MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Akamai Amankan Infrastruktur Vital dengan Agentless Zero Trust Segmentation yang Didukung NVIDIA

Wahyu by Wahyu
Sabtu, 28 Februari 2026
in Teknologi
Akamai Amankan Infrastruktur Vital dengan Agentless Zero Trust Segmentation yang Didukung NVIDIA
10
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Akamai (NASDAQ: AKAM) mengumumkan solusi baru yang didukung oleh NVIDIA untuk melindungi sistem paling vital dari serangan siber yang semakin canggih.

Melalui penggabungan software Akamai Guardicore Segmentation dan NVIDIA BlueField Data Processing Units (DPU) , kedua perusahaan ini menghadirkan solusi yang mampu mendukung seluruh ekosistem teknologi operasional (operational technology – OT) dan sistem kontrol industri (industrial control system – ICS), termasuk peralatan industri yang tidak bisa diwakili oleh agen AI atau  “un-agentable”, mulai dari mesin-mesin berat hingga sistem-sistem kontrol yang menopang infrastruktur modern.

Perusahaan-perusahaan dapat mengimplementasikan pendekatan keamanan “agentless” yang terisolasi melalui hardware ini agar bisa menyesuaikan diri dengan persyaratan regulasi terbaru yang sangat ketat serta menurunkan profil risiko mereka dalam pengajuan asuransi siber.

Melindungi infrastruktur penting selalu menjadi tantangan. Sebagian besar perangkat keamanan siber mengharuskan instalasi agent — komponen software — secara langsung pada komputer. Namun, karena ancaman siber kini semakin menyasar lingkungan-lingkungan yang sangat vital, perusahaan-perusahaan membutuhkan cara yang lebih baik untuk melindungi aset-aset penting, termasuk pengontrol khusus yang digunakan pada instalasi pengolahan air, jaringan listrik, dan pabrik.

Banyak dari sistem-sistem tersebut sudah terlalu tua atau terlalu sensitif untuk menjalankan software tambahan tanpa menimbulkan risiko gangguan sistem atau penurunan performa operasional. Akibatnya, perusahaan-perusahaan seringkali terpaksa membiarkan infrastruktur penting dalam keadaan terpapar dan rentan.

Dengan mengalihkan proses keamanan yang dapat dikonfigurasi pengguna dari sistem host ke NVIDIA BlueField DPU, solusi terpadu ini memungkinkan penerapan Zero Trust segmentation tanpa memerlukan software agent pada sistem yang sensitif atau lawas. Solusi ini menyediakan visibilitas mendalam secara out‑of‑band atau independen terhadap berbagai sistem, jaringan, dan aplikasi, tanpa menimbulkan gangguan operasional.

Kebijakan-kebijakan keamanan dapat ditegakkan secara real time dan mampu membentuk batas perlindungan yang kuat bagi sistem-sistem operasional yang vital. Hasilnya adalah pemahaman operasional yang lebih andal dan peningkatan ketahanan siber secara menyeluruh.

Selain fungsi segmentasi, solusi ini juga mampu mendeteksi anomali pada koneksi jaringan serta indikator penyusupan. Dengan pendekatan tanpa agen ini, perusahaan dapat menyaring ancaman dan mengisolasi sistem yang disusupi pada tingkat hardware, sehingga mampu mengurangi serta menghambat penyebaran ancaman bahkan ketika komputer utama fasilitas berhasil dibobol. Karena NVIDIA BlueField berfungsi sebagai pelindung independen berbentuk “bump-in-the-wire”, pengguna dapat mengamankan peralatan industri yang sensitif dengan dampak minimal terhadap performa sistem maupun waktu operasional mesin.

“Apa pun yang Anda jalankan, instalasi pengolahan air atau kluster komputasi berperforma tinggi (HPC), prioritas Anda adalah memastikan sistem tetap berjalan pada performa maksimal. Anda tidak bisa membiarkan software keamanan menurunkan performa,” kata Ofer Wolf, Senior Vice President, Enterprise Security di Akamai.

Di masa lalu, sambung Ofer Wolf, lingkungan seperti ini sangat sulit diamankan karena mesin yang ada tidak dapat menangani beban tambahan dari alat keamanan konvensional tanpa menimbulkan risiko gangguan pada sistem atau memperlambat perhitungan vital. Akamai dan NVIDIA mengubah hal tersebut. Dengan mengalihkan fungsi segmentasi dan observabilitas ke DPU, kami memberi kemampuan kepada berbagai organisasi untuk menghentikan serangan secara langsung sekaligus memaksimalkan kemampuan CPU untuk menangani beban komputasi berat yang menjadi fungsi utamanya.

“AI secara mendasar tengah mengubah dunia bisnis, dan ketika otomatisasi berkembang dalam skala besar, perlindungan terhadap data dan sumber daya perusahaan menjadi sangat penting – tetapi keamanan tidak boleh mengorbankan uptime maupun ketahanan sistem,” ujar Kevin Deierling, Senior Vice President, Networking di NVIDIA.

“Melalui integrasi kemampuan segmentasi Akamai secara langsung ke NVIDIA BlueField, berbagai organisasi dapat menerapkan Zero Trust pada lapisan infrastruktur, sehingga operasional paling sensitif dapat terlindungi tanpa mengorbankan stabilitas sistem maupun performa produksi,” tambahnya.

Kolaborasi antara Akamai dan NVIDIA ini hadiri di saat yang tepat. Asesmen terbaru dari pemerintah federal AS menyoroti sektor energi dan transportasi sebagai target utama pihak-pihak yang berniat menimbulkan disrupsi secara luas pada saat ini.

Solusi kolaboratif ini diproyeksikan akan tersedia secara global pada kuartal kedua 2026. Kunjungi Akamai blog dan NVIDIA blog untuk informasi selengkapnya tentang Akamai Guardicore Segmentation dan integrasi NVIDIA BlueField. * (Syam/Wah)

Post Views175 Views
Tags: AkamaiAkamai Guardicore SegmentationKeamanan SiberNVIDIA BlueField Data Processing Units (DPU)

Related Posts

AI Factory Makin Canggih, Tapi Rentan Diserang? Akamai dan NVIDIA Siapkan Benteng Baru
Teknologi

AI Factory Makin Canggih, Tapi Rentan Diserang? Akamai dan NVIDIA Siapkan Benteng Baru

by Wahyu
Jumat, 26 Juni 2026
13
Akamai Tembus Pendapatan Rp16 Triliun di Asia Pasifik, Kini Bersiap Membawa AI Lebih Dekat ke Pengguna
Teknologi

Akamai Tembus Pendapatan Rp16 Triliun di Asia Pasifik, Kini Bersiap Membawa AI Lebih Dekat ke Pengguna

by Pratama
Kamis, 11 Juni 2026
19

RECOMMENDED

Literasi Keuangan Masih Rendah di Sejumlah Kelompok, Ini Langkah Nyata Asuransi Astra

Literasi Keuangan Masih Rendah di Sejumlah Kelompok, Ini Langkah Nyata Asuransi Astra

26 Juni 2026
6
Banyak yang Belum Tahu, Faktor Ini Bisa Menentukan Kredit Motor Anda Disetujui atau Ditolak

Banyak yang Belum Tahu, Faktor Ini Bisa Menentukan Kredit Motor Anda Disetujui atau Ditolak

26 Juni 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM