MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Waspada Rem Mobil Bermasalah Habis Terjang Banjir

Wahyu by Wahyu
Senin, 3 Maret 2025
in Ekonomi
Waspada Rem Mobil Bermasalah Habis Terjang Banjir
19
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Menerjang genangan banjir tak dipungkiri kerap jadi pilihan AutoFamily saat mengendarai mobil di jalan. Meski genangan air hanya sebatas separuh ban, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama kondisi pengereman.

Ya ini merupakan salah satu komponen penting pada mobil, dan jangan sampai mengalami penurunan performa, dan dampak lain yang begitu serius adalah bisa memicu kecelakaan.

Brake Check Setelah Melakukan

Saat melalui genangan air yang cukup dalam, ada potensi air memasuki sistem pengereman, apakah itu cakram atau tromol. AutoFamily perlu paham, tindakan yang harus dilakukan saat mobil melintasi genangan air atau banjir.

Pertama adalah jangan langsung tancap gas dengan meningkatkan kecepatan. Karena ada potensi rem mengalami gangguan karena air masuk sistem rem, dan membuatnya tak bekerja optimal.

Sebaiknya jalan perlahan atau berhenti di lokasi yang aman dan melakukan Brake Check. Caranya seperti apa? Jawabannya mudah, yaitu dengan menekan pedal rem berkali-kali sampai gigitannya kembali normal.

“Mengingat komponen rem sangat vital, AutoFamily dapat langsung juga memeriksakan komponen rem ke bengkel Auto2000 terdekat, demi memastikan kinerja rem kembali normal lagi,” ujar Yagimin, Chief Marketing Auto2000, Rabu (26/2/2025). 

Perawatan Rem Mobil, Rem Cakram Wajib Dirawat

Ada 2 jenis rem mobil, yakni rem cakram dan rem teromol. Rem cakram terdiri dari piringan cakram baja terbuka dan unit kampas untuk menjepit cakram sehingga putaran roda berhenti. Pengeremannya menggunakan sistem hidrolis atau dorongan cairan rem. Rem jenis ini umumnya dipakai di roda depan yang menerima beban kerja paling berat.

Kemudian ada rem tromol. Cara kerja rem jenis ini adalah dengan menekan sepatu rem yang tidak berputar terhadap tromol (brake drum) sehingga menghasilkan gesekan dan mengurangi laju mobil yang membuatnya berhenti. Rem jenis ini biasa dipakai di roda belakang mobil penumpang.

Antara keduanya, rem cakram lebih pakem ketimbang rem tromol. Keunggulan rem cakram adalah lebih mudah melepaskan panas sehingga performanya terjaga. Namun, efektif atau tidaknya kerja rem cakram sangat tergantung kepada kondisi kampas rem. Alhasil, kampas rem jadi cepat aus dan berbahaya, karena bila gagal berfungsi bisa bikin rem mobil blong. 

Rem Cakram Tidak Bebas Masalah

Meskipun lebih unggul, rem cakram tidak bebas dari masalah sehingga butuh perhatian dari pemakai mobil. Salah satunya adalah rem cakram macet saat berputar yang dapat disebabkan karena posisi pad/kampas rem yang tidak rata menyentuh piringan/miring.

Masalah ini bisa disebabkan karena kebocoran pada selang cairan rem dari master rem ke kaliper (tempat kampas rem). Untuk mengatasinya, segera ganti selang rem dan seal/karet pada master rem dan kaliper. 

Udara Masuk ke Dalam Saluran Cairan Rem

Sementara udara yang masuk ke dalam sistem pengereman juga sanggup membuat kampas rem kurang menggigit. Cara mengatasinya, pastikan cairan rem penuh, kocok-kocok pedal rem dan tahan, lanjutkan buka penutup (napel) yang ada di kaliper.

Setelah udara keluar, kencangkan kembali penutup di kaliper rem. Ulangi terus langkah di atas sampai angin hilang dan rem kembali normal. Langkah ini terbilang sulit kalau AutoFamily kerjakan sendiri atau tidak punya kemampuan, lebih baik dikerjakan di bengkel Auto2000 terdekat.

Kampas Rem Mulai Habis

Kampas rem sudah mulai habis atau tipis dapat membuat cairan rem berkurang akibat cairan rem terdorong ke bagian kaliper oleh piston yang semakin masuk. Jika tidak ada kebocoran, mungkin masalah ini yang terjadi di mobil AutoFamily.

Langkah awal tentunya dengan mengganti kampas rem orisinal Toyota. Namun jangan langsung mengisi cairan rem yang berkurang setelah menggantinya. Karena setelah kampas rem diganti dengan yang baru, biasanya piston akan terdorong lagi ke dalam kaliper dan minyak rem kembali naik. 

Perawatan Berkala Rem Cakram

Tidak hanya kampas rem, komponen lain rem cakram tetap membutuhkan perawatan berkala sehingga fungsinya dapat optimal. Karena posisinya terbuka, maka debu dan kotoran dengan mudah menempel pada permukaan cakram.

Perawatan berkala dilakukan dengan membersihkan piringan rem. Perhatikan apakah permukaannya rata atau tidak. Jika bergelombang, disarankan untuk segera menggantinya dengan cakram baru supaya rem tetap dapat berfungsi dengan baik.

Cairan rem memiliki batas waktu pemakaian dan seiring waktu akan mengalami penurunan fungsi. Formulanya akan mengalami kerusakan dan titik didihnya turun yang membuat performanya turun. Perlu dilakukan penggantian cairan rem secara berkala dan pastikan volumenya tidak berkurang. * (Syam/Wah)

Post Views157 Views
Tags: auto2000BengkelTips BekendaraToyota

Related Posts

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengintai Mesin, Isuzu Ingatkan 4 Hal Penting Ini
Ekonomi

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengintai Mesin, Isuzu Ingatkan 4 Hal Penting Ini

by Pratama
Rabu, 9 September 2026
15
Tabrakan Beruntun di Tol Makin Sering, 8 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Biang Keroknya
Gaya Hidup

Tabrakan Beruntun di Tol Makin Sering, 8 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Biang Keroknya

by Syamhudi
Senin, 7 September 2026
18

RECOMMENDED

Enam Mode di iCAR V23 Punya Tugas Berbeda, dari Hemat Energi hingga Taklukkan Medan

Enam Mode di iCAR V23 Punya Tugas Berbeda, dari Hemat Energi hingga Taklukkan Medan

15 September 2026
13
Ganti Menteri Keuangan di Tengah IHSG Re-Rating 18%, Mirae Asset Ingatkan Investor Makin Selektif

Ganti Menteri Keuangan di Tengah IHSG Re-Rating 18%, Mirae Asset Ingatkan Investor Makin Selektif

15 September 2026
19

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM