MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 30 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 30 Juli 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Menuju ADEXCO 2025, BNPB Siap Perkuat Sistem Nasional Dan Kontribusi Global Penanggulangan Bencana

Wahyu by Wahyu
Rabu, 3 September 2025
in Nasional
Menuju ADEXCO 2025, BNPB Siap Perkuat Sistem Nasional Dan Kontribusi Global Penanggulangan Bencana
12
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan ADEXCO siap menyelenggarakan Pameran serta Konferensi Manajemen Bencana dan Perlindungan Sipil tingkat Asia atau Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2025 pada gelaran Indonesia Energy and Engineering (IEE) Series 2025 dengan tema besar “Sustainability For Industrial Transformation”, yang akan dilaksanakan pada 10 hingga 13 September 2025.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati menyampaikan “Pameran ini menjadi sangat penting karena memberikan contoh-contoh atau produk-produk yang menjadi signature Indonesia dalam hal pemanfaatan teknologi dan industrialisasi,” jelasnya saat mengikuti pre-event IEE Series 2025 yang dilaksanakan pada Rabu (27/8), di kawasan Senayan, Jakarta.

“Dalam kerangka Sendai, Indonesia memiliki mandatori bahwa setiap wilayah di Indonesia harus mampu melakukan upaya pencegahan dan mitigasi. Dengan adanya ADEXCO kita bisa melihat peluang dalam memperkuat sistem nasional dan kontribusi global terhadap dunia dalam hal penanggulangan bencana,” sambungnya.

ADEXCO 2025 akan menyelenggarakan rangkaian konferensi yang terdiri dari lima sesi bersama enam co-host, yaitu Kementerian Keuangan RI, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Asian Disaster Preparedness Centre (ADPC), Local Governments for Sustainability (ICLEI), Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI), dan Asosiasi Sistem dan Teknologi Tanpa Awak (ASTTA), sebagai wujud nyata kerja sama multi-helix untuk memperkuat resiliensi berkelanjutan.

Pendanaan masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penanggulangan bencana. Untuk menjawab hal tersebut, inovasi pembiayaan seperti Pooling Fund Bencana (PFB) dan asuransi risiko bencana telah dikembangkan guna mendukung pemerintah pusat maupun daerah dalam menghadapi bencana.

Konferensi sesi pertama pada 10 September 2025 akan mengangkat judul “Seminar Inovasi Pendanaan Bencana: Pemanfaatan Pooling Fund Bencana dan Dana Perubahan Iklim untuk Meningkatkan Resiliensi Lokal dan Nasional”, dengan fokus pada sosialisasi skema dana bersama dan transfer risiko kepada kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta kelompok masyarakat.

Selanjutnya, pada 11 September 2025, ADPC akan memfasilitasi sesi bertema “Regional Dialogue on Operationalizing Sustainable Resilience in Asia and the Pacific: Governance, Finance, and Local Leadership”. Sesi ini menekankan pentingnya pendekatan pembiayaan berbasis risiko yang inklusif dan berakar pada kebutuhan lokal. Selain itu, sesi ini juga menyoroti peran kepemimpinan lokal dalam membangun strategi ketahanan yang relevan secara budaya dan berkelanjutan, serta memperkenalkan inovasi teknologi praktis yang mendukung sistem peringatan dini dan pengambilan keputusan di tingkat lokal.

Pada 12 September 2025, konferensi akan berlanjut dengan dua sesi utama. Sesi pertama, bekerja sama dengan ICLEI, mengangkat tema “Inklusi Sosial dalam Ketahanan Iklim dan Bencana: Dari Kebijakan ke Aksi Nyata”. Fokusnya adalah meningkatkan pengetahuan dan motivasi para pemangku kepentingan dalam melaksanakan praktik terbaik ketahanan iklim, memperkuat aksi nyata, serta memperluas pemahaman mengenai pemanfaatan inovasi teknologi melalui contoh implementasi.

Masih di tanggal yang sama, sesi kedua akan diselenggarakan bersama MPBI dengan tema “Ancaman dari Tepi Pantai: Mencari Strategi Nasional untuk Resiliensi Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil”. Sesi ini membahas kerentanan masyarakat pesisir dan pulau kecil yang semakin meningkat akibat perubahan iklim dan risiko bencana. Melalui forum ini, didorong terbentuknya kerangka strategi nasional yang kolaboratif, inklusif, dan berbasis bukti untuk memperkuat resiliensi kawasan pesisir dan pulau kecil di Indonesia.

Sesi terakhir akan dilaksanakan oleh ASTTA dengan tajuk “Sinergi Teknologi dan Kemanusiaan: Akselerasi Respon Bencana melalui Ekosistem Sistem Tanpa Awak Terintegrasi untuk Infrastruktur Tangguh dan Ketahanan Nasional”. Berbentuk seminar dan talkshow, sesi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan mengenai peran sistem tanpa awak, menampilkan inovasi dan aplikasi nyata, membangun jejaring lintas sektor, serta menghasilkan rekomendasi strategis untuk integrasi sistem tanpa awak dalam kebijakan nasional maupun regional.

Melalui rangkaian kegiatan di ADEXCO 2025 ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif tentang pentingnya investasi pada sains, inovasi, dan teknologi sebagai dasar mewujudkan resiliensi berkelanjutan. Dengan capaian-capaian nyata melalui inovasi pendanaan, kolaborasi multi-pihak, serta pemanfaatan teknologi, Indonesia dan kawasan Asia diharapkan semakin siap menavigasi ketidakpastian serta menghadapi ancaman bencana di masa depan. * (Syam/Wah)

Post Views141 Views
Tags: ADEXCO 2025BNPBPameran Kebencanaan

Related Posts

Teknologi Penyelamatan Masa Depan Hadir di Jakarta, EDRR Expo 2026 Siap Jadi Pusat Inovasi Mitigasi Bencana
Nasional

Teknologi Penyelamatan Masa Depan Hadir di Jakarta, EDRR Expo 2026 Siap Jadi Pusat Inovasi Mitigasi Bencana

by Wahyu
Jumat, 10 Juli 2026
43
UT dan BNPB Cetak Kader Siaga Bencana, Desa Binaan Disiapkan Hadapi Ancaman Sejak Dini
Sosialita

UT dan BNPB Cetak Kader Siaga Bencana, Desa Binaan Disiapkan Hadapi Ancaman Sejak Dini

by Pratama
Minggu, 5 Juli 2026
40

RECOMMENDED

MG Bikin Kejutan di GIIAS 2026, SUV Hybrid Canggih Ini Dibanderol Mulai Rp299 Jutaan

MG Bikin Kejutan di GIIAS 2026, SUV Hybrid Canggih Ini Dibanderol Mulai Rp299 Jutaan

30 Juli 2026
5
Masuk Booth Daihatsu di GIIAS 2026, Pengunjung Disuguhi Mobil Langka dan Banyak Kejutan

Masuk Booth Daihatsu di GIIAS 2026, Pengunjung Disuguhi Mobil Langka dan Banyak Kejutan

30 Juli 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    584 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    385 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    377 shares
    Share 151 Tweet 94
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    346 shares
    Share 138 Tweet 87
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM