MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mirae Asset Menilai Momentum 2026 Membuka Peluang bagi Komoditas, Konsumsi, dan Telekomunikasi

Syamhudi by Syamhudi
Kamis, 4 Desember 2025
in Ekonomi
Mirae Asset Menilai Momentum 2026 Membuka Peluang bagi Komoditas, Konsumsi, dan Telekomunikasi
10
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyampaikan bahwa, di tengah ketidakpastian global, perekonomian Indonesia diperkirakan tetap berada pada posisi yang relatif kuat memasuki 2026. Kekuatan tersebut ditopang oleh stabilitas makro, penguatan konsumsi domestik, serta prospek komoditas yang masih konstruktif. 

Rully Arya Wisnubroto, Chief Economist & Head of Research Mirae Asset, menjelaskan bahwa sinergi yang semakin kuat antara kebijakan fiskal dan moneter, potensi penguatan rupiah, serta dorongan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fondasi utama bagi sentimen pasar dan pertumbuhan ekonomi nasional tahun depan.  

“Sektor komoditas khususnya emas, batu bara, dan nikel diproyeksikan tetap memainkan peran strategis dalam menopang kinerja eksternal Indonesia dan memberikan peluang investasi bagi pelaku pasar,” ujar Rully pada Media Day, Kamis (4/12) di Jakarta. 

Berdasarkan proyeksi Mirae Asset, ekonomi nasional diperkirakan tumbuh 5,3% pada 2026 dan 5,4% pada 2027, dengan inflasi stabil di kisaran 2,5%. Nilai tukar rupiah juga diproyeksikan menguat menuju Rp16.500 per dolar AS pada akhir 2026, seiring melemahnya indeks DXY dan membaiknya koordinasi kebijakan fiskal moneter.  

Rully menambahkan bahwa kondisi global pada 2026 akan ditandai oleh perlambatan ekonomi Tiongkok, meningkatnya proteksionisme Amerika Serikat, serta berlanjutnya siklus pemangkasan suku bunga di negara maju. Meski demikian, Indonesia dinilai tetap resilien karena ekspor komoditas utama termasuk emas, batu bara, dan ferroalloys masih menunjukkan ketahanan permintaan.  

Farras Farhan, Senior Research Analyst Mirae Asset, memaparkan bahwa 2026 akan menjadi tahun dengan divergensi yang sangat jelas antara komoditas utama.

Farras menjelaskan bahwa emas diperkirakan tetap menjadi aset unggulan, dengan harga yang berpotensi bertahan di atas USD4.000 per ons, ditopang ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, permintaan bank sentral global yang terus meningkat, serta pemulihan arus masuk ETF. 

“Emas menjadi aset yang paling defensif dan atraktif tahun depan, sementara batu bara tetap solid dari sisi arus kas dan nikel menghadapi proses penyesuaian pasar yang panjang,” jelas Farras. 

ANTM dan BRMS diproyeksikan mendapat manfaat dari harga emas yang tetap tinggi. Untuk batu bara, ADRO dan ADMR dinilai solid berkat arus kas kuat dan penguatan hilirisasi, termasuk proyek aluminium hijau ADMR. Sementara itu, NCKL dipandang menarik di segmen nikel melalui integrasi rantai pasok, dan AADI dinilai prospektif sebagai emiten berorientasi dividen. 

Selain komoditas, Mirae Asset juga melihat prospek positif pada sektor konsumsi, telekomunikasi, dan infrastruktur digital. Perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkirakan meningkatkan permintaan protein dan produk Fast-Moving Consumer Goods FMCG, sementara tren penurunan suku bunga membuka peluang re-rating pada sektor menara telekomunikasi dan jaringan fiber. * (Syam)

Post Views208 Views
Tags: InvestorMirae AssetOJKPasar ModalPasar SahamSekuritasThe Fed

Related Posts

Rupiah Melemah dan Dana Asing Kabur, Ada Apa dengan Pasar RI?
Ekonomi

Rupiah Melemah dan Dana Asing Kabur, Ada Apa dengan Pasar RI?

by Syamhudi
Jumat, 29 Mei 2026
11
Mirae Asset: Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar, Investor Diminta Lebih Cermat Atur Strategi
Ekonomi

Mirae Asset: Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar, Investor Diminta Lebih Cermat Atur Strategi

by Syamhudi
Rabu, 20 Mei 2026
9

RECOMMENDED

Dari Potensi Menjadi Profesional, DCVI Luluskan Generasi Baru Teknisi Kendaraan Niaga

Dari Potensi Menjadi Profesional, DCVI Luluskan Generasi Baru Teknisi Kendaraan Niaga

2 Juni 2026
9
Audi S3 Verve Edition Resmi Hadir, Sedan 333 HP dengan Warna yang Sulit Diabaikan

Audi S3 Verve Edition Resmi Hadir, Sedan 333 HP dengan Warna yang Sulit Diabaikan

2 Juni 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    571 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM