Jakarta, Mediaprofesi.id – Panen bawang merah di Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, membawa kabar menggembirakan bagi masyarakat setempat. Melalui kolaborasi antara PT United Tractors Semen Gresik (UTSG), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Makmur Sentosa, pemerintah desa, dan para petani, program budidaya bawang merah berhasil menghasilkan sekitar 4 ton bawang merah berkualitas dengan nilai penjualan mencapai Rp120 juta pada musim panen tahun ini.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa potensi pertanian desa dapat menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan ketika dikelola secara terencana dan melibatkan berbagai pihak. Dengan harga jual sekitar Rp30.000 per kilogram, hasil panen bawang merah Karanglo mendapat sambutan positif dari para pengepul dan pedagang karena kualitasnya dinilai mampu memenuhi kebutuhan pasar.
Direktur BUMDes Karya Makmur Sentosa Desa Karanglo, Nurhadi, mengatakan capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, pada musim panen kali ini kami berhasil memperoleh hasil sekitar 4 ton bawang merah dengan kualitas yang sangat baik. Seluruh hasil panen telah ditebas pembeli dengan nilai sekitar Rp120 juta. Ini menjadi bukti bahwa usaha pertanian yang dikelola secara serius mampu memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Pendamping Desa Tenaga Pendamping Profesional (PD TPP) Kecamatan Kerek, Bisrul Khaufi. Menurutnya, keberhasilan panen ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, BUMDes, dan sektor swasta mampu mengoptimalkan potensi lokal.
“Panen bawang merah ini menunjukkan bahwa potensi desa dapat dikembangkan melalui kerja sama yang baik. Hasil yang dicapai bukan hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi praktik baik dalam pengembangan usaha desa berbasis sumber daya lokal,” kata Bisrul.
Dalam program ini, UTSG berperan melalui pendampingan budidaya, peningkatan kapasitas petani, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah desa dan BUMDes untuk mengembangkan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Keberhasilan panen bawang merah ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya komoditas unggulan lainnya di Desa Karanglo. Dengan dukungan dan kolaborasi yang terus berlanjut, program ini tidak hanya membuka peluang usaha baru, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. * (Syam/Pra)



