Sukabumi, Mediaprofesi.id – Di kaki Gunung Gede Pangrango, tepatnya di Desa Gedepangrango, Sukabumi, tersimpan kisah tentang bagaimana keberlanjutan bisa tumbuh dari desa. Melalui tradisi mengolah gula aren yang diwariskan turun-temurun, masyarakat setempat tidak hanya menjaga kearifan lokal, tetapi juga membangun ekonomi yang berjalan seiring dengan pelestarian alam.
Pohon aren dimanfaatkan tanpa merusak lingkungan, sementara proses produksinya masih mengandalkan cara-cara alami. Praktik ini menjadikan Desa Gedepangrango sebagai contoh nyata bahwa kesejahteraan masyarakat dapat tumbuh berdampingan dengan keberlanjutan.
Semangat itulah yang mendorong PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial, menggelar Sustainability Innovation Ideas (SII) & Media Experiential Journey 2026 di desa tersebut.

Program SII merupakan bagian dari FIFGROUP Sustainability Awards (FSA), ajang penghargaan internal yang mendorong karyawan di seluruh jaringan FIFGROUP menghadirkan inovasi berkelanjutan yang memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
GS, Building, & Sustainability Division Head FIFGROUP, Theresia Muliani, mengatakan kegiatan ini menjadi bukti bahwa keberlanjutan bukan sekadar konsep. “Apa yang kita lihat di Desa Gedepangrango menunjukkan bahwa praktik berkelanjutan dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Theresia, melalui SII, perusahaan ingin menumbuhkan budaya inovasi yang berangkat dari kepedulian. Dengan begitu, setiap ide yang lahir tidak hanya memberi nilai tambah bagi perusahaan, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.

Selama kegiatan, peserta diajak menjelajahi kawasan Situ Gunung dan Curug Sawer, mengunjungi Desa Wisata Kampung Lahang, hingga merasakan langsung proses penyadapan nira dan pembuatan gula aren bersama masyarakat.
Program yang telah berjalan sejak 2023 ini terus menunjukkan perkembangan. Pada 2025, SII berhasil menghimpun 281 ide inovasi dari 274 jaringan FIFGROUP di seluruh Indonesia, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 280 ide dari 266 jaringan. Capaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya budaya inovasi dan kesadaran keberlanjutan di lingkungan perusahaan.
Sejumlah inovasi terbaik juga mendapat apresiasi, di antaranya program GEMAS dari FIFGROUP Cabang Gresik yang mengembangkan pupuk berbahan guano bersama BUMDes, Grease 2 Green Eco for Green Sustainability dari Cabang Mojokerto yang mengolah minyak jelantah menjadi sabun dan lilin, serta ESS-lite System dari CSW Cirebon yang memperkuat budaya keselamatan kerja.

Salah satu pemenang kategori FIFGROUP Friendly Branch, Ira Oktafia Damayanti dari Cabang Gresik, mengaku kegiatan ini memberinya banyak wawasan baru. Menurutnya, pengalaman melihat langsung praktik keberlanjutan di masyarakat menjadi inspirasi untuk menghadirkan inovasi yang lebih berdampak.
Hal senada disampaikan Harliyadi Bangkit Kuncoro dari tim pemenang kategori FIFGROUP Safe & Security Branch Cirebon. Ia berharap program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak inovasi yang lahir dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat.
Melalui kolaborasi antara praktik keberlanjutan masyarakat di Desa Gedepangrango dan inovasi yang tumbuh dari internal perusahaan, FIFGROUP terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan dampak berkelanjutan, sejalan dengan misi perusahaan dalam membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat serta mendukung aspirasi keberlanjutan Astra. * (Syam)





