MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Cloudera Mengungkapkan Fase Berikutnya dari Kemampuan AI Inferencing dan Akses Data Terpadu

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 10 Februari 2026
in Teknologi
Cloudera Mengungkapkan Fase Berikutnya dari Kemampuan AI Inferencing dan Akses Data Terpadu
11
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Cloudera, satu-satunya perusahaan yang menjalankan AI di mana pun data berada, hari ini mengumumkan ekspansi Cloudera AI Inference dan Cloudera Data Warehouse dengan Trino ke lingkungan on-premise.

Langkah ini memungkinkan pelanggan memanfaatkan kapabilitas AI dan analitik tingkat lanjut langsung dari dalam pusat data mereka. Cloudera juga mengumumkan peningkatan kemampuan AI dan analitik pada Cloudera Data Visualization, yang menyederhanakan alur kerja AI di lingkungan cloud, edge dan pusat data.

Seiring banyak perusahaan beralih dari fase eksperimen AI ke fase produksi, percakapan pun bergeser; isunya bukan lagi sekadar di mana data disimpan, namun bagaimana AI dapat mengakses data itu secara aman, andal, dan terkelola, terlepas di mana pun data tersebut berada. Menurut laporan terbaru Cloudera yang berjudul The State of Enterprise AI and Data Architecture, hampir separuh  perusahaan menyimpan data mereka di data warehouse.

Dengan memastikan aplikasi AI dapat mengakses data tersebut secara aman, organisasi dapat menggali insight yang bernilai tanpa harus memindahkan data sensitif ke luar dari lingkungan yang terlindungi. Pendekatan ini membantu untuk meminimalkan risiko keamanan, mengurangi risiko pelanggaran regulasi, dan menyederhanakan operasional.

Dengan Cloudera AI Inference menggunakan teknologi NVIDIA, dan kini tersedia di lingkungan on-premise, organisasi dapat menerapkan dan menskalakan berbagai model AI—termasuk model terbuka NVIDIA Nemotron terbaru—mulai dari LLM, deteksi penipuan, computer vision, suara, dan use case lainnya—langsung di dalam pusat data mereka sendiri. Diakselerasi oleh NVIDIA AI stack, GPU NVIDIA Blackwell, NVIDIA Dynamo-Triton Inference Server, serta NVIDIA NIM microservices untuk penyajian model berkinerja tinggi dan skalabel, Cloudera AI Inference memungkinkan penerapan AI yang aman dan terkelola dalam skala enterprise.

Pendekatan ini menghasilkan efisiensi biaya yang lebih tinggi dan perhitungan ekonomi yang jelas sejak awal, dengan menghindari biaya cloud yang fluktuatif. Sehingga organisasi memegang kendali penuh atas latensi, kepatuhan pada regulasi, dan privasi data, sekaligus memastikan bahwa ketika AI masuk ke fase produksi yang stabil, biaya jangka panjang tetap lebih rendah dan jauh lebih mudah dikelola.

Cloudera Data Warehouse dengan Trino, yang kini tersedia di dalam lingkungan pusat data, memungkinkan keamanan, tata kelola, dan observability yang terpusat di seluruh lanskap data sekaligus mempercepat akses ke insight yang ingin digali. Dengan analitik dan visualisasi berbasis AI yang terintegrasi, perusahaan dapat mengubah data yang kompleks menjadi outcome yang bisa ditindaklanjuti tanpa mengorbankan aspek keamanan, kepatuhan, maupun kendali operasional.

Peningkatan pada Cloudera Data Visualization memberikan kemampuan kepada organisasi untuk mendapatkan insight yang lebih kaya serta menyederhanakan alur kerja berbasis AI di pusat data dan lingkungan lainnya. Peningkatan ini meliputi:

  • AI annotation: Secara instan menghasilkan ringkasan dan insight kontekstual untuk grafik dan visual, tanpa penulisan manual, sehingga meningkatkan kejelasan di seluruh aset data Anda.
  • Fitur AI yang lebih tangguh: Fitur yang kini lebih andal dalam menangani gangguan sementara, sekaligus menyediakan analitik penggunaan yang mendetail untuk memudahkan pemantauan dan optimasi.
  • Pencatatan query AI dan traceability: Tiap query AI mencatat ID pesan, waktu, dan pertanyaan untuk keperluan traceability (ketertelusuran), sehingga meningkatkan transparansi dan mempermudah penyelesaian masalah.
  • Manajemen admin yang disederhanakan: Penetapan peran admin menjadi lebih mudah melalui parameter konfigurasi terbaru, untuk menyederhanakan pengaturan berbasis SSO dengan menghilangkan hard-coded credentials dan mempromosikan user secara manual.

