Karya: Lisas
Jakarta, Mediaprofesi.id – Tetes demi tetes air mata di tengah malam yang hening telah membasahi wajahku.
Tetesan air mata itu hadir, bukan karena diriku yang cengeng. Melainkan aku teringat akan sosok jiwa pahlawan dalam hidupku, yaitu ibu dan ayahku.
Ibu yang tidak pernah lelah mendidik dan menjaga rasa jiwa yang tumbuh dalam diriku.
Ayah yang penuh pengorbanan tanpa mengenal lelah mendorong semangat untuk menggapai cita-cita yang kudambakan.
Kini, kedua sosok pahlawan hidupku itu telah lama meninggalkan kami anak anaknya untuk menghadap Robnya Sang Pencipta Alam dan Mahluknya.
Jasa pengorbanan dan perjuangan mereka dalam mendidik dengan penuh kasih sayang yang tulus, tidak akan terbayarkan oleh anak-anaknya sebesar apapun, kecuali untaian doa yang dipanjatkan.
Di keheningan malam itu diatas hamparan sajadah dan basahnya air wudhu, Kupanjatkan untaian doa untuk kedua sosok pahlawan hidupku.
Aku berharap ibu dan ayah yang kini menuju alam kelanggengan ada dalam ampunan, ridho dan rahmat Allah. Aamiin. * (Syam/Wah)



