MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mirae Asset Sekuritas Peringatkan IHSG Masuk Fase Distribusi di Tengah Meningkatnya Risiko Stagflasi

Wahyu by Wahyu
Senin, 6 April 2026
in Ekonomi
Mirae Asset Sekuritas Peringatkan IHSG Masuk Fase Distribusi di Tengah Meningkatnya Risiko Stagflasi
15
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperingatkan bahwa pasar saham domestik mulai memasuki fase distribusi di tengah meningkatnya risiko stagflasi, meskipun bursa global menunjukkan rebound yang kuat.

Pelemahan IHSG yang disertai arus keluar dana asing dinilai mencerminkan tekanan domestik yang semakin dominan di tengah ketidakpastian global.

IHSG tercatat melemah 0,6% ke level 7.048 dengan foreign net sell sekitar Rp1,2 triliun, terutama pada saham perbankan besar seperti BBRI dan BBNI serta saham komoditas seperti BRMS dan BUMI. Kondisi ini berlawanan dengan penguatan indeks global seperti Dow Jones dan S&P 500, menunjukkan divergensi yang semakin lebar.

Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak mentah Brent ke kisaran USD118 per barel menjadi salah satu faktor utama tekanan pasar. Di sisi lain, keputusan pemerintah mempertahankan harga BBM subsidi dinilai penting untuk menjaga inflasi dan daya beli, namun berpotensi menekan ruang fiskal.

“Bias sell-on-strength masih relevan pada saham perbankan besar dan sektor siklikal, sementara peluang relatif lebih menarik pada saham defensif dengan fundamental kuat dan eksposur domestik,” ujar Rully Arya Wisnubroto, Rabu (01/04) pekan lalu.

Ia menambahkan, pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih akan dipengaruhi dinamika arus dana asing dan sentimen global. “Fase distribusi saat ini mengindikasikan IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan lanjutan hingga ke kisaran 7.005, dengan level support kritikal yang perlu dicermati berada di area 6.892,” ujarnya.

Sementara itu, Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Jessica Tasijawa, menyebut pemerintah tengah menyiapkan paket kebijakan untuk meredam volatilitas global, termasuk efisiensi fiskal, pengaturan WFH, dan penyesuaian kebijakan energi. Kebijakan ini diperkirakan tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas fiskal dan daya beli masyarakat.

“Kombinasi penghematan anggaran, optimalisasi belanja, dan perbaikan administrasi pajak berpotensi menjaga defisit tetap terkendali bahkan dalam skenario harga minyak tinggi,” kata Jessica Tasijawa.

Mirae Asset memproyeksikan inflasi Maret 2026 sebesar 3,8% YoY, menurun dari bulan sebelumnya, meski risiko kenaikan tetap ada akibat faktor musiman dan tekanan energi. Kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi dinilai turut membantu menjaga inflasi dan daya beli masyarakat dalam jangka pendek.

“Probabilitas Indonesia memasuki fase stagflasi saat ini berada di kisaran 5–10% dan masih relatif rendah, didorong tekanan inflasi yang bersifat musiman serta dukungan kebijakan fiskal, termasuk kebijakan penahanan harga BBM. Namun, risiko dapat meningkat jika tensi geopolitik berlanjut dan mendorong harga energi lebih tinggi,” ujar Jessica Tasijawa.

Di pasar keuangan, yield SBN 10 tahun relatif stabil di kisaran 6,86% dan nilai tukar rupiah di sekitar Rp16.995 per dolar AS, meskipun tekanan eksternal masih tinggi. Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa ruang penurunan suku bunga domestik semakin terbatas.

Eskalasi konflik global yang mengganggu pasokan energi, termasuk di Selat Hormuz, dinilai berpotensi menjadi guncangan besar bagi ekonomi global dan meningkatkan volatilitas pasar. Indonesia pun dinilai rentan mengingat ketergantungan pada mitra dagang utama yang juga terdampak.

Sejalan dengan itu, Mirae Asset merevisi proyeksi makro ke arah lebih defensif, dengan pertumbuhan ekonomi diperkirakan di kisaran 5% dalam dua tahun ke depan, disertai nilai tukar yang masih relatif lemah dan suku bunga yang cenderung bertahan tinggi.

Rully menambahkan bahwa koordinasi kebijakan yang belum sepenuhnya sinkron turut meningkatkan sensitivitas pasar. “Dalam kondisi saat ini, persepsi pasar terhadap konsistensi kebijakan menjadi sangat krusial karena dapat mempengaruhi volatilitas dalam jangka pendek,” tutupnya. * (Syam/Wah)

Post Views38 Views
Tags: fase distribusiharga minyak mentah BrentIHSGInvestorMirae AssetPasar SahamSekuritas

Related Posts

Mirae Asset Sekuritas Soroti Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif sebagai Peluang
Ekonomi

Mirae Asset Sekuritas Soroti Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif sebagai Peluang

by Wahyu
Selasa, 14 April 2026
10
Mirae Asset Soroti Rebound IHSG, Apakah Tren Bearish Mulai Berbalik?
Ekonomi

Mirae Asset Soroti Rebound IHSG, Apakah Tren Bearish Mulai Berbalik?

by Pratama
Senin, 13 April 2026
9

RECOMMENDED

Jelang International Business Summit 2026, LEPAS Perkuat Ekspansi Global melalui “Elegance Moves the World”

Jelang International Business Summit 2026, LEPAS Perkuat Ekspansi Global melalui “Elegance Moves the World”

16 April 2026
6
Asuransi Astra Raih Most Trusted Financial Brands Awards 2026

Asuransi Astra Raih Most Trusted Financial Brands Awards 2026

16 April 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM