Jakarta, Mediaprofesi.id – Selama lebih dari 50 tahun, Betadine telah menjadi bagian dari keseharian keluarga Indonesia melalui produk antiseptik berbasis Povidone-Iodine yang dikenal efektif membantu melawan kuman penyebab infeksi berdasarkan hasil uji laboratorium.
Kini, seiring gaya hidup masyarakat yang semakin aktif dan dinamis, Betadine kembali menghadirkan inovasi melalui Betadine Cleanser dan kampanye edukasi bertajuk “Social-Ready Hygiene”.
Mobilitas tinggi, aktivitas outdoor, penggunaan transportasi umum, hingga berbagai fasilitas publik membuat masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga higienitas diri. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menegaskan bahwa kebersihan tangan dan kulit berperan penting dalam membantu mengendalikan penyebaran mikroorganisme, terutama di lingkungan publik dan fasilitas bersama.
Berangkat dari fenomena tersebut, Betadine mengajak masyarakat memahami bahwa higienitas bukan sekadar terlihat bersih. Ada momen-momen tertentu ketika perlindungan antiseptik dibutuhkan agar seseorang tetap percaya diri dan siap kembali berinteraksi setelah beraktivitas di lingkungan dengan paparan mikroorganisme yang lebih tinggi.
Melalui kampanye “Social-Ready Hygiene”, Betadine memperkenalkan konsep Reset Clean, yaitu kebiasaan lebih mindful dalam menjaga higienitas kulit setelah commuting, aktivitas luar ruang, berolahraga, maupun beraktivitas di area publik. Konsep ini mendorong masyarakat untuk memahami kapan penggunaan antiseptik kulit diperlukan sebagai bagian dari gaya hidup modern yang aktif.
“Melalui Betadine Cleanser dan kampanye ‘Social-Ready Hygiene’, kami ingin mengajak generasi aktif lebih memahami kapan antiseptik kulit dibutuhkan, terutama setelah situasi dengan paparan mikroorganisme yang lebih tinggi. Saat ini, higienitas bukan hanya soal terlihat bersih, tetapi juga merasa percaya diri dan siap bersosialisasi kembali,” ujar Michica Wijaya, Brand Manager Feminine and Skin Care iNova Pharmaceuticals Indonesia.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Betadine Cleanser hadir sebagai antiseptik pembersih kulit yang mengandung 7,5% Povidone-Iodine. Berdasarkan data laboratorium, kandungan tersebut terbukti efektif membantu melawan berbagai mikroorganisme dalam waktu 30 detik.
Sebagai bagian dari inovasi, Betadine juga menggandeng ilustrator dan seniman Dinda Puspitasari (Dindaps) untuk menghadirkan desain kemasan eksklusif yang merepresentasikan gaya hidup generasi modern. Kolaborasi ini menghadirkan tiga karakter ilustrasi, yaitu The Commuter, The Explorer, dan The Social, yang menggambarkan berbagai aktivitas masyarakat masa kini.
“Aku senang sekali bisa terlibat dalam kampanye yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi sekarang. Lewat ilustrasi ini, aku ingin menyampaikan bahwa menjaga higienitas kulit secara mindful juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup aktif dan ekspresi diri,” kata Dinda.
Sementara itu, dr. Danar Wicaksono, MSc., SpDVE, menjelaskan bahwa banyak orang belum menyadari situasi yang dapat meningkatkan paparan mikroorganisme pada kulit dan tangan. Menurutnya, aktivitas seperti menggunakan fasilitas olahraga bersama, bepergian dengan transportasi publik, atau beraktivitas lama di ruang publik dapat meningkatkan kontak dengan berbagai permukaan yang digunakan banyak orang.
Ia menegaskan bahwa untuk kulit sehat, kebersihan harian umumnya cukup dilakukan dengan mandi menggunakan sabun biasa. Namun, pada kondisi tertentu dengan risiko paparan yang lebih tinggi, penggunaan antiseptik kulit dapat menjadi pilihan tambahan untuk mendukung higienitas.
“Yang penting bukan digunakan setiap saat, melainkan memahami kapan antiseptik memang dibutuhkan. Produk dengan kandungan Povidone-Iodine dapat membantu menjaga higienitas kulit saat diperlukan. Agar bekerja optimal, diamkan selama 30 detik sebelum dibilas,” jelas dr. Danar.
Kampanye “Social-Ready Hygiene” dan konsep Reset Clean diperkenalkan Betadine dalam ajang BeautyFest Asia 2026, sebuah ruang kolaborasi berbagai brand dan komunitas yang mengusung gaya hidup modern yang lebih sadar dan mindful.
Melalui kampanye ini, Betadine ingin mengingatkan bahwa menjaga higienitas bukan sekadar rutinitas kebersihan, tetapi juga bagian dari gaya hidup aktif yang membuat seseorang tetap nyaman, percaya diri, dan siap kembali bersosialisasi kapan saja. * (Syam/Pra)





