Jakarta, Mediaprofesi.id – Honda Racing Indonesia (HRI) membuka musim balap 2026 dengan semangat baru. Tak hanya menghadirkan tampilan tim yang lebih segar, HRI juga memperkenalkan generasi pembalap baru serta program pembinaan talenta yang menjadi fondasi masa depan motorsport Honda di Indonesia.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Honda Culture at Vault Automotive Museum. Bagi Honda, dunia balap bukan sekadar soal mengejar kemenangan. Lintasan balap menjadi laboratorium nyata untuk menguji teknologi, mengasah performa, sekaligus membentuk karakter melalui berbagai tantangan dan tekanan kompetisi.
“Di dunia balap, yang diuji bukan hanya kecepatan, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan bergerak maju tanpa kehilangan identitas. Honda mungkin pernah menghadapi masa sulit, tetapi kami tidak pernah berhenti dan selalu kembali,” ujar Yulian Karfili, Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor.
Komitmen itu tercermin dari perjalanan panjang HRI sejak hadir di Indonesia pada 2002. Hingga kini, tim tersebut telah mengoleksi 24 gelar juara nasional ISSOM. Pada musim 2025, HRI juga mencatat prestasi gemilang di Mandalika Festival of Speed (MFoS) dengan memborong sejumlah gelar juara nasional dan konstruktor.
Memasuki musim 2026, HRI meluncurkan HRI Team Management, sebuah platform pembinaan yang dirancang untuk mencetak pembalap masa depan secara lebih terstruktur. Program ini membuka jalur karier mulai dari racing simulator, gokart, hingga touring car di ajang MFoS. Talenta terbaik bahkan berpeluang melangkah ke kompetisi internasional seperti Mandalika 6 Hours dan Sepang 1000 KM.
Nama pertama yang diperkenalkan dalam program ini adalah Rachel Cia. Sosok yang dikenal sebagai female drifter sekaligus juara Women’s Drift Challenge 2023 tersebut kini siap menjalani tantangan baru di balap touring menggunakan Honda City Hatchback RS pada kelas ITCR 1.500.
Menariknya, Rachel bukan hanya aktif di dunia motorsport. Ia juga dikenal sebagai artis dan penyanyi yang diharapkan mampu menjangkau lebih banyak anak muda serta mendorong semakin banyak perempuan untuk terlibat dalam dunia balap.
Sementara itu, tim utama HRI tetap diperkuat para juara. Alvin Bahar kembali turun di kelas ITCR Seeded A dengan Honda Civic Type R FL5. Musim ini menjadi musim ke-24 Alvin bersama HRI, dengan koleksi 13 gelar juara nasional sepanjang kariernya.
Putranya, Avila Bahar, kembali berlaga di kelas ITCR 1.200 Seeded A menggunakan Honda Brio RS. Pembalap muda yang memulai karier melalui Honda Brio Speed Challenge pada usia 14 tahun itu kini telah mengantongi lima gelar juara nasional.
Di kelas yang sama, Andri Abirezky naik ke kategori Master bersama Honda Brio RS. Setelah langsung merebut gelar juara nasional pada musim debutnya bersama HRI, Andri kini siap melanjutkan tren positifnya di musim baru.
Tak hanya susunan pembalap yang berubah, HRI juga memperkenalkan livery baru bernuansa hitam dan merah dengan karakter lebih agresif. Tampilan tersebut menjadi simbol semangat baru tim untuk terus berkembang dan melaju lebih jauh di tengah persaingan yang semakin ketat.
Menariknya, seluruh mobil yang digunakan HRI tetap berbasis model yang juga digunakan konsumen sehari-hari. Filosofi ini menjadi bukti bahwa teknologi dan DNA performa yang ditempa di lintasan balap turut mengalir ke kendaraan Honda yang digunakan di jalan raya.
Bagi para penggemar otomotif, seluruh mobil balap Honda Racing Indonesia musim 2026 dapat disaksikan langsung di Honda Culture at Vault Automotive Museum hingga 31 Mei 2026. * (Syam/Wah)





