun, dengan produk yang meliputi gula semut, gula cetak, gula cair, serta minuman serbuk yang telah diekspor secara tidak langsung ke Malaysia.

Melalui program Desa Devisa, para petani gula aren mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang komprehensif, termasuk penguatan manajemen kelembagaan, pelatihan teknis ekspor, penyuluhan sertifikasi, perluasan akses pasar ekspor, dan peningkatan kapasitas produksi.

“Kami berharap dengan pendampingan dari LPEI dan ExxonMobil Cepu Limited, para petani dapat meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing, sehingga dapat memperluas akses pasar global dan mendorong ekspor nasional,” kata Kepala Divisi SMEs Advisory Services, Maria Sidabutar.

Hal senada juga disampaikan oleh Dave Seta, VP Public and Government Affairs, ExxonMobil Indonesia, “Program ini adalah salah satu bentuk komitmen ExxonMobil Indonesia untuk mendukung program pemerintah dari sisi pemberdayaan ekonomi. Kolaborasi yang baik antara berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memberi manfaat bagi pengembangan produk gula aren di pasar ekspor”. * (Syam/Wah)

Post Views128 Views
Tags: BanteneksporIndonesia Exim BankLPEIPasar Global

Related Posts

IFRA 2026 Buka 250 Peluang Bisnis, Dorong Wirausaha Indonesia Naik Kelas hingga Pasar Global
Ekonomi

IFRA 2026 Buka 250 Peluang Bisnis, Dorong Wirausaha Indonesia Naik Kelas hingga Pasar Global

by Pratama
Minggu, 30 Agustus 2026
12
Laba Indonesia Eximbank Melejit 81%, Ada Apa di Balik Lonjakan Ini?
Ekonomi

Laba Indonesia Eximbank Melejit 81%, Ada Apa di Balik Lonjakan Ini?

by Syamhudi
Senin, 25 Mei 2026
15

RECOMMENDED

Geisha hingga Rocky Hybrid, Ini Keseruan Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 di Batam

Geisha hingga Rocky Hybrid, Ini Keseruan Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 di Batam

31 Agustus 2026
8
GIIAS Surabaya 2026 Pecahkan Rekor, Pengunjung Tembus 45 Ribu Lebih

GIIAS Surabaya 2026 Pecahkan Rekor, Pengunjung Tembus 45 Ribu Lebih

31 Agustus 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    595 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    396 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    388 shares
    Share 155 Tweet 97
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM