Jakarta, Mediaprofesi.id – Akamai (NASDAQ: AKAM) hari ini mengumumkan kemampuan baru berbasis AI untuk Akamai Guardicore Segmentation yang dirancang untuk mengubah cara organisasi merancang dan menerapkan kebijakan keamanan.
Solusi ini memanfaatkan AI untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami perilaku aplikasi, lalu secara otomatis menghasilkan kebijakan yang akurat dan siap diterapkan.
Dengan solusi ini, berbagai organisasi kini dapat mempercepat upaya segmentasi secara signifikan, menerapkan kontrol yang lebih ketat dengan percaya diri, serta tetap tangguh menghadapi berbagai ancaman berbasis AI yang terus berkembang.
Lingkungan bisnis modern tidak lagi statis. Beban kerja berkembang dengan cepat, dan penyerang memanfaatkan pergerakan lateral lebih cepat daripada kemampuan tim keamanan dalam merespons. Berbeda dengan tools mikrosegmentasi lama yang membuat pelanggan harus menebak-nebak dan ragu dalam menegakkan kontrol keamanan, fitur-fitur baru Akamai Guardicore Segmentation menghadirkan penemuan berkelanjutan, intelijen yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, penerapan berbasis bukti, serta jaminan berkelanjutan. Hal ini memungkinkan berbagai organisasi mengurangi permukaan serangan secara aman dan mempertahankan pengurangan risiko yang terukur dalam skala besar.

Peningkatan terbaru meliputi:
- Penemuan berkelanjutan: Memungkinkan pemahaman secara real time, visibilitas yang lebih cepat, dan fondasi yang lebih kuat untuk Zero Trust.
- AI yang memahami aplikasi: Secara otomatis menemukan perilaku aplikasi, menghasilkan serta menjelaskan kebijakan segmentasi dalam skala besar, mensimulasikan dampaknya, dan memvalidasi kesiapan sebelum penerapan dilakukan—sehingga mengurangi upaya manual dan risiko operasional.
- Penerapan berbasis bukti: Mengurangi permukaan serangan secara signifikan serta meningkatkan kemampuan untuk memperluas penerapan Zero Trust tanpa menambah jumlah personel.
- Pengendalian risiko berkelanjutan: Analisis mendalam menghubungkan deteksi berbasis paparan dengan penerapan segmentasi, sehingga organisasi dapat mengurangi jangkauan dampak dengan memasukkan wawasan yang dihasilkan AI langsung ke dalam tindakan kebijakan.
- Alur kerja yang didelegasikan kepada pemilik aplikasi: Melibatkan pemilik aplikasi secara langsung melalui Portal Pemilik Aplikasi untuk mempercepat proses persetujuan, mengurangi hambatan operasional, serta mengoperasionalkan Zero Trust dalam skala enterprise.

“Kami menganalisis lebih dari 500 proyek segmentasi untuk mengidentifikasi berbagai hambatan umum serta faktor-faktor yang mendorong kesuksesan di bidang teknologi, proses, dan perilaku manusia,” kata Ofer Wolf, Senior Vice President sekaligus General Manager Enterprise Security di Akamai.
Ofer Wolf menyatakan, wawasan tersebut menjadi panduan dalam pengembangan peningkatan Akamai Guardicore Segmentation ini, yang menerapkan segmentasi berbasis AI di seluruh siklus pengendalian risiko—mulai dari penemuan berkelanjutan dan intelijen cerdas, hingga penjaminan runtime, analisis paparan, dan respons cepat.
Akamai Guardicore Segmentation dirancang khusus untuk berbagai organisasi yang menjalankan TI hibrida, cloud, Kubernetes, dan beban kerja AI, yang perlu mengurangi risiko pergerakan lateral, ransomware, dan dampaknya, sekaligus memenuhi persyaratan audit, kepatuhan, dan kedaulatan data yang makin ketat. * (Syam/Pra)





