MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Populix Ungkap Generasi Milenial & Laki-Laki Cenderung Lebih Gercep Perihal Kuliner Kekinian

Wahyu by Wahyu
Minggu, 17 Agustus 2025
in Gaya Hidup
Populix Ungkap Generasi Milenial & Laki-Laki Cenderung Lebih Gercep Perihal Kuliner Kekinian
27
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Populix, perusahaan riset asal Indonesia, mengungkap bahwa generasi milenial & laki-laki cenderung lebih reaktif untuk mencoba tren baru makanan dan minuman kekinian.

Tak hanya itu, Populix juga mengungkap tujuh faktor utama yang menarik anak muda untuk mencoba makanan atau minuman baru.

Hal ini diungkap dalam laporan “Millennials & Gen Z Report: Exploring the Hip F&B Phenomenon”, yang mengupas preferensi, persepsi, dan kebiasaan generasi milenial dan Z, sebagai target industri kuliner kekinian.

Penelitian dilakukan melalui sebuah survei kepada 1.100 generasi milenial dan Z di seluruh Indonesia pada Februari 2025. Dengan jumlah responden laki-laki dan perempuan, juga komposisi status lajang dan menikah yang seimbang. Mayoritas responden adalah pekerja dengan status ekonomi menengah ke atas, dan tinggal di Pulau Jawa.

Indah Tanip, VP of Research Populix, mengungkapkan, “Kerap kali dinilai lebih cuek, ternyata menurut penelitian terbaru Populix kaum laki-laki cenderung lebih gercep dalam urusan mencoba tren kuliner kekinian. Sebanyak 14% responden laki-laki mengaku akan mencoba setiap kali ada tren baru, dan 29% mengaku akan mengeksplorasi rasa baru setidaknya sebulan sekali. Berbeda dengan perempuan yang cenderung lebih FOMO (fear of missing out/takut ketinggalan) karena dipengaruhi oleh tren media sosial.”

FOMO adalah singkatan dari fear of missing out atau takut ketinggalan, yaitu perasaan khawatir atau cemas ketika merasa tertinggal dari pengalaman, tren, atau informasi yang sedang terjadi di sekitarnya, khususnya yang banyak dibicarakan atau terlihat di media sosial. Perilaku ini terlihat pada sekitar 30% responden perempuan yang mengaku mencoba kuliner baru saat tertarik dengan tren di media sosial.

Indah kemudian menjelaskan bahwa apabila dilihat dari sisi generasi, milenial cenderung lebih tertarik mencoba makanan dan minuman kekinian baru. Berbeda dengan gen Z yang ternyata lebih kalem dalam menyikapinya, bahkan cenderung akan mengeksplorasi tren baru sekali saja dalam kurun waktu beberapa bulan.

Harga Tetap jadi Faktor Kunci

Penelitian Populix juga mempelajari faktor-faktor utama yang mendorong muda-mudi ini untuk mencoba kuliner baru. Mayoritas responden yang didominasi oleh milenial mengaku harga terjangkau menjadi faktor pertama yang menarik mereka.

Sedangkan generasi Z cenderung lebih tertarik pada kemasan atau tampilan makanan yang menarik. Dua faktor lainnya adalah bahan dan rasa yang unik (28%) juga viral di media sosial (27%). Tak lupa ketersediaan di aplikasi pesan antar yang turut jadi pertimbangan 10% responden.

“Meskipun rekomendasi influencer maupun food blogger cukup berpengaruh, generasi muda jauh lebih memercayai rekomendasi orang terdekat, seperti teman atau keluarga mereka. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun dorongan eksternal menyumbang pengaruh, pada akhirnya pengalaman pelanggan yang menjadi faktor utama langgengnya sebuah usaha kuliner. Harapannya temuan-temuan di atas dapat mendukung pengembangan usaha-usaha kuliner di Indonesia.,” akhir Indah Tanip. * (Syam/Wah)

Post Views138 Views
Tags: Makanan kekinianMilenialPopulixSurvei

Related Posts

Survei Akamai: Microsegmentasi Respon Insiden Lebih Cepat dan Premi Asuransi yang Lebih Rendah
Teknologi

Survei Akamai: Microsegmentasi Respon Insiden Lebih Cepat dan Premi Asuransi yang Lebih Rendah

by Wahyu
Sabtu, 11 Oktober 2025
11
Survei Cloudera: 96% Perusahaan Telah Mengintegrasikan AI ke dalam Proses Bisnis Utama
Teknologi

Survei Cloudera: 96% Perusahaan Telah Mengintegrasikan AI ke dalam Proses Bisnis Utama

by Wahyu
Senin, 29 September 2025
20

RECOMMENDED

Pendatang Baru iCAR Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di IIMS 2026

Pendatang Baru iCAR Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di IIMS 2026

18 Februari 2026
6
United Tractors Resmikan Safety Center dan Donasikan Komponen Alat Berat Kepada SMKN 3 Tenggarong

United Tractors Resmikan Safety Center dan Donasikan Komponen Alat Berat Kepada SMKN 3 Tenggarong

18 Februari 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM