Jakarta, Mediaprofesi.id – Selama delapan bulan menghabiskan waktu di atas motor Yamaha XMAX yang menjadi andalannya, akhirnya ekspedisi bermotor lintas benua yang dilakukan Om Daeng resmi dituntaskan.
Petualang asal Makassar itu berhasil mencapai Mekkah setelah menempuh perjalanan sejauh lebih dari 27.000 kilometer, melewati 12 negara.
Ekspedisi bertajuk “Motoran Indonesia to Mekkah” ini menjadi salah satu perjalanan solo rider terjauh yang pernah ditempuh petualang Indonesia. Bagi komunitas motor, perjalanan Om Daeng bukan hanya soal endurance, tetapi juga pembuktian bahwa touring ekstrem dapat membuka jalan bagi persaudaraan lintas negara.
“Perjalanan ini bukan hanya soal jarak, tapi pelajaran tentang keberanian, ketulusan, dan persaudaraan di banyak negara,” kata Om Daeng dalam konferensi pers yang digelar PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. di Restoran Bandar Djakarta, PIK 2, Jakarta Utara (14/11/2025).
Ia tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 08.30 WIB, disambut keluarga, komunitas motor, serta perwakilan Lupromax yang menjadi partner resmi ekspedisi tersebut.

China Jadi Rute Favorit: Gurun, Salju, Jalan Panjang, dan Makanan Enak
Dari semua negara yang dilalui, China menjadi bagian perjalanan paling lengkap sekaligus paling menantang. “China itu lengkap banget. Gurun ada, salju ada, makanannya enak, jalurnya panjang sekali. Semua ada di situ,” ujar Om Daeng.
Selain kondisi alam yang ekstrim, ia juga merasakan keramahan penduduk setempat yang berkali-kali membantunya selama perjalanan.
“Banyak yang memberi minum dan menyapa karena melihat tulisan Indonesia to Mekkah di jaket saya,” katanya.

Disambut Iring-iringan di Malaysia, Dapat Dukungan dari Kazakhstan
Di Malaysia, Om Daeng mendapat sambutan luar biasa dari komunitas motor. Bahkan, ban motor XMAX miliknya diganti secara cuma-cuma oleh para rider lokal sebagai bentuk dukungan.
“Di Malaysia kami dijamu betul-betul. Sampai ban diganti oleh mereka. Itu luar biasa,” ungkapnya.
Keramahan serupa juga ia temui di Kazakhstan. “Mereka sangat ramah. Ada yang memberi uang, ada yang memberi minum. Mereka menghargai perjalanan kami,” tutur Om Daeng.
Medan Paling Berbahaya: Afghanistan
Meski rute Asia Tengah menawarkan panorama indah, Afghanistan menjadi negara dengan tantangan paling berat. “Medannya sulit dan situasinya tidak mudah,” kata Om Daeng.
Namun, tekad kuat untuk mencapai Tanah Suci membuatnya terus melaju.

Momen Paling Mengharukan: Miqat Thaif dengan Ihram Tanpa Helm
Salah satu momen paling emosional terjadi saat Om Daeng mengambil miqat di Thaif.
“Bayangkan, 70 kilometer memakai ihram tanpa helm atau perlindungan lain. Itu momen paling spiritual dan berkesan,” ucapnya.
Baginya, titik ini menjadi jawaban dari seluruh rasa lelah yang terkumpul sepanjang perjalanan.

Mulai Tanpa Sponsor, XMAX Biasa Jadi Motor Ekspedisi Andal
Perjalanan bersejarah ini awalnya dilakukan tanpa sponsor. Om Daeng mengaku memilih Yamaha XMAX karena itu satu-satunya motor yang ia miliki.
“Saya pakai XMAX karena memang itu motor saya. Setelah perjalanan viral di media sosial, barulah sponsor datang, termasuk Lupromax,” jelasnya.
Dukungan Lupromax memastikan performa mesin tetap prima saat melewati gurun panas, salju, maupun banjir.
Lupromax: Produk Anak Bangsa di Perjalanan Lintas Benua
PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. menyebut ekspedisi Om Daeng sebagai bukti ketangguhan produk nasional.
“Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan besar ini. Ini menunjukkan pelumas anak bangsa sanggup bekerja di kondisi ekstrem,” kata Kartiko Soemargono, Direktur Utama PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.
Selain mendukung ekspedisi ini, Lupromax juga aktif mendukung tim drag race, sprint offroad, hingga motocross.

Ekspedisi Lanjutan: Dari Mekkah Menuju London
Tidak berhenti di Mekkah, Om Daeng sudah merencanakan perjalanan lanjutan. Dalam empat hingga lima bulan ke depan, ia berencana menggas motor dari Arab Saudi menuju London, melintasi berbagai negara di Eropa.
“Insya Allah, perjalanan ini belum selesai. Dari Mekkah, saya akan lanjutkan ke Eropa sampai London,” katanya.
Pesan untuk Rider: Fisik, Mental, dan Persiapan adalah Kunci
Bagi komunitas motor yang ingin touring jarak jauh, Om Daeng memberi pesan penting. “Siapkan semuanya. Fisik, mental, logistik, perlengkapan. Jangan berangkat tanpa persiapan matang. Kita nggak tahu apa yang akan dihadapi di jalan,” tegasnya. * (Syam)





