MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

MSCI Tak Ubah Status Indonesia, Investor Kini Menanti Arah Ekonomi Prabowo

Syamhudi by Syamhudi
Selasa, 18 Agustus 2026
in Ekonomi
MSCI Tak Ubah Status Indonesia, Investor Kini Menanti Arah Ekonomi Prabowo
16
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Syailendra Research dalam Syailendra Weekly Update 18 Agustus 2026 menyoroti sejumlah perkembangan penting yang berpotensi memengaruhi pasar keuangan dan perekonomian Indonesia.

Salah satu perhatian utama datang dari MSCI yang telah mengumumkan hasil review Agustus 2026. Dalam evaluasi tersebut, tidak ada perubahan status Indonesia. Namun, MSCI menghapus dua saham dari kategori Global Standard Cap dan sembilan saham dari kategori Small Cap.

Review MSCI berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember 2026.

Dari sisi ekonomi domestik, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) mencapai 6% pada akhir 2026, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan PDB semester I-2026 yang berada di level 5,45%.

Pemerintah juga terus mendorong agenda strategis, termasuk swasembada solar melalui implementasi B50. Kebijakan ini ditargetkan mampu menghemat devisa hingga Rp170 triliun per tahun.

Di sektor BUMN, pemerintah berencana melakukan perampingan jumlah entitas dari 1.074 menjadi sekitar 300 perusahaan. Langkah tersebut ditargetkan menghasilkan penghematan biaya overhead hingga Rp70 triliun, sekaligus meningkatkan kontribusi dividen hingga Rp200 triliun.

Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa DSI berfungsi sebagai monitoring hub, bukan sebagai eksportir. Nilai proceeds ekspor yang terkait kebijakan tersebut diperkirakan mencapai sekitar USD14 miliar.

Menurut Syailendra Research, penegasan tersebut turut mengurangi policy overhang di sektor komoditas. Sentimen ini juga ikut mendorong penguatan rupiah hingga berada di kisaran Rp17.800 per dolar AS.

Untuk 2027, pemerintah memproyeksikan belanja negara mencapai Rp4.097 triliun, meningkat dibandingkan anggaran 2026 sebesar Rp3.843 triliun. Pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp3.426 triliun, sementara pembiayaan dipatok Rp671 triliun.

Dengan asumsi tersebut, defisit anggaran 2027 ditargetkan berada di level 2,40% terhadap PDB, lebih rendah dibandingkan target defisit 2026 sebesar 2,68%.

Dari Amerika Serikat, sejumlah indikator ekonomi juga menjadi perhatian pasar. Data CPI tercatat tumbuh 3,4% secara tahunan, sesuai konsensus. Sementara Core CPI naik 0,2% secara bulanan, juga sejalan dengan ekspektasi.

Untuk Core PPI, kenaikan tercatat 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari konsensus 0,3%. Sementara klaim pengangguran awal mencapai 209 ribu, sedikit lebih tinggi dibandingkan ekspektasi 202 ribu.

Rangkaian data tersebut menjadi salah satu indikator yang akan terus dicermati pasar dalam membaca arah kebijakan moneter Amerika Serikat sekaligus prospek pasar global ke depan. * (Syam)

Post Views120 Views
Tags: BEIindeks MSCI Standard CapIndonesiaInvestorMSCIPasar SahamSekuritasSyailendra Capital

Related Posts

ID. Buzz Taklukkan 92 Negara, Indonesia Jadi Bagian dari Rekor Dunia Volkswagen
Ekonomi

ID. Buzz Taklukkan 92 Negara, Indonesia Jadi Bagian dari Rekor Dunia Volkswagen

by Wahyu
Kamis, 8 Oktober 2026
18
Utang AS Tembus US$40,2 Triliun, Investor Global Mulai Geser Dana ke Obligasi Indonesia
Ekonomi

Utang AS Tembus US$40,2 Triliun, Investor Global Mulai Geser Dana ke Obligasi Indonesia

by Pratama
Senin, 5 Oktober 2026
12

RECOMMENDED

Dua Ikon Global Beradu Gengsi! Mercedes-Benz dan adidas Lahirkan Samba OG Edisi Terbatas

Dua Ikon Global Beradu Gengsi! Mercedes-Benz dan adidas Lahirkan Samba OG Edisi Terbatas

9 Oktober 2026
5
Audi Panaskan Persaingan SUV Premium, Q5 Terbaru Adu Kemewahan dan Performa di Jakarta

Audi Panaskan Persaingan SUV Premium, Q5 Terbaru Adu Kemewahan dan Performa di Jakarta

9 Oktober 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM