MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

MSCI Pangkas 19 Saham RI, Tapi Tekanan Terburuk Dinilai Sudah Lewat

Pratama by Pratama
Rabu, 13 Mei 2026
in Ekonomi
MSCI Pangkas 19 Saham RI, Tapi Tekanan Terburuk Dinilai Sudah Lewat
31
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Kabar dari MSCI kembali jadi sorotan pasar. Dalam hasil rebalancing Mei 2026, MSCI resmi mengeluarkan enam emiten dari indeks MSCI Standard Cap.

Dari enam saham tersebut, hanya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang dipindahkan ke kategori Small Cap. Sementara lima saham lainnya—PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)—sepenuhnya keluar dari indeks.

Tak hanya itu, MSCI juga mencoret 13 saham Indonesia dari kategori Small Cap, sehingga total ada 19 saham domestik yang tereliminasi dalam rebalancing kali ini. Kondisi ini disebut mencerminkan dampak pembekuan rebalancing sejak Januari lalu yang berkaitan dengan isu transparansi kepemilikan saham.

Meski terlihat cukup besar, hasil ini sebenarnya sudah sesuai ekspektasi pasar. Risiko Indonesia turun kelas ke kategori frontier market kini dinilai mulai mereda. Rebalancing kali ini lebih didominasi pengurangan bobot dan penghapusan saham tanpa adanya tambahan emiten baru.

Bobot Indonesia di indeks MSCI Emerging Markets diperkirakan turun menjadi sekitar 0,5% dari sebelumnya 0,7%. Penurunan ini diperkirakan memicu arus keluar dana gabungan passive dan active funds sekitar USD1,7 miliar dari enam saham yang terdepak. Jika ditambah penurunan bobot saham konstituen lainnya, total outflow diperkirakan mencapai USD2,8 miliar.

“Yang terburuk sebagian besar sudah terlewati. Risiko reclassification kini praktis hilang, sehingga pasar tinggal menghadapi efek downweight yang sifatnya residual,” ujar Rully Arya Wisnubroto, Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dalam keterangan resminya kepada redaksi Mediaprofesi.id hari ini, Rabu (13/5) di Jakarta.

Menurut Rully, tekanan pasar masih mungkin terjadi menjelang implementasi rebalancing pada 29 Mei 2026. Namun, sentimen investor diperkirakan akan mulai pulih secara bertahap setelah fase penyesuaian selesai. * (Syam/Pra)

Post Views212 Views
Tags: EmitenIHSGindeks MSCI Standard CapInvestorMirae AssetMSCIPasar SahamrebalancingSekuritas

Related Posts

Utang AS Tembus US$40,2 Triliun, Investor Global Mulai Geser Dana ke Obligasi Indonesia
Ekonomi

Utang AS Tembus US$40,2 Triliun, Investor Global Mulai Geser Dana ke Obligasi Indonesia

by Pratama
Senin, 5 Oktober 2026
12
Samuel Kripto Masuk ICEx, Perebutan Kepercayaan Investor Aset Digital Makin Sengit
Ekonomi

Samuel Kripto Masuk ICEx, Perebutan Kepercayaan Investor Aset Digital Makin Sengit

by Wahyu
Rabu, 30 September 2026
49

RECOMMENDED

Dua Ikon Global Beradu Gengsi! Mercedes-Benz dan adidas Lahirkan Samba OG Edisi Terbatas

Dua Ikon Global Beradu Gengsi! Mercedes-Benz dan adidas Lahirkan Samba OG Edisi Terbatas

9 Oktober 2026
5
Audi Panaskan Persaingan SUV Premium, Q5 Terbaru Adu Kemewahan dan Performa di Jakarta

Audi Panaskan Persaingan SUV Premium, Q5 Terbaru Adu Kemewahan dan Performa di Jakarta

9 Oktober 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM