Jakarta, Mediaprofesi.id – PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) resmi memperluas bisnis energi terbarukannya ke sektor tenaga surya. Perseroan mengakuisisi 99,9% saham PT Endorshine Energy Solutions (Endorshine), perusahaan yang memiliki dan mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Batam dan Bintan, Kepulauan Riau.
Kepastian transaksi tersebut diperoleh setelah Perseroan menerima surat dari Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0393673 pada 24 Agustus 2026. Berdasarkan surat tersebut, Endorshine telah efektif beroperasi di bawah PT Arkora Tenaga Matahari (ATM), anak usaha ARKO yang dibentuk sebagai kendaraan akuisisi untuk mengembangkan portofolio energi surya.
Saham Endorshine sebelumnya dimiliki Yang Solar Solutions Pte Ltd. Seluruh conditions precedent dalam transaksi telah terpenuhi sehingga proses akuisisi dinyatakan selesai tanpa memerlukan tahapan tambahan.
Akuisisi ini sekaligus menandai langkah perdana ARKO memiliki proyek PLTS. Kini, Perseroan mengoperasikan dua fasilitas PLTS dengan total kapasitas 21,3 MWp, masing-masing berkapasitas 10,27 MWp di Bintan dan 11,05 MWp di Batam.
Masuknya ARKO ke bisnis tenaga surya menjadi bagian dari strategi diversifikasi sekaligus memperkuat kontribusi Perseroan terhadap pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.

Sebelumnya, sepanjang 2017 hingga 2025, ARKO telah berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sekitar 277.241 ton CO₂eq. Dengan tambahan portofolio PLTS, Perseroan menilai kontribusinya terhadap pengembangan energi bersih semakin kuat, sekaligus mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Dengan akuisisi tersebut, ARKO kini memiliki kapasitas terkontrak 84,1 MW yang terdiri dari enam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan total kapasitas 62,8 MW dan dua proyek PLTS berkapasitas 21,3 MWp.
Tak berhenti di situ, Perseroan masih memiliki pipeline proyek energi terbarukan lebih dari 300 MW. Kehadiran PLTS juga membuat portofolio ARKO semakin beragam, baik dari sisi jenis sumber energi maupun lokasi pembangkit.
Presiden Direktur ARKO, Aldo Artoko, mengatakan akuisisi Endorshine merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Perseroan sebagai pemain industri EBT yang semakin terintegrasi.
Menurutnya, ARKO akan terus terbuka terhadap peluang pertumbuhan, baik melalui pengembangan organik maupun aksi anorganik seperti akuisisi.
“Pertumbuhan bukan semata-mata mengenai perluasan skala operasional, tetapi juga bagaimana setiap langkah yang kami ambil dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,” ujar Aldo.
Ia menambahkan, akuisisi tersebut menjadi bagian dari upaya ARKO memperluas kontribusi dalam penyediaan energi bersih sekaligus mendukung percepatan transisi energi nasional. * (Syam/Pra)





