MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 3 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 3 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Waspada Rem Mobil Bermasalah Habis Terjang Banjir

Wahyu by Wahyu
Senin, 3 Maret 2025
in Ekonomi
Waspada Rem Mobil Bermasalah Habis Terjang Banjir
19
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Menerjang genangan banjir tak dipungkiri kerap jadi pilihan AutoFamily saat mengendarai mobil di jalan. Meski genangan air hanya sebatas separuh ban, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama kondisi pengereman.

Ya ini merupakan salah satu komponen penting pada mobil, dan jangan sampai mengalami penurunan performa, dan dampak lain yang begitu serius adalah bisa memicu kecelakaan.

Brake Check Setelah Melakukan

Saat melalui genangan air yang cukup dalam, ada potensi air memasuki sistem pengereman, apakah itu cakram atau tromol. AutoFamily perlu paham, tindakan yang harus dilakukan saat mobil melintasi genangan air atau banjir.

Pertama adalah jangan langsung tancap gas dengan meningkatkan kecepatan. Karena ada potensi rem mengalami gangguan karena air masuk sistem rem, dan membuatnya tak bekerja optimal.

Sebaiknya jalan perlahan atau berhenti di lokasi yang aman dan melakukan Brake Check. Caranya seperti apa? Jawabannya mudah, yaitu dengan menekan pedal rem berkali-kali sampai gigitannya kembali normal.

“Mengingat komponen rem sangat vital, AutoFamily dapat langsung juga memeriksakan komponen rem ke bengkel Auto2000 terdekat, demi memastikan kinerja rem kembali normal lagi,” ujar Yagimin, Chief Marketing Auto2000, Rabu (26/2/2025). 

Perawatan Rem Mobil, Rem Cakram Wajib Dirawat

Ada 2 jenis rem mobil, yakni rem cakram dan rem teromol. Rem cakram terdiri dari piringan cakram baja terbuka dan unit kampas untuk menjepit cakram sehingga putaran roda berhenti. Pengeremannya menggunakan sistem hidrolis atau dorongan cairan rem. Rem jenis ini umumnya dipakai di roda depan yang menerima beban kerja paling berat.

Kemudian ada rem tromol. Cara kerja rem jenis ini adalah dengan menekan sepatu rem yang tidak berputar terhadap tromol (brake drum) sehingga menghasilkan gesekan dan mengurangi laju mobil yang membuatnya berhenti. Rem jenis ini biasa dipakai di roda belakang mobil penumpang.

Antara keduanya, rem cakram lebih pakem ketimbang rem tromol. Keunggulan rem cakram adalah lebih mudah melepaskan panas sehingga performanya terjaga. Namun, efektif atau tidaknya kerja rem cakram sangat tergantung kepada kondisi kampas rem. Alhasil, kampas rem jadi cepat aus dan berbahaya, karena bila gagal berfungsi bisa bikin rem mobil blong. 

Rem Cakram Tidak Bebas Masalah

Meskipun lebih unggul, rem cakram tidak bebas dari masalah sehingga butuh perhatian dari pemakai mobil. Salah satunya adalah rem cakram macet saat berputar yang dapat disebabkan karena posisi pad/kampas rem yang tidak rata menyentuh piringan/miring.

Masalah ini bisa disebabkan karena kebocoran pada selang cairan rem dari master rem ke kaliper (tempat kampas rem). Untuk mengatasinya, segera ganti selang rem dan seal/karet pada master rem dan kaliper. 

Udara Masuk ke Dalam Saluran Cairan Rem

Sementara udara yang masuk ke dalam sistem pengereman juga sanggup membuat kampas rem kurang menggigit. Cara mengatasinya, pastikan cairan rem penuh, kocok-kocok pedal rem dan tahan, lanjutkan buka penutup (napel) yang ada di kaliper.

Setelah udara keluar, kencangkan kembali penutup di kaliper rem. Ulangi terus langkah di atas sampai angin hilang dan rem kembali normal. Langkah ini terbilang sulit kalau AutoFamily kerjakan sendiri atau tidak punya kemampuan, lebih baik dikerjakan di bengkel Auto2000 terdekat.

Kampas Rem Mulai Habis

Kampas rem sudah mulai habis atau tipis dapat membuat cairan rem berkurang akibat cairan rem terdorong ke bagian kaliper oleh piston yang semakin masuk. Jika tidak ada kebocoran, mungkin masalah ini yang terjadi di mobil AutoFamily.

Langkah awal tentunya dengan mengganti kampas rem orisinal Toyota. Namun jangan langsung mengisi cairan rem yang berkurang setelah menggantinya. Karena setelah kampas rem diganti dengan yang baru, biasanya piston akan terdorong lagi ke dalam kaliper dan minyak rem kembali naik. 

Perawatan Berkala Rem Cakram

Tidak hanya kampas rem, komponen lain rem cakram tetap membutuhkan perawatan berkala sehingga fungsinya dapat optimal. Karena posisinya terbuka, maka debu dan kotoran dengan mudah menempel pada permukaan cakram.

Perawatan berkala dilakukan dengan membersihkan piringan rem. Perhatikan apakah permukaannya rata atau tidak. Jika bergelombang, disarankan untuk segera menggantinya dengan cakram baru supaya rem tetap dapat berfungsi dengan baik.

Cairan rem memiliki batas waktu pemakaian dan seiring waktu akan mengalami penurunan fungsi. Formulanya akan mengalami kerusakan dan titik didihnya turun yang membuat performanya turun. Perlu dilakukan penggantian cairan rem secara berkala dan pastikan volumenya tidak berkurang. * (Syam/Wah)

Post Views112 Views
Tags: auto2000BengkelTips BekendaraToyota

Related Posts

Banyak yang Salah Paham! Fakta Penting New Veloz Hybrid yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli
Ekonomi

Banyak yang Salah Paham! Fakta Penting New Veloz Hybrid yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli

by Wahyu
Minggu, 31 Mei 2026
9
Rahasia Mobil Tetap Irit Ternyata Bisa Ketahuan dari Uji Emisi, Mitos atau Fakta?
Ekonomi

Rahasia Mobil Tetap Irit Ternyata Bisa Ketahuan dari Uji Emisi, Mitos atau Fakta?

by Syamhudi
Minggu, 24 Mei 2026
13

RECOMMENDED

Bikin Gamer Melongo! Acer Pamer Monitor Gaming Masa Depan, Ada Layar 3D Tanpa Kacamata dan Refresh Rate 540 Hz

Bikin Gamer Melongo! Acer Pamer Monitor Gaming Masa Depan, Ada Layar 3D Tanpa Kacamata dan Refresh Rate 540 Hz

2 Juni 2026
11
ICX Surabaya 2026 Ditutup Meriah, Lahirkan Talenta Baru yang Siap Harumkan Kopi Indonesia di Kancah Internasional

ICX Surabaya 2026 Ditutup Meriah, Lahirkan Talenta Baru yang Siap Harumkan Kopi Indonesia di Kancah Internasional

2 Juni 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    571 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM