MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Lonjakan Risiko Politik Memicu Penyesuaian Harga Imbal Hasil dan Peningkatan Permintaan Aset Safe Haven

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 13 Januari 2026
in Ekonomi
Lonjakan Risiko Politik Memicu Penyesuaian Harga Imbal Hasil dan Peningkatan Permintaan Aset Safe Haven
19
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Risiko politik dan geopolitik AS meningkat tajam setelah Washington memberlakukan tarif 25% secara langsung terhadap negara-negara yang berdagang dengan Iran.

“Langkah ini mendorong Teheran mengancam akan melakukan pembalasan terhadap pangkalan militer, kapal, dan personel AS di kawasan tersebut, sementara efek rambatannya juga berpotensi memperdalam ketegangan AS–China mengingat peran China sebagai salah satu mitra dagang utama Iran,” ujar Jessica Tasijawa, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia dalam keterangan resminya kepada redaksi Mediaprofesi.id hari ini (13/1) di jakarta.

Di dalam negeri AS, sentimen risiko semakin memburuk setelah jaksa federal membuka penyelidikan pidana terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, yang secara luas dipandang bermuatan politik di tengah kemarahan Presiden Trump atas penolakan The Fed untuk memangkas suku bunga—menimbulkan pertanyaan serius mengenai independensi bank sentral.

Pasar mulai merepricing ketidakpastian ini, tercermin dari lonjakan imbal hasil UST 10Y ke 4,2%—tertinggi sejak Agustus 2025—meskipun FFR masih rendah di 3,75%. Ini mencerminkan kenaikan term premium dan erosi kredibilitas kebijakan moneter, dengan baseline kami tetap mengarah pada pemangkasan suku bunga berikutnya pada April 2026.

Menurut Jessica, permintaan aset safe haven melonjak, mendorong harga emas mencetak rekor baru di USD 4.600 per troy ounce, seiring investor melakukan lindung nilai terhadap eskalasi geopolitik, risiko institusional, dan volatilitas yang berkepanjangan.

Eskalasi risiko geopolitik semakin tercermin pada pasar valas global, dengan pelemahan mata uang yang meluas, termasuk Rupiah yang terdepresiasi 0,8% MTD ke IDR16.833 kemarin.

Sejalan dengan kenaikan UST 10Y, imbal hasil SUN tenor 10 tahun Indonesia naik ke 6,18%, melanjutkan tren kenaikan bertahap sejak awal tahun, dengan spread terhadap UST tetap di atas 200 bps. Namun, CDS 5 tahun Indonesia tetap rendah di kisaran 70-an, menandakan kepercayaan investor terhadap fundamental domestik yang terus membaik, meskipun investor beralih ke tenor yang lebih pendek di tengah ketidakpastian global yang tinggi.

Pergeseran ini terlihat dari arus modal, dengan net inflow di pasar saham sebesar IDR1,8 triliun dan SRBI sebesar IDR1,0 triliun, yang sebagian diimbangi oleh outflow IDR1,4 triliun dari SBN.

Preferensi kuat terhadap aset berdurasi pendek juga tercermin dari tingginya permintaan pada lelang SRBI Jumat lalu, dengan incoming bids melonjak ke IDR60 triliun, mendorong tingkat SRBI turun ke 4,72% setelah BI hanya menerbitkan IDR8 triliun.

“Secara keseluruhan, kami tetap merekomendasikan instrumen tenor pendek hingga menengah di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tingginya outstanding SRBI, yang diperkirakan akan terus menopang permintaan dan membatasi volatilitas jangka pendek,” tutup Jessica. * (Syam)

Post Views226 Views
Tags: Amerika SerikatInvestorMirae AssetPasar ModalPasar SahamSafe HavenSekuritasThe Fed

Related Posts

Usai Rebound, Apa yang Akan Menentukan Nasib IHSG di Semester II-2026?
Ekonomi

Usai Rebound, Apa yang Akan Menentukan Nasib IHSG di Semester II-2026?

by Syamhudi
Rabu, 22 Juli 2026
13
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Tapi Mirae Asset Ingatkan Ancaman yang Tak Boleh Diabaikan
Ekonomi

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Tapi Mirae Asset Ingatkan Ancaman yang Tak Boleh Diabaikan

by Pratama
Rabu, 15 Juli 2026
30

RECOMMENDED

Tak Perlu ke Kota Besar, Warga Gowa dan Luwu Timur Kini Bisa Nikmati Layanan Resmi Honda

Tak Perlu ke Kota Besar, Warga Gowa dan Luwu Timur Kini Bisa Nikmati Layanan Resmi Honda

25 Juli 2026
6
Mau ke GIIAS 2026? Simak Akses, Lokasi Parkir, hingga Shuttle Bus Gratis

Mau ke GIIAS 2026? Simak Akses, Lokasi Parkir, hingga Shuttle Bus Gratis

25 Juli 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    582 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    383 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    376 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    344 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM