Jakarta, Mediaprofesi.id – Menutup partisipasinya di GIICOMVEC 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran pada 8–11 April 2026, Foton menegaskan keberhasilannya dalam memanfaatkan ajang ini sebagai momentum strategis dalam memperkuat portofolio.
Pada saat yang sama, Foton juga memperjelas arah pengembangan kendaraan komersial berbasis listrik di Indonesia.
Selama empat hari gelaran, Foton menghadirkan rangkaian inovasi kendaraan komersial yang dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional bisnis yang semakin dinamis. Kehadiran ini tidak hanya menjadi ajang unjuk produk, tetapi juga mempertegas posisi Foton sebagai penyedia solusi mobilitas yang adaptif terhadap transformasi industri.
Salah satu capaian utama dalam partisipasi adalah peluncuran resmi eTUNLAND. Model ini menandai langkah penting Foton dalam menghadirkan kendaraan double cabin listrik di segmen kendaraan komersial. eTUNLAND dirancang untuk memberikan fleksibilitas penggunaan di berbagai sektor, dengan dukungan sistem penggerak 4×4 yang memungkinkan performa optimal di beragam kondisi operasional.
Selain itu, Foton juga memperkenalkan eVIEW CONNECT kepada pasar Indonesia. Model ini hadir sebagai solusi kendaraan listrik berbasis van untuk kebutuhan distribusi perkotaan. Kehadirannya memperluas pilihan kendaraan komersial listrik, khususnya untuk mendukung aktivitas logistik di area urban dengan karakter operasional yang dinamis.
COO Foton Indonesia, Edi Napis, menyampaikan bahwa partisipasi di GIICOMVEC 2026 menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi bisnis Foton di Indonesia.
“Melalui ajang ini, kami tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga menunjukkan kesiapan Foton dalam mendukung kebutuhan operasional bisnis secara menyeluruh. Peluncuran eTUNLAND dan pengenalan eVIEW CONNECT menjadi bagian dari upaya kami dalam menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Edi juga menambahkan bahwa Foton melihat tren elektrifikasi sebagai peluang strategis yang akan terus berkembang di sektor kendaraan komersial. Menurutnya, perubahan ini tidak hanya didorong oleh regulasi, tetapi juga kebutuhan pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional.
“Kami percaya bahwa kendaraan listrik akan memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasional bisnis. Namun, keberhasilannya sangat ditentukan oleh kesiapan ekosistem. Karena itu, Foton terus memperkuat layanan purna jual dan dukungan teknis, agar pelanggan dapat bertransisi dengan lebih optimal,” tambahnya. * (Syam/Wah)