“Peningkatan ini memberikan tingkat kontrol dan fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya bagi pelanggan kami,” kata Leo Brunnick, Chief Product Officer Cloudera.

Ditambahkan Leo Brunnick, dengan Cloudera AI Inference, Cloudera Data Warehouse dengan Trino, dan Cloudera Data Visualization yang semuanya bisa diakses langsung di pusat data, organisasi dapat menerapkan AI dan analitik secara aman tepat di lokasi data paling penting mereka. Ini memungkinkan perusahaan mendorong inovasi dan menggali insight tanpa mengorbankan keamanan data, kepatuhan, maupun efisiensi operasional.

“Dengan AI Inference dan analitik dapat dijalankan di lingkungan on-premise, kami melihat perusahaan di Indonesia kini punya ruang gerak yang jauh lebih luas. Mereka bisa mengontrol latensi, menjaga data tetap berada di lingkungan yang aman dan sejalan dengan Undang-undang PDP, peraturan dan panduan tata kelola AI dari OJK, dan yang lebih penting, perusahaan dapat menghitung biaya jangka panjang secara lebih realistis,” kata Sherlie Karnidta, Country Manager Cloudera Indonesia.

Menurut Sherlie, AI kini bukan lagi sekadar proyek eksperimen, tetapi sudah menjadi bagian nyata dari operasional bisnis.

“Value sesungguhnya dari data enterprise terwujud saat AI bisa dijalankan secara aman dan fleksibel, tepat di tempat data itu berada,” kata Pat Lee, Vice President, Strategic Enterprise Partnerships, NVIDIA.

Pat Lee, menyatakan, melalui kolaborasi kami dengan Cloudera, pelanggan dapat menerapkan dan menskalakan AI inference menggunakan GPU NVIDIA Blackwell, Dynamo-Triton, dan microservices NIM, memberikan kontrol yang lebih baik, perhitungan ekonomi yang lebih pasti, dan efisiensi operasional pusat data.

Kunjungi  website Cloudera untuk mengetahui lebih lanjut tentang  Cloudera AI Inference, Cloudera Data Warehouse with Trino, dan Cloudera Data Visualization.

Jangan lewatkan Cloudera di DeveloperWeek, pada 18-20 Februari 2026, yang akan tersedia sesi mengenai engineering arsitektur cloud-native open lakehouse dengan Apache Iceberg. Daftar di sini * (Syam)

Post Views104 Views
Tags: Cloudera Agentic AICloudera AI InferenceCloudera Data WarehouseGPU NVIDIA BlackwellNVIDIANVIDIA AI stack

Related Posts

Temuan Terbaru Cloudera, Sekitar 80% Perusahaan Menyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data
Teknologi

Temuan Terbaru Cloudera, Sekitar 80% Perusahaan Menyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

by Syamhudi
Rabu, 22 April 2026
9
Cisco Secure AI Factory with NVIDIA Membuat AI Lebih Mudah Diterapkan dan Diamankan
Teknologi

Cisco Secure AI Factory with NVIDIA Membuat AI Lebih Mudah Diterapkan dan Diamankan

by Pratama
Selasa, 31 Maret 2026
8

RECOMMENDED

Kia EV9 GT Raih Peringkat Pertama Uji Komparatif Auto Bild Jerman

Kia EV9 GT Raih Peringkat Pertama Uji Komparatif Auto Bild Jerman

23 April 2026
4
50 Tahun Volkswagen Golf GTI Melesat Tanpa Henti

50 Tahun Volkswagen Golf GTI Melesat Tanpa Henti

23 April 2026
12

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM