Jakarta, Mediaprofesi.id – Pasar mobil listrik Indonesia makin ramai, tapi iCAR datang dengan pendekatan yang berbeda. Bukan sekadar menawarkan kendaraan listrik modern, iCAR V23 hadir membawa karakter yang kuat—boxy, stylish, tangguh, sekaligus terasa dekat dengan gaya hidup urban masa kini.
Resmi diluncurkan di Orion’s Belt Bowling, PIK 2, iCAR Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi iCAR V23 untuk pasar Tanah Air. Kehadiran SUV listrik ini langsung mencuri perhatian sejak pertama kali diperkenalkan di IIMS 2026, terutama lewat desainnya yang ikonik dan aura adventure yang begitu kuat.
Di tengah tren kendaraan listrik yang terus melesat, iCAR melihat Indonesia sebagai pasar dengan potensi besar. Di China sendiri, penetrasi kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) sudah melampaui 50% pada 2025. Fenomena serupa mulai terasa di Indonesia, di mana masyarakat kini semakin terbuka terhadap kendaraan listrik yang bukan hanya efisien, tetapi juga punya karakter dan identitas.

Lewat filosofi “Born to Play”, iCAR V23 tampil sebagai SUV listrik bergaya boxy yang memadukan nuansa off-road klasik dengan teknologi EV modern. Posisi duduk khas SUV, visibilitas luas, hingga desain tegas membuat mobil ini terasa berbeda dari kebanyakan mobil listrik lain di jalanan.
Bukan cuma soal tampilan, iCAR V23 juga dirancang untuk kondisi jalan Indonesia. Ground clearance setinggi 210 mm membuatnya siap menghadapi berbagai medan, bahkan kemampuan water wading hingga 600 mm memberi rasa percaya diri ekstra saat melintasi jalan tergenang. Pada varian tertentu, tersedia pula sistem i-WD dengan intelligent drive mode yang membantu kendaraan beradaptasi di berbagai kondisi jalan.
Menariknya lagi, iCAR tetap mempertahankan physical button untuk beberapa fungsi penting. Hal sederhana yang justru membuat pengalaman berkendara terasa lebih natural dan intuitif, terutama bagi pengguna yang belum sepenuhnya nyaman dengan kontrol serba layar sentuh.
Satu hal yang membuat iCAR V23 terasa unik adalah sisi personalisasinya. Mobil ini memiliki lebih dari 20 modular plug-and-play interface yang memungkinkan pemilik menambahkan berbagai aksesori sesuai gaya masing-masing. Mulai dari body kit, upgrade audio, hingga berbagai detail modifikasi lain, semuanya dibuat agar pengguna bisa mengekspresikan karakter pribadi lewat kendaraan mereka.
“Sejak pertama kali diperkenalkan di IIMS 2026, respons masyarakat sangat positif. Banyak konsumen bahkan sudah melakukan pre-booking sebelum harga resmi diumumkan,” ujar Zeng Shuo, President Director Chery Group Indonesia.

Hal senada juga disampaikan Soni Riharto, Senior Journalist Otodriver sekaligus pecinta mobil klasik dan off-road. Menurutnya, iCAR V23 menawarkan pengalaman berkendara yang modern, namun tetap familiar dan nyaman seperti mobil konvensional berbasis mesin bensin.
Untuk pasar Indonesia, iCAR V23 dibanderol mulai Rp 389,9 juta. Harga tersebut menjadi pintu masuk bagi konsumen yang ingin memiliki SUV listrik dengan desain berbeda, teknologi modern, sekaligus ruang personalisasi yang luas.
Tak hanya fokus pada produk, iCAR juga menyiapkan layanan purna jual yang cukup serius. Konsumen akan mendapatkan garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, garansi kendaraan 6 tahun atau 150.000 km, servis berkala dan suku cadang gratis selama 5 tahun atau 75.000 km, hingga membership Roadside Assistance gratis selama 3 tahun.
Dengan kombinasi desain ikonik, teknologi EV modern, kemampuan jelajah yang praktis, dan sentuhan personalisasi yang kuat, iCAR V23 tampaknya bukan sekadar mobil listrik biasa. Ia hadir sebagai simbol gaya hidup baru bagi mereka yang ingin tampil beda di jalanan. * (Syam)





